Baru tahu ternyata Bapak Anggota Dewan yang terhormat ini (M. Rifqinizamy Karsayuda) dulunya adalah ASN Dosen di Fakultas Hukum Lambung Mangkurat namun dipecat dan mundur sebagai dosen tahun 2016 setelah terbukti menggunakan ijazah dan gelar master palsu yang diklaim berasal dari Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM).
Urus SKCK-nya gimana ini pas mau jadi anggota dewan? 😌
Lautaro Martinez jelas adl salah seorang penyerang paling penting dlm sejarah Argentina.
Dia punya peran kunci saat Argentina juara Copa America 2021 dan 2024, plus Finalissima 2022.
Piala Dunia 2022, Lautaro tdk maksimal krn cedera pergelangan kaki. Tp hari ini, golnya mengantarkan Argentina ke FINAL Piala Dunia 2026!
https://t.co/z89zSf5fGJ
Dijemput Paksa usai Demo Jampidsus, Mahasiswa UIN Padang Mengaku Diintimidasi oleh Kajati Sumbar
Baru Masuk ruangan dan duduk Krah baju nya langsung diangkat oleh Kejati Sumbar
Ketua Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (SEMMI) Wilayah Sumatera Barat, Nopalion, mengatakan pengakuan itu disampaikan Fadhil setelah pulang dari Kantor Kejati Sumbar
diduga jemput paksa ini adalah Pelanggaran Ham
LBH Padang menyebut hal itu menimbulkan kekhawatiran serius terhadap perlindungan hak konstitusional warga negara dalam menyampaikan pendapat di muka umum
Heran juga sih, kenapa Pemerintah hanya fokus intervensi fiskal lebih ke kelas miskin & kelas atas.
Kelas menengah sepertinya memang dikorbankan. Dianggap terlalu mampu buat dibantu, padahal nyatanya terlalu lemah buat selamat. Gimana nggak, gaji naiknya siput, harga kebutuhan lari kenceng, pajak jalan terus, subsidi kaga kena.
Posisi serba salah, jadi sapi perah yang dibiarkan kelaparan. Yg terjadi bukan “penurunan kelas”, ini pengkhianatan sistemik terhadap tulang punggung ekonomi Indonesia. Siapa yg bakal bayar pajak coba?
Gue bukan pendukung Bahlil ya. Bukan pula kader Golkar.
Tapi gue jawab saja berdasarkan info dari orang-orang yang kerja sama Bahlil
Bahlil itu termasuk politisi yang disenangi sama elit-elit
Suka bagi-bagi dan ga petantang-petenteng
Ga masalah dibully dan dicengin
Jago ngelawak
Of course pandai mengolah
Real court jester.
Udah itu, tidak seperti beberapa elit, dia ini juga sayang anak buah. Walhasil, kalau dia kena masalah, anak buahnya akan membackup dia.
Tapi kalau soal kebijakan publik, ya kontroversial dan penuh perdebatan.
=====
At the end, politik di Indo itu unik.
Tidak selamanya orang yang punya uang dan senjata akan unggul.
Kepandaian bergaul juga termasuk, malah kadang bisa jadi faktor pembantu dan penentu.
Makanya, selain asah otak, dolar dan senjata.
Jangan lupa untuk asah pergaulan.
Kalau model pendidikan ala militer bikin anak pintar dan bermoral, mestinya tidak ada korupsi MBG, pembunuhan pemilik rental mobil, hingga penyiraman air keras ke aktivis HAM Kontras.
Silakan pikir deh, militarisasi ruang sekolah ini kemajuan atau kemunduran peradaban?
Petani pergi 'liburan' ke luar negeri, ternyata untuk umrah. Apakah ini dihitung ibadah atau liburan?
Kanjeng Nabi menjadikan salat sebagai sarana istirahat (rahah), bukan beban (seperti yang sering kita rasakan).
Beliau memerintahkan Bilal,
"Kumandangkan salat, Bilal, buat kami istirahat dengannya."
Ibn al-Atsir dalam an-Nihayah menjelaskan bahwa Nabi memandang urusan dunia sebagai keletihan, dan justru beristirahat dengan salat karena di dalamnya ada munajat kepada Allah.
Ini kebalikan dari orang yang menjadikan istirahat pada hal-hal duniawi.
Jadi intinya, 'liburan' orang muslim adalah beribadah, karena ibadah adalah tempat istirahat, ketenangan, dan kesenangan jiwa seorang mukmin.
Pada sadar nggak:
usut kasus triliunan, tapi Kejaksaan nggak pernah jerat pejabat aktif. Kebanyakan cuma mantan, atau pejabat yang sudah dicopot/dinon-aktifkan, atau kalo pun aktif cuma sekelas direksi BUMN.
KPK dua kali OTT wakil menteri.
Polri tersangkakan Jampidsus aktif.
Se-biawak biawaknya bahlil, beliau tidak perna menindas bawahnya di kementerian dengan memindahkan bawahnya karna kasih bocoran perjalanan dan kasusnya.
Di hina hina kiri kanan, di katain bolu ketan di parodikan MBG dan lainya beliau gak baperan.
Berbeda dengan Menteri PU paok ini, beliau berjiwa otoriter melebihi jiwa Fir'aun, kalian pasti lebih paham kasusnya wak.
Indonesia rasanya sudah lebih serius dari Meksiko dalam daya rusak korupsinya.
Jelas, di Meksiko, ada variabel senjata api hadiah dari tetangga sebelahnya yg bikin konfliknya jadi sangat berdarah.
Tetapi korupsi dan keterlibatan langsung puncak penegak hukum dalam pasaran organisasi kriminal harusnya ditanggapi serius.
70% TPA sampah di indonesia memakai cara pembuangan sampah yg paling primitif: open dumping
ada lahan kosong, semua sampah dicampur tumpuk buang, udah gitu doang 😹
ini beneran bakal bisa jd riil bom waktu, karena gas metananya bisa meledak dan terbakar saat kemarau.
ini belum omongin dampak lain: longsor, pencemaran udara, dan yg pasti terasa adalah pencemaran air tanah.
semua ini terjadi karena cara buang sampah kita masih ngawur, semua nyampur organik anorganik jadi satu, alhasil setelah menggunung jadi makin sulit dikelola.
kota tempat saya tinggal TPA nya sudah penuh. truk sampah yg boleh buang ke situ dibatasi. apa yg terjadi? kang sampahnya kreatif dong, mereka sewa lahan kosong di daerah lain, buang sampahnya ke situ tiap tengah malam biar gak ketauan, lalu dibakar, repeat sampai penuh, kalo udah penuh mereka sewa lahan kosong lagi. ujungnya cuma memindahkan masalah...
Ternyata berita gaji pegawai kopdes 76rb perbulan itu real 🙈
Kata kades Campurejo, satu gerai kopdes diperkirakan omsetnya cuma Rp100–300 ribu per hari. Jangankan berkembang, buat nutup operasional aja sulit. Bahkan juga ada yang belum digaji sama sekali. Program strategis nasional kok model bisnisnya begini? Mending jagain toko kelontong aja ga sih 🤦🏻♀️
Pemberantasan korupsi kita hanya drama. Bayangkan, dulu di zaman Jokowi kasus di KPK, polisi BG dilimpahkan ke Kejaksaan lalu SP3. Sekarang, kasus jaksa FA dilimpahkan ke Kejaksaan. Lalu entah akan apa. KPK hanya jadi cameo. Waktu tidak membuat belajar, kita makin bodoh.
Punya Menko Hukum seorang Profesor HTN yang kaliber, Wakil Menko yang praktisi senior, Wakil Menteri Hukum yang ahli pidana, tapi milih didampingi Menhan.
Antara nggak paham masalah dan sekadar jaga kepentingan. Jejogedan aja lah Pak sekalian!
900 petani Jember dikasih tau:
"kasih KTP, KK, akta nikah, buat urus bansos."
Dikasih Rp200-250 ribu sebagai "terima kasih."
Yang kejadian: identitas mereka dipakai buat ngajuin KUR Mikro ATAS NAMA MEREKA.
Begitu cair, buku tabungan dan ATM langsung diambil alih si "petugas".
PIN-nya diseragamin semua biar gampang dikuras bareng-bareng.
Petani-petani ini sekarang tercatat py utang KUR ke bank, padahal duitnya enggak pernah mereka pegang sepeser pun.
Yang bikin ini bukan penipu jalanan biasa: ini melibatkan Pemimpin Cabang BNI Jember sendiri (inisial MFH), yang tau kreditnya bodong, tau syaratnya enggak kepenuhi, tapi tetep merintahkan "proses aja" , biar performa kredit cabangnya keliatan sehat di mata kantor pusat.
Bank yang katanya (kutip taglinenya sendiri) "melayani negeri", pucuk cabangnya malah nyulap 900 identitas rakyat kecil jadi alat nutupin data kredit macet biar dianggap berprestasi.
Kerugian negara: Rp41,4 miliar (audit BPKP).
Tersangka sekarang 4 orang.
MFH sendiri malah lagi jalanin pidana lain di Lapas Jember , jadi kasus KUR fiktif ini jalan paralel sambil dia di penjara buat kasus lain.
Bansos dijanjiin, KTP diminjem, utang ditanggung petani, duit dikorupsi orang dalam bank negara.
Ini bukan kredit macet biasa , ini korupsi berjamaah yang korbannya sengaja dipilih dari orang yang paling enggak punya daya buat ngelawan.
@TaryokoL Kalau lihat gini tetangganya, Wonogiri ternyata malah ga terjangkit masalah Dinasti politik. Sejak pilbub langsung, bupatinya ganti-ganti terus tanpa hubungan kekerabatan.
Soekarno temenan sama Hatta dan Sjahrir di awal-awal kemerdekaan. Temenan sama Aidit dan Subandrio menjelang kejatuhan. Sjahrir malah udah dipenjarain.
Soeharto bertandem dengan Nasution menggulingkan Orde Lama. Nasution dicekal di kemudian hari karena petisi 50.
Prabowo selalu ditemani Fadli Zon, dari zaman dia kalah berulang-ulang. Begitu menang dia naik mobil sama si Teddy, Fadly Zon dibiarin kepanasan sambil ngos-ngosan jelasin Prambanan ke PM Modi.
Pemimpin kita kesulitan mendeteksi siapa teman beneran mereka sepertinya.