Guys, ada satu pertanyaan yang hampir semua perempuan pernah dengar dan hampir semua perempuan benci mendengarnya:
"Jangan terlalu hebat nanti susah dapat jodoh."
Dan Gubernur Sherly Tjoanda perempuan yang memimpin provinsi, mantan ibu rumah tangga, tiga minoritas sekaligus:
perempuan, Tionghoa, Kristen menjawabnya dengan cara yang menurut gue paling jujur dan paling tidak klise yang pernah gue dengar.
Jawaban pertama yang langsung mengejutkan semua orang:
Ketika ditanya soal memilih pasangan, Sherly dengan sangat tenang berkata:
I'm a very logic woman.
Saya tidak ada di genre itu. Saya bahkan ketika memilih pasangan pun memilihnya dengan sangat logis.
Bukan berarti tidak ada perasaan.
Tapi perasaan saja tidak cukup untuk dijadikan dasar keputusan terbesar dalam hidup.
Checklist Sherly sebelum memutuskan seseorang layak menjadi pasangan:
Stabilitas ekonomi bukan soal kaya, tapi sudah stabil dan bisa diandalkan. Kematangan emosi bukan laki-laki yang masih meledak-ledak atau tidak bisa mengatur dirinya sendiri.
Hubungan dengan Tuhan bagaimana dia menjalankan tanggung jawab spiritualnya.
Hubungan dengan keluarga karena cara seseorang memperlakukan keluarganya adalah cara dia akan memperlakukan lo.
Dan satu kriteria yang paling menentukan dari semuanya:
"Kita harus bisa menghormati dia.
Kalau sejak awal kita tidak bisa menghormati jangan berharap setelah menikah kita bisa menghormati."
Kenapa rasa hormat lebih penting dari cinta dan ini yang paling dewasa:
Sherly menjelaskan sesuatu yang sangat jarang dibicarakan secara terbuka: love language laki-laki dan perempuan itu berbeda secara fundamental.
Perempuan menurut Sherly sebagian besar love language-nya adalah perhatian. Merasa diperhatikan, didengar, diutamakan.
Laki-laki love language utamanya adalah dihormati.
Dia butuh merasa dihargai dan diakui oleh pasangannya.
Dan kalau dari awal lo tidak bisa menghormati seseorang tidak peduli seberapa besar rasa suka lo pernikahan itu akan menjadi pertempuran yang tidak ada ujungnya.
Kita tidak bisa kontrol cinta itu datang atau tidak. Tapi kita bisa memilih untuk memberikan hati kita kepada seseorang yang memang layak mendapatkannya.
Soal mitos "jangan terlalu hebat nanti susah jodoh" dan ini jawaban yang paling tepat:
Sherly tidak membantah dengan argumen feminis yang panjang.
Dia menjawabnya dengan logika yang sangat sederhana:
Kalau lo sudah punya paket komplit brain, beauty, behavior bargaining power lo tinggi.
Lo tidak perlu mengejar siapapun.
Justru lo yang akan dicari.
"Bukan kamu yang nguber orang.
Orang yang punya paket komplit dia yang diuber orang."
Dan Guru Grooming menambahkan dengan sangat lugas: tiga penyebab utama perceraian di seluruh dunia adalah finansial, perselingkuhan, dan perilaku buruk.
Ketiga-tiganya berkorelasi langsung dengan seberapa baik lo memilih pasangan berdasarkan brain, beauty, dan behavior bukan berdasarkan perasaan sesaat.
Yang paling penting: menempatkan diri dengan benar:
Sherly tidak bilang perempuan harus merendahkan diri supaya laki-laki tidak terintimidasi. Tapi dia juga sangat jelas tentang satu hal:
"Perempuan itu harus pintar menempatkan diri. Sepintar apapun istri dia harus menghormati suaminya."
Ini bukan soal siapa yang lebih tinggi atau lebih rendah.
Ini soal bagaimana sebuah sistem bisa berjalan dengan baik ketika semua pihak memahami perannya dan menjalankannya dengan integritas.
Dan satu hal yang paling krusial: jangan pernah menikah dengan harapan bisa mengubah seseorang setelah menikah.
"Yang terjadi sebelum menikah itu yang akan lo lihat setelah menikah.
Jangan mulai sesuatu yang lo tidak yakin bisa lo pertahankan."
Perempuan hebat tidak susah dapat jodoh karena dia terlalu hebat. Dia susah dapat jodoh karena standarnya tinggi dan itu bukan masalah yang perlu diperbaiki.
Standar tinggi bukan kesombongan. Itu adalah hasil dari mengenal diri sendiri dengan baik tahu nilai diri, tahu apa yang dibutuhkan,
dan tahu bahwa memilih pasangan yang salah jauh lebih mahal harganya daripada menunggu lebih lama untuk yang tepat.
Sherly Tjoanda bukan hanya membuktikannya dalam karir politiknya. Tapi juga dalam cara dia memandang cinta, pasangan,
dan komitmen dengan logika yang jernih, prinsip yang tidak mudah digoyahkan, dan keberanian untuk tidak mengikuti narasi yang tidak masuk akal.
"Jangan nguber orang.
Jadilah seseorang yang layak diuber."
Qing Li, dokter medis dan profesor klinis di Nippon Medical School di Tokyo, menemukan kalau "mandi hutan" itu ternyata punya banyak manfaat buat tubuh, termasuk mengurangi kecemasan, depresi dan kemarahan.
Apa itu "mandi hutan"? Simak video berikut.
Kalau dia pergi emang kamu kehilangan apa?
Cuma notifikasi ga lebih.
Selama ini effortmu dibalas?
Selama ini dihargai?
Selama ini dia jaga perasaanmu?
Kamu diprioritasin?
Selama ini ada feedbackny?
Tanpa dia kamu bisa sendiri,
Nyatanya dia yang kehilangan orang tulus kaya kamu.
Tau gak sih?
Buat kamu yg suka tiba-tiba memar tanpa sebab, bisa jadi krn kamu kekurangan VIT C!!!
Siapa nih yg gak ngapa2in atau bangun tidur tbtb badannya biru2 memar gitu?
Kalau itu kamu, ini thread buat kalian.
Simak!
Yang memang udah enggak bisa, ya jangan dipaksakan. Semua ada waktu untuk selesai; pertemanan, kerjasama, asmara, bahkan pada akhirnya hubungan ruh dan tubuh. Enggak perlu berlebihan melalui semua ini. Beberapa memang harus berakhir dengan rasa pahit.
Mungkin belum tau
Resep obat 3x1, JANGAN diartikan tiga kali sehari, tp tiap 8 jam (24/3=8)
Contoh pembagiannya jadi gini:
Obat pagi setelah sarapan jam 6
Obat siang jam 14
Obat malam jam 22
Sarapan jam 6 gk usah berat2. Sarapan ringan aja untuk syarat obat masuk. Atur sendiri.
Pada nyadar ga sih kalo anak jaman sekarang pubernya jadi lebih cepet? Anak SD udah pacaran terang-terangan, anak SMP udah kontak fisik berlebihan ke pacarnya, dll.
Nah ini aku nemu penjelasan dari Elly Risman. Kenapa dan harus gimananya.
anda bersin bersin kalo cuaca dingin? Kena debu? Apalagi polusi? Nah bisa jadi itu tanda awal rhinitis alergi
Cek penjelasan kolaborasi dengan dokter Muslimkasim spTHT-KL !
90 detik videonya. Tonton sampe slesai biar jelas ya 🙏👍