Cuando estés triste, recuerda que hay una diminuta proteína llamada kinesina esforzándose al máximo para mantenerte con vida.
Recorre el interior de tus células llevando de un lugar a otro los materiales que necesitan para seguir funcionando.
Mientras tú lees esto, millones de estas pequeñas proteínas trabajan sin descanso para que tu cuerpo siga funcionando. ❤️
Be mindful when angry. When you react thinking you must hurt those who hurt you, think again. In fact, you’re hurting yourself. That’s why it’s always better to calm down first & act rationally When you choose to react immediately, the consequences may be disastrous.
Tau gak? Hidup kamu ternyata kebagi jadi 3 ruang. 🏠
RUANG PERTAMA: rumah atau kost. Tempat paling privat, di mana kamu bisa jadi diri sendiri tanpa topeng.
RUANG KEDUA: kantor, kampus, sekolah. Tempat produktif yang penuh aturan dan peran yg harus kamu mainkan.
Lalu ada RUANG KETIGA. Bukan rumah, bukan tempat kerja. Ia ruang antara.Tempat kamu ngumpul tanpa target apa-apa. Warung kopi, taman, teras, perpustakaan, tukang cukur langganan. Tempat kamu boleh sekadar ada.
—
Istilah ini bukan kami yang bikin, melainkan datang dari sosiolog Ray Oldenburg, di bukunya "The Great Good Place" (1989).
Ciri ruang ketiga itu sederhana: netral (bebas datang dan pergi), egaliter, santai, dan ngobrol jadi kegiatan utamanya.
Dan ternyata Ruang Ketiga bukan sekadar tempat buang waktu.
Oldenburg menyebutnya jangkar komunitas. Fondasi rasa memiliki, tempat orang saling kenal, bahkan tempat demokrasi belajar berjalan.
Karena di sanalah orang dari latar yg beda-beda bisa duduk setara. Ngobrol tanpa peduli siapa atasan siapa bawahan.
—
Jadi kalau kita coba petakan:
First place kamu tentu di rumah atau kost.
Second place, rata-rata bakal jawab kantor, kampus, atau sekolah.
Tapi third place... kira-kira di manakah third place kamu? 🤔
(Ilustrasi: Thoughts on Church Building, The Wellness Corner)
elvis recorded more than 711 songs, but only 18 became global hits. thomas edison registered more than 1,100 patents, but people only remember one.
lionel messi has taken over 4,520 shots and only scored 859.
walt disney was rejected 302 times because of a lack of creativity before he got mickey mouse financed. van gogh made more than 2,100 paintings, died poor, and most people can't name more than 10.
james dyson built 5,127 prototypes and only 1 changed his life.
and you're giving up cos you haven't got what you want after trying what? twice? or maybe just 10 times? look, and at the end of the day, you don't have to be great to start, but you do have to start to be great.
a winner is just a loser that tried one more time and that's just it. winners lose more than losers even try.
Skill termahal adalah komunikasi.
- mulai dari menerima komunikasi (mendengar, menyimak, memperhatikan sekitar)
- mengolah komunikasi (berpikir, merangkai, memprioritaskan)
- menyampaikan komunikasi (tone, manner, momentum, gaya, dsb)
Laporan mendalam tvOne News hari ini menyajikan kenyataan pahit yang makin tak terbantahkan: masyarakat Indonesia resmi bergeser dari fase "Makan Tabungan" menuju taraf yang jauh lebih mengerikan, yaitu "MAKAN UTANG" demi sekadar menyambung hidup sehari-hari.
Ketika Istana terus mengagungkan klaim pertumbuhan ekonomi di atas kertas, data riil di lapangan membongkar borok yang menghancurkan kelas menengah-bawah :
1. Utang Konsumtif Tembus Rp156 Triliun.
Akumulasi utang rakyat lewat pinjaman online (pinjol) dan paylater melonjak fantastis menembus angka Rp156 Triliun. Ekonom senior INDEF (Tauhid Ahmad) menegaskan ini bukan lagi untuk belanja modal atau gaya hidup, melainkan murni untuk membiayai beras, minyak goreng, dan telur akibat pendapatan riil yang tak lagi cukup.
2. Tabungan Ludes, Terjebak Bom Waktu Bunga Pinjol.
Setelah tabungan keluarga terkuras habis selama 2 tahun terakhir dihantam inflasi pangan, rakyat kini dipaksa masuk ke lubang utang ber bunga tinggi dan denda akumulatif yang menciptakan bom waktu finansial massal.
3. Disparitas Upah vs Inflasi Pangan akibat Ugal-ugalan Fiskal.
Pemicu utamanya sangat jelas: gaji/upah stagnan, tetapi harga kebutuhan pokok terus merangkak naik. Di saat yang sama, APBN justru dibakar ratusan triliun untuk proyek-proyek sentralistis pemborosan (seperti MBG & Kopdes), sementara kelas menengah dibiarkan terjepit tanpa jaringan pengaman sosial.
Vonis untuk Pengelola Negara:
Mengelola ekonomi itu diukur dari terisinya piring dan isi dompet rakyat di akar rumput, bukan dari retorika pidato dan manipulasi angka statistik! Ketika rakyat harus berutang pinjol hanya untuk makan beras, di situ rezim telah gagal total menjaga kedaulatan ekonomi warga.
Stop pemborosan APBN demi proyek kosmetik, tekan inflasi pangan, dan kembalikan daya beli rakyat sebelum krisis utang konsumtif ini meledak menjadi krisis finansial nasional.