@adit828926@Cumaiseng10h@PT_Transjakarta nanya sih nanya ya, cuman kalo udh nyertain "ugal-ugalan" itungannya udh ngejudge, terus caption "tidak sesuai rute" aja udh aneh, masa koridor 3 sebagai koridor induk dikeja nyasar am pramudi langganannya sendiri
@vlasva@SukamotoJourney kan CLI-225 ini filosofinya based on 205, harusnya mah bisa aja lakuin penyesuaian dikit. Entah apa yang dipikirkan desainer waktu itu buat bikin jendelanya kecil kek TM6000 batch awal yang direfurbish
@freshsoyamilk02@manpixel9proxl rute yg lu naikin gaada KRL INKA bodohhh, INKA cuman ada di Red Line (JAKK - BOO) doang, warga brown blom dapet, wajar lah di pret sama enthusiast wong dangkal kok
@royckov@KAI121 cb kita ahas secara logis dari pandang manusia, kita lebih baik budeg daripada ketabrak kereta. Kita budeg karena klakson yang berada disekitar kita, kita msh idup, masih ada cara buat jalanin kehidupan, Ketemper ? modar bang kelar idup lo
@royckov@KAI121 Banyak brooo, ada Inggris, Amerika apalagi kek BNSF, Amtrak, India, Jerman, Australia bahkan negara yang dulunya nyetusin kereta di Indonesia (Belanda) masih pake sistem begitu. Karena apa ? biar awareness orang2 meningkat kalo Ia berada di kawasan rel KA
@royckov@KAI121 Dan lu ngeluarin statement gini biar dibela sama siapa gua tanya, kagak bakal ad yg bela bro..lu coba gidah share ke temen lu nih, diketawain yang ada π€£
@royckov@KAI121 Keliatan bang dari ketikan lu kek orang jarang ato bahkan ga naek kereta, riwayat lu lebih ke pesawat. Terus meskipun lu udah lama di ranah pesawat berharap kereta punya SOP sarana prasarana yang 50 - 50 am pesawat ??
@BisKota_@pramonoanung mohon bantuannya pak, Jalan Raya Condet yang terkenal akan budaya betawi sampai sekarang belum lagi tersentuh transportasi umum. Kalau hanya mengandalkan JAK.37 dan JAK.16 masih kurang
@rikigusma@pandyapta saya sangat menantikan adanya rute bus Transjakarta yang lewat Jln. Condet Raya karena perlu diketahui, terakhir kali ada bus lewat sini yakni pada tahun 2020 (Metromini T53)!!!
@Romeyya567@txttransportasi Dan untuk livery krem hijau gelap yang terpampang diatas tadi terlihat JR205 mengenakan skema krem hijau gelap itu ya, nah itu mengikuti skema krem hijau yang KRL ESS kala itu kenakan..
@Romeyya567@txttransportasi Kalau dilihat, konsepnya sama seperti konsep anniversary 50 Tahun jalur Yamanote di Jepang yang dimana salah satu TS E231-500 ini diberi semacam livery ala JR103 yang kala itu menjadi tulang punggung perkeretaapian di Jepang..