kasus anak bunuh diri. ada orang cetek bilang “kok orgtuanya ga bisa belikan dia pulpen sm buku aja.salah orgtuanyalah.terlepas nyalahin pemerintah.” (Ini yg ngomong kalo ga kuingat dulu pernah curhat ga punya kulkas di rmhnya saking miskinnya udah kumaki habis2an)
Kaget Mas Sabrang jadi tenaga ahli. Bukan soal kompetensi. Pintarnya beyond. Levelnya lain daripada orang pintar pada umumnya. Tapi khawatir: masuk sistem, lalu berubah. “Dipangku, mati.” Tapi sekarang saya masih percaya gak bakal gitu. Apalagi ada gitarisnya yg lebih pinter itu.
keraton Surakarta sebenarnya kenapa sih? ada urusannya sm geng solo ga sih? secara ribut2nya karena pemerintah masuk dalam pusaran masalah terus tiba2 mendeklarasi ini itu. polanya sm kek zaman orba orba mau mecah2 tahun 90-an, sekelas hkbp aja bisa terbelah
Terbodoh semua karena bencana. Asli, Sumut ga siap dan ga tanggap darurat bencana. Cari pertolongan dari kawan dan kerabat, ga usah nunggu pemerintah. Demi apapun, provinsi ini harus byk belajar dari Sumbar dalam penanganan resiko bencana
@bingcilings Tolol, yg difokusin bukan MBG-nya. Negara ini gagal melakukan pemerataan ekonomi sampe ada anak kecil berharap MBg dibagi ke keluarganya. Gitu nalarnya, baru cari solusinya. Tolol!
Ribuan pelajar keracunan usai mengonsumsi paket menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di berbagai wilayah. Pemerintah lalu merespons dengan menyetop sementara distribusi dan operasional dapur MBG dan membentuk tim investigasi.
Pertanyaannya, ada yang bisa disanksi atau dihukum tidak sih dari jatuhnya korban yang terus-terusan bertambah ini? Masa kita (apalagi korban) cuma bisa pasrah aja?
Sebuah utas.
The late Affan Kurniawan not only deserves five star performances, but also Bintang Mahaputera for his last performance deliver and show us how this country government absolutely never on the people’side. Those “ anak saya ga ada lagi, Pak” from his mother really an awakening
statement tolol minggu ini yg keinget sampe skrg : “ ya skrg ini yg bisa kerja kan cuman petugas damkar sm aparat TNI doang.” ( mbuhlah, sak karepmu wae sok. sing penting cocotmu puas)
GENDER dalam REVOLUSI 1945
(juga kelas sosial dan internasionalisme)
Cerita lebih jauh klik: https://t.co/GcsQfehVgn.
Sumber gambar: koran The Sun, Sydney, 7/11/1945 tercetak di artikel Heather Goodall (Labour History 2008)
cc @sharyndavies
Baca berita anggota DPR dapet 100 juta per bulan barengan berita anak meninggal cacingan. Ngga rela banget gua kalau orang2 ini ngga dapet pembalasan di dunia, ngga ada banget lo akhirat2an