KAYAKNYA BARU PEMERINTAHAN PRABOWO,
AJANG MARATHON JADI DEMONSTRASI YANG KEREN, BEBERAPA NOTES NYA :
- RUN BETTER THAN THE GOVERNMENT RUNS THE COUNTRY
- SORRY YEE, MY PACE IS MORE STABLE THAN THE RUPIAH
- YOUR HEART RATE IS STILL LOWER THAN USD $$$$$
- LARI LO LEBIH KUAT DARIPADA RUPIAH
- LARI YANG BENER! KITA DIKEJAR PAJAK!!
- RUN FASTER IF U WANT TO BE RICH
- YAKIN MAU STOP? PRBW* AJA NYALON 5X
- 10 + 6 = 21 KM
- Running 21.1 KM is hard, but being a WNI is harder.
- Cukup media yang dibungkam, jangan sampai kita diam!
- Pace turun masih mending, rupiah jangan.
- Yang dikejar PB, yang nyusul harga-harga.
- Lari 21K lebih gampang daripada cari kerja.
- Kalau capek istirahat, kalau rakyat capek gimana?
- Keep running before the dollar does.
- Naikkan pace, turunkan harga.
- Kaki kuat, dompet belum tentu.
- Lari demi kesehatan, bukan demi efisiensi.
- Personal best naik, daya beli turun.
- Finisher medal > janji kampanye.
- Lari pagi, lihat kurs rupiah, cardio lagi.
- Pajak mengejar, kami berlari.
- My pace is faster than government reform.
- Strong legs, weak rupiah.
ternyata pak prabowo kenal dadan (eks kepala BGN yg korup) gara2 tanaman kesayangan pak prabowo mati trus diselamatkan sama dadan akhirnya mereka berdua deket
sedih ya. setiap ada aksi, sll terlintas pertanyaan yg sama: knp utk didengar, rakyat hrs bersuara sekeras ini? pdhl yg diperjuangkan bkn sesuatu yg berlebihan. kita hanya ingin didengar, dipertimbangkan, dan tdk merasa ditinggalkan oleh keputusan yg menyangkut hidup kita sendiri
Fun Fact
Mau tau seberapa mengerikan pajak kendaraan di Indonesia?
🇲🇾 Malaysia
UMR = 7,4 juta
Pajak mobil Avanza = 330k/tahun
🇮🇩 Indonesia
UMR = 3,4 Juta
Pajak mobil Avanza = 4 juta/tahun
Pantas aja banyak yg udah kerja keras setiap hari, tapi tetap sulit untuk bisa hidup layak
Era wowo ini bener2 gila banget. Mahasiswa baru otw aja udah dicegat dan ditahan parcok.
Apalagi parcok yang turun hampir 6.500 melebihi 80% mahasiswa itu sendiri.
Se-gak mau itukah dengerin aspirasi rakyat?
Se-takut itukah didemo mahasiswa?
Se-anti kritik itu kah?
Padahal ini demo biasa, bukan demo anarkis yang mau menggulingkan rezim.
Hufft beginilah kalo penj4hat dikasih kekuasaan 😮💨
1998: Fahri Hamzah pimpin KAMMI, turun ke jalan lawan Orde Baru.
Tuntutannya: cabut dwifungsi ABRI, berantas KKN, tegakkan demokrasi.
2024: Fahri masuk Kabinet Prabowo jadi Wakil Menteri.
2026: Di depan kamera, Fahri bilang mahasiswa yang demo "salah paham."
Bilang Prabowo punya "niat baik."
Bilang sistemnya sudah baik.
Di malam yang sama, Feri Amsari mencatat: dari enam agenda reformasi yang dulu diperjuangkan , lima sudah rusak.
Multifungsi militer kembali.
Polisi masuk ruang sipil.
DPR bukan lagi penyeimbang eksekutif.
Fahri tidak membantah satu angka pun.
Dulu Fahri di jalanan, tuntut cabut dwifungsi ABRI.
Sekarang Fahri di kabinet , dan dwifungsi itu sedang kembali dalam wujud baru.
Yang berubah bukan situasinya.
Yang berubah adalah posisi duduknya.
Kalau niat baik cukup jadi alasan untuk tidak dikritik , kenapa dulu Fahri turun ke jalan?
Sejujurnya, aku pengen nangis banget. Brengsek banget kita sampe harus seberdarah darah begini karena pemerintahnya sama sekali gaberpihak pada rakyat, gaada oposisi, aparatnya kaparat. Beneran stress.
demo tuh yah emang harus distruptif, bikin macet, ngeganggu kegiatan sehari-hari, karena tujuan demo ya biar di denger pejabat dan bikin mereka TERGANGGU untuk merubah kebijakan, kalau ada "area khusus demo" ngapain coba? teriak2 dilapangan ga didenger?
18.11, sebagian anak UI pulang sepertinyaa.. tapi masih terpantau padat dengan massa yang lain.
Lebih baik pulang sebelum hilang! terima kasih banyak untuk semangatnya hari ini
Walau kita tahu PRESIDEN KITA BUDEG
ccthread: ayuchaira
Mengkiritisi kebijakan-kebijakan pemerintah, itu bukan bentuk memusuhi. Malah bentuk kepedulian masyarakat sebagai warga negara.
Itu memang kewajiban masyarakat sebagai bagian dari negara ini.
Memastikan program kerja dan kebijakan yang dibuat, benar-benar berguna dan berjalan dengan baik.
Masyarakat yang mengkritisi, itu tanda mereka peduli pada kemajuan bangsa ini.
Kalau semua sudah berjalan dengan baik, pasti dengan sendirinya kritik-kritik itu akan berkurang juga.
Azril, Khariq, Yogi, Azhar hanya sedikit dari ribuan orang muda yang ditangkap paksa dan jadi korban kekerasan oleh aparat. Tapi di saat bersamaan bukannya reformasi TNI-Polisi yang warga dapatkan, justru mereka malah diberi hadiah berupa jabatan di pos-pos sipil 🙃
sedih banget setiap ada aksi kayak gini. rasanya aneh aja, kenapa memperjuangkan kepentingan rakyat selalu harus lewat teriak, turun ke jalan, bahkan ngorbanin banyak hal. padahal kalau rakyat hidup layak dan negara berkembang karena kinerja pemerintah yang baik, mereka juga ikut untung. why is choosing the people always treated like the hardest option? nangis.
Jujur bingung banget
Negara mulai menunjukkan tanda-tanda perbaikan. Rupiah menguat, pasar merespons positif, koruptor mulai ditangkap, reshuffle disiapkan. Tapi masih ada yang ngotot demo 12 Juni.
Jadi sebenarnya yang dicari solusi atau memang ingin bikin gaduh?
Nah ini contoh twit buzzer ya ges, biasanya harganya 1 twit begini 3000-5000 rupiah.
Kalau ditawarin begini, jangan mau ya. Masa bayarannya kalah sama pertamax 1 liter