"Kondisi di Kalimantan nggak separah itu."
Kalimat itu rasanya makin sulit diucapkan jika kita melihat kalimantan melalui kacamata para relawan
Ini gambaran nyata yang kita hadapi di lapangan. Udara yang terhirup bikin sesak dada, vegetasi hancur, dan jarak pandang terbatas. 😷
Barusan dapet kabar dari sahabat di Kalimantan. Dia nakes di RSJ. Sambang Lihum Banjarmasin. Sejak beberapa hari yang lalu dia info api sudah mendekat. Hari ini, jarak kurang dari 100 meter. Evakuasi pasien mulai dilakukan. Mohon doanya dan minta tolong untuk ramein lagi 😢
❗️ KABAR BAIK ❗️
Alhamdulilah hujan akhirnya membasahi Jalan Tumbang Nusa, Kalimantan Tengah
Teman-teman, mari kita doakan agar hujan segera turun merata ke seluruh daerah yang masih berjuang melawan api, aamiin 🌧️🙏🏻
Masih ada ±185,15 hektar kebakaran hutan & lahan di Kalimantan yang belum padam:
- Kalsel: 77,30 ha
- Kalbar: 39,40 ha
- Kaltim + IKN: 35,75 ha
- Kalteng: 32,70 ha
Titik api aktif:
- Kalteng: 91 (terbanyak di Kotim, Seruyan, Palangka Raya, Pulang Pisau, Kapuas)
- Kalsel: 37 (Banjarbakula)
- Kalbar: 10 (lahan gambut)
- Kaltim/IKN: masih ada di area penyangga + Berau
Api di gambut sulit padam total karena bara di bawah permukaan. Jarak pandang sempat turun 100–300 meter, menghambat water bombing. Hujan beberapa hari terakhir membantu meredakan.
Doa2 terbaik untuk semua warga terdampak di sana, turunkanlah hujan yang sangat deras, ya Tuhaaannn 🤲🙏😭
Udah ada di tahap:
"Yuk makin semangat lagi pemerintah, kalian pasti bisa"
Puluhan ribu anak dari bayi sampai balita mengalami ISPA akibat karhutla dan jumlahnya makin bertambah.
YA ALLAH SELAMATKAN ANAK-ANAK KECIL INI😭
GUYS TOLONG UP BAD NEWS INI
API SUDAH MULAI MASUK KE LINGKUNGAN SEKOLAH. Karhutla di Kalimantan masih jauh dari kata USAI😔
Jangan berhenti menginfokan tentang kalimantan guys. Semoga pemerintah diberi kelancaran dalam penanganannya, semoga semua cepat usai😭😭🙏🏻
#PrayForKalimantan
#AllEyesOnKalimantan
🚨 SOS KALIMANTAN
WORLD, PLEASE LOOK AT THIS!
19 SEPTEMBER 2026 🇮🇩
Kebakaran hutan dan lahan di Kalimantan bukan lagi cerita lokal.
Sudah berminggu-minggu api membakar.
Asap menyelimuti permukiman.
Kualitas udara memburuk.
Dan dampaknya mulai menyeberangi batas negara.
Reuters melaporkan asap dari kebakaran Indonesia telah berdampak ke negara tetangga seperti Malaysia dan Singapura.
Laporan kawasan juga menunjukkan kabut asap lintas batas telah mencapai Singapura hingga selatan Vietnam.
Artinya, asap tidak berhenti di garis batas Indonesia.
ASAP TIDAK PUNYA PASPOR.
Hari ini Kalimantan.
Besok wilayah lain bisa ikut menghirup dampaknya.
Dan sekarang, di Ray 3, Desa Puntik, Barito Kuala, Kalimantan Selatan, karhutla dilaporkan semakin mendekati rumah warga.
WARGA SUDAH DI DEKAT API.
Pertanyaannya
HARUS MENUNGGU RUMAH WARGA TERBAKAR DULU BARU NEGARA BERGERAK?
Kepada media internasional:
@Reuters@AP@BBCWorld@CNN@AJEnglish@AFP@guardian@nytimes@dwnews@ChannelNewsAsia@SCMPNews@AlJazeera@elonmusk
Tolong lihat Kalimantan.
Tolong liput.
Tolong sebarkan.
Kepada lembaga internasional
@UN@UNEP@UNHumanRights@UNFCCC@WHO@WMO@ASEAN
Kami tidak meminta dunia mengambil alih Indonesia.
Kami meminta dunia MELIHAT.
Karena ketika asap sudah menyeberangi batas negara, ketika kualitas udara memburuk, ketika warga mulai terdampak dan ketika api semakin dekat dengan permukiman, persoalannya tidak lagi bisa dianggap sebagai sekadar kebakaran biasa.
IRONISNYA...
Dunia setiap tahun berbicara tentang perubahan iklim, perlindungan hutan dan emisi karbon.
Tapi di Kalimantan, warga justru sedang berjuang mendapatkan sesuatu yang jauh lebih sederhana:
UDARA YANG BISA DIHIRUP.
Kepada pemerintah Indonesia
Jangan tunggu dunia ramai memberitakan baru bergerak.
Jangan tunggu negara tetangga protes.
Jangan tunggu bandara terganggu.
Jangan tunggu sekolah diliburkan.
Jangan tunggu rumah warga terbakar.
DAN JANGAN TUNGGU KORBAN BERJATUHAN.
API TIDAK MENUNGGU RAPAT.
ASAP TIDAK MENUNGGU KONFERENSI PERS.
WARGA TIDAK BISA MENUNGGU SAMPAI MUSIM HUJAN.
Jika kemampuan di lapangan terbatas, kerahkan seluruh sumber daya yang tersedia.
Jika membutuhkan bantuan, buka ruang koordinasi dan kerja sama.
Jika ada dugaan pembakaran ilegal, usut.
Jika ada perusahaan atau individu yang terbukti melanggar, tindak.
Jangan hanya sibuk mencari siapa yang akan disalahkan setelah semuanya terbakar.
🔥🌳
KALIMANTAN BUKAN TITIK KECIL DI PETA.
DI SINI ADA MANUSIA.
DI SINI ADA RUMAH.
DI SINI ADA SEKOLAH.
DI SINI ADA HUTAN.
DI SINI ADA KEHIDUPAN.
WORLD, PLEASE WATCH KALIMANTAN.
#SaveKalimantan
#KalimantanBurning
#IndonesiaForestFire
‼️ BREAKING: Internal OpenAI agents attacked RubyGems, the package manager for Ruby. Over 2,000 malicious packages went up in two days.
OpenAI says it doesn't know why the agents did any of this.
RubyGems shut off new sign-ups for four days to stop it, and a member of its security team called it a major malicious attack.
The documentation build was how they got in, publish a gem, request docs, and RubyDoc runs a script from the package while building it.
Payload files were named hack.rb, evil.rb and exploit.rb, with comments like "# malicious probe" left in.
What they used it for is the odd part. The agents scraped council meeting agendas from three south London boroughs (publicly available) and republished them as new gems.
Security firms tracking the campaign said the same thing: nobody could work out the point, because the data was already public.
At least six packages also reached for other users' API keys through a CDN caching flaw that wasn't publicly discovered until July.
OpenAI has acknowledged the attacks started in May.
I resigned from Anthropic today. I spent the last three years doing pretraining research at both OpenAI and Anthropic. Neither company is acting responsibly. They are racing straight to self-improving superintelligence and gambling with our lives. More thoughts below.
INI FAKTA ASLI DARI UNCLE @chaneekalaweit KUNCENYA HUTAN KALIMANTAN INI KONDISI ASLINYA YAAA PAK SESKAB ☺
Fyi, beliau udah koar2 dari juli ttg pergerakan api dugaan pembakaran hutan unt buka lahan. Tapi beliau kena ancam💔 inilah hasilnya kalau org2 jujur seperti beliau tidak diberikan perlindungan dan tidak di dengar. Sudah jadi begini besar apinya, baru saling menyalahkan. Dari awal sudah bisa dicegah, tapi beliau dibungkam. Parahnya ada pejabat yg bilang org dari negara lain juga ikut andil.
TAMAN NASIONAL WAY KAMBAS DIBAKAR!!
⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️⚠️
Belom selesai kasus kebakaran di Kalimantan, Taman Nasional Way Kambas di Lampung SENGAJA DIBAKAR!
I REPEAT! 📢
SENGAJA DIBAKAR 📢
Kebakarannyaa sendiri terjadi sejak Jumat (21/8/2026) hingga saat ini, Sabtu (22/8/2026). Apinyaa saat ini masih sulit dipadamkan karena sulitnya medan.
Polisi katanyaa mau nyelidiki oknum yang dicurigai MEMBAKAR WAY KAMBAS.
sementara Pihak TN Way Kambas berharap ada bantuan alat pemadam berupa mesin pompa air atau alkon untuk menjangkau area yang sulit dijangkau kendaraan.
FYI:
WAY KAMBAS ini sudah sejak lama menjadi incaran sawit-sawit an sejak tahun 90-an!
Dan you know lah, sekali lagi konflik manusia dan gajah dijadikan kambing hitam~ 😭
Alih Fungsi Lahan: Lebih dari 5.350 hektar hutan tercatat telah berubah menjadi area pertanian dan kebun komersial akibat perambahan liar yang menumpuk dari tahun ke tahun~ 😔
Semoga Kartijah, Domang, Seroja, Nisa dkk semuanyaa selamat aman sentosa! 🐘
Maafkan kami, sekali lagi Gajah, Macan, Trenggiling, Badak, Harimau, Tapir dan semuanyaaa 😭😔