Seru juga yaa film The Odyssey. Suka banget kata-katanya yang,
“The most we want is what the most we can’t have, and what the most we can’t have is what we already had and lost”.
CARA BAWA DIRI LO DI DUNIA KERJA BIAR LO SELALU DIHORMATI
1. SAMA ATASAN
Gak perlu banyak pencitraan, cukup tunjukin tanggung jawabmu.
Hasil kerja yang bicara, bukan kata-kata.
Baru males-malesan, tiba-tiba nemu kalimat ini :) :
“Kematianmu, akan datang di hari-hari biasa, disaat rencana-rencanamu yg blm selesai, dan dunia akan tetap berjalan tanpamu. Jadi, hiduplah lebih berani”
adulting itu rumusnya cuma “never asking why”
Dihapus pertemanan? Ok.
Diunfollow? Ok.
Ngga dikabarin? Ok.
Ngga diajak? Ok.
Bersikap seperti biasanya dan melanjutkan hidup. Temanmu juga tidak sepenting itu.
Hati selamat dan hidup tenang.
Satu filosofi hokien yg gua inget:
Yang seharusnya hemat ya hemat, yg seharusnya ngga hemat ya jgn hemat
Contoh: gunting udh tumpul masih lu pake, pdhl tinggal ganti
Buat yang belum tau..
Saat ini ada krisis pasokan listrik PLN akibat stok batubara tidak cukup.
Menteri ESDM memangkas kuota batubara karena dipicu seretnya pasokan batubara DMO (Domestic Market Obligation) ke PLTU JaMaLi (Jawa Madura Bali).
Alhasil terjadi defisit daya 1.500 MW dan pemadaman bergilir di kota-kota besar.
Jadi buat menjaga agar harga batu bara dan nikel tinggi sehingga dapat pajak royaltinya besar, maka kuota produksi batu bara dipotong jauh
Contohnya Sinar Mas punya kuota produksi 55 juta ton tahun 2025. Tapi 2026 ini hanya disetujui 11 juta ton aja.
Dan dari 11 juta ton itu, 30% itu untuk lokal (ke PLTU, pabrik dan smelter di dalam negeri). Sisanya baru boleh ekspor.
Diperkirakan ini akan terjadi hingga September.
Jadi, siap2 aja kalo beberapa bulan kedepan bakal sering ada pemadaman listrik.
Kayaknya ya, semalesnya orang sholat tuh muscle memori bakal inget kalau pandangan harus ke arah sujud ke bawah. Bukan dangak dangak digaspol dangak dangak
Guys, Ferry Irwandi baru ngomong sesuatu yang gua rasa perlu banget didengar terutama buat kalian yang lagi bingung ngejar apa di hidup ini.
Ferry bilang hal yang bikin gua mikir keras. Worst advice yang pernah dia terima katanya adalah "keluarlah dari zona nyaman." Dan ini bukan sekadar kontra-narasi biar kelihatan beda ini ada logikanya yang sangat solid.
Pikirin deh.
Berapa banyak dari kita yang sebenernya hidupnya belum nyaman sama sekali masih struggle bayar kosan, masih bingung soal kerjaan, masih ngerasa stuck tapi tiap hari dibombardir sama quote "keluar dari zona nyaman"? Zona nyaman mana yang mau dikeluar-keluarin kalau nyamannya aja belum ketemu?
Ferry bilang yang bener itu bukan "keluar dari zona nyaman" tapi "temuin dulu kenyamanan lo." Karena kalau lo sekarang stuck, bosen, ngerasa terbelenggu itu bukan zona nyaman. Itu zona ketidaknyamanan yang lo toleransi terlalu lama. Dan yang perlu lo lakukan bukan keluar dari situ dengan cara dramatis tapi sadar bahwa lo emang belum nyaman dan mulai cari kenyamanan yang sebenarnya.
Ini juga nyambung sama keputusan Ferry keluar dari PNS Kementerian Keuangan. Orang dari luar bilang "wah berani banget keluar dari zona nyaman." Padahal menurut Ferry sendiri dia keluar justru karena tidak nyaman. Conflict of interest antara pekerjaannya dan kontennya makin besar, dan bertahan berarti memaksakan diri di situasi yang makin lama makin tidak sehat buat dirinya.
Dan yang paling gua respect dari Ferry adalah cara dia ngambil keputusan besar itu. Bukan impulsif, bukan ikut-ikutan tren quit your job yang viral di TikTok. Dia hitung dua tahun sambil jalan bareng income dari konten sudah stabil belum, pivot-nya ke mana, cost benefit analysis-nya gimana, konsultasi sama orang tua, konsultasi sama istri. Baru keluar dengan kepala dingin dan hati yang tenang.
Intinya guys hidup bukan tentang seberapa dramatis lo berani ambil risiko. Hidup tentang seberapa jelas lo tahu apa yang beneran bikin lo nyaman dan seberapa terukur langkah lo untuk sampai ke sana. Keberanian bukan berarti loncat tanpa perhitungan keberanian adalah tetap melangkah meski sudah hitung semua risikonya dan tetap milih jalan yang paling masuk akal buat hidup lo.
Lockdown terbesar sejak COVID bakal datang. Mereka gak akan kasih tau sampe telat.
Minyak naik ke $175/barel. Harga semua barang meledak. BBM makin mahal.
Jepang, Korea Selatan, Bangladesh, Filipina, semua udah jatah-jatahin BBM.
Australia nyuruh warganya "hindari perjalanan tidak penting."
Persis yang mereka bilang pas COVID.
2020: demi kesehatan.
2026: demi energi.
Hasilnya sama aja. Lo gak keluar rumah tanpa izin.
Dan mereka gak akan pernah nyebutnya lockdown.