Documentary Movie | Jejak Wali Nusantara | film edukatif untuk merawat, menjaga dan melestarikan warisan dari para pendahulu. Film dokumenter besutan Asap Studio yang berjudul Slametan sangat epik untuk disaksikan, selengkapnya ada di
https://t.co/XCESOVrmtH
KALIAN WAJIB LIHAT INI!!!⚠️⚠️⚠️
Ini sungguh mengerikan. Tambang-tambang nikel kini benar-benar mengancam nyawa warga lokal. Lihatlah video ini, lubang tambang yang sangat besar dan dalam sudah hampir menyentuh halaman rumah penduduk. Jika hujan deras datang, warga yang tinggal di pinggir jurang itu bisa menjadi korban sewaktu-waktu.
Apakah pemerintah tidak mengetahui hal ini? Atau justru tahu, tapi sengaja Tutup mata?
Jika dibiarkan terus, tidak mustahil suatu hari rakyat di sana akan terkubur hidup-hidup oleh tambang negara ini. Sungguh miris memiliki pemerintahan yang hanya pandai menguras sumber daya alam, tapi abai terhadap keselamatan dan kesejahteraan rakyatnya sendiri.
Congratulations to you. Children are innocent and lovable. Those 168 children that your boss killed in the school in Minab, and you justified, were also children. When you kiss your baby, think of the mothers of those children.
Indonesia.
1.Penghasil CPO terbesar didunia.
2.Penghasil nikel no.1 dunia.
3.pengasil batubara no.3 dunia
4.penghasil emas no.1 dunia
5.penghasil timah no.2 dunia
6.Hutan no.6 terbesar dunia
7.Hasil laut no.2 dunia
Yg nikmati;
Penguasa.
Yg bersenjata.
Pejabat.
Dan oligarki.
Sewaktu nge-tag BNI, status saya akhirnya direspon oleh BNI lewat akun resminya.
BNI bilang mereka "juga pihak yang terdampak" dalam kasus Rp28 miliar dana umat Paroki Aek Nabara. Secara teknis benar. Tapi kan ada jurang besar antara "terdampak" dan "bertanggung jawab".
Apakah mereka sedang coba menyamarkan dua kata itu jadi satu?
BNI memang keluar Rp7 miliar talangan pada 26 Maret 2026. Reputasi mereka tergerus di mana-mana (lihat saja di X). OJK dan BI sedang mengawasi ketat, dan bisa saja ada sanksi kalau terbukti lalai awasi internal.
Secara bisnis, ya, mereka rugi.
Tapi "terdampak" bukan sinonim "korban", bukan?
Benarkah klaim BNI, yaitu "ada oknum di luar sistem resmi"?
1. Andi Hakim Febriansyah bukan tukang sapu. Dia Kepala Kantor Kas BNI Unit Aek Nabara resmi.
2. Selama 7 tahun (2019 sampai 2026), dia memakai fasilitas resmi BNI sepenuhnya: layanan pick-up service untuk jemput uang, bilyet deposito BNI, rekening koran BNI, seragam, kartu identitas pegawai.
3. Suster Natalia dan pengurus Credit Union tidak menyerahkan uang ke "Andi pribadi". Mereka menyerahkannya ke BNI sebagai institusi, lewat mekanisme yang BNI sendiri sediakan.
4. Semua data transaksi tercatat di sistem BNI. Tapi yang lucu, BNI justru meminta CU menyediakan "bukti pendukung" berulang kali. Padahal catatannya ada di server mereka sendiri.
Kalau seorang pegawai bank memakai jabatan, fasilitas, dan dokumen resmi bank untuk menipu 1.900 umat selama 7 tahun tanpa terdeteksi audit internal, itu bukan "oknum di luar sistem".
Itu namanya kegagalan sistem!
Secara hukum, ada prinsip tanggung gugat pengganti (Grok bilang, istilah ini disebut: vicarious liability). Bank wajib bertanggung jawab atas tindakan pegawainya yang dilakukan dalam kapasitas jabatan.
Ini bukan opini saya, Gais. Ini ada di UU No. 10/1998 tentang Perbankan dan POJK tentang perlindungan nasabah.
Di satu sisi, BNI adalah Bank BUMN, dengan aset triliunan rupiah, punya tim hukum dan tim humas korporat yang sibuk membangun narasi "kami juga korban".
Di sisi lain, ada 1.900 umat Paroki Aek Nabara. Mayoritas dari mereka adalah petani dan buruh kecil. Mereka menabung selama lebih dari 40 tahun, rupiah demi rupiah, untuk biaya sekolah anak, dan biaya sakit.
Rencana masa depan yang sederhana, bukan?
Jawaban BNI sah secara korporat. Strategi "oknum dan tunggu dokumen" itu klasik. Tapi dari sisi keadilan, ini sangat miskin empati. Uang itu tabungan umat kecil yang dikumpulkan selama 40 tahun, bukan duit korporasi yang bisa dihitung ulang di pembukuan kuartal berikutnya.
Kalau setiap kali ada pegawai berulah, jawaban resmi bank selalu "itu oknum, bukan kami", lalu kepada siapa nasabah harus percaya?
Besok saya mau menutup rekening saya. Kalau masih antre, ya, saya tarik semua uang saya dari sana.
Kalian sendiri gimana baca sikap BNI sejauh ini?
Pejabat yang suka nyamar dalam menjalankan tugas adalah Kapolri Jenderal Polisi Hoegeng Iman Santoso. Untuk mengetahui persoalan kriminalitas, Hoegeng terjun langsung dengan menyamar.
“Itulah pekerjaan gila yang pernah saya lakukan ketika saya menjabat kepala polisi, menyamar jadi hippies dan bergaul di antara para pecandu narkotik,” kata Hoegeng.
Hoegeng mengenakan wig dan kemeja bunga-bunga berikut syal di leher, mengisap rokok kretek sambil pura-pura teler.
Dengan menyamar, Hoegeng mengetahui penyebab anak-anak muda menggunakan narkotika sebagai pelarian dari persoalan hidup atau broken home, ada juga yang ikut-ikutan mode pergaulan bebas. Bahkan, dia berhasil menangkap anak menteri.*
🔗https://t.co/2LNBKDiX4O
📷Kapolri Hoegeng Iman Santoso menyamar jadi anak hippies atau generasi bunga.
4 bulan pasca banjir di Peulalu, Aceh Timur, warga masih tinggal di tenda BNPB. Huntara (Rumah Sementara) terbengkalai diduga karena pekerja tak dibayar, kontraktor kabur, bahkan meninggalkan utang ke warga.
Korban terpaksa bangun gubuk dari sisa kayu, hidup dalam kondisi memprihatinkan tanpa kepastian. Warga juga menilai pemerintah daerah abai—banyak pendataan, minim realisasi. Bagaimana ini @BNPB_Indonesia ?
🚨 ACEH MULAI TERLUPAKAN 💔
Aceh dilarang Berisik 🥀, akhirnya Aceh pun mulai ditinggalkan. Semua mengira kondisinya sudah baik-baik saja, padahal di pedalaman masih jauh dari kata pulih.
Puluhan desa tetap terisolir, listrik padam berbulan-bulan, ada yang hampir tiga bulan tanpa aliran listrik. Jalan rusak parah, putus total, tak bisa dilalui kendaraan.
Ini video warga yang bergotong royong mengangkat tiang listrik demi menghidupkan kembali kampung mereka, sebuah potret perjuangan mandiri di tengah keterbatasan.
Sementara itu, pemerintah pusat seolah mulai melupakan Aceh. Relawan satu per satu berpamitan, bantuan perlahan surut. Kini Aceh benar-benar dibiarkan berjuang sendiri dalam kondisi yang masih separah ini.
Inikah yang disebut keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia? Atau keadilan itu hanya muncul saat suara dibutuhkan dan SDA diincar?
Banyak yang mulai muak melihat video-video tentang Aceh terus saya post🙏, tapi saya justru lebih muak melihat sikap pemerintah yang terkesan abai terhadap penderitaan ini.
Andai suatu hari nanti Aceh kembali menuntut kemerdekaan, itu bukan muncul tiba-tiba. Itu adalah hasil dari tumpukan kekecewaan yang terus dicicil, dari tahun ke tahun, hingga akhirnya meluap.
Semangat gotong royong warga Aceh patut diapresiasi, tapi seharusnya tidak menjadi pengganti tanggung jawab negara.
Aceh bukan hanya butuh simpati sesaat, Aceh butuh keadilan yang nyata dan berkelanjutan.
10 februari 2026
INI BENAR SEKALI
ACEH belum selesai. Seminggu yg lalu tim Hanyengkuyun Sumatera-nya kami ke sana. Intinya aceh jauuuh dr selesai. Jangankan utk bekerja, utk kembali ke rumah saja mereka gk tau kapan. Hidup normal, bertetangga, bekerja, masih mimpi.
Sayangnya algoritm sosmed memilih hal lain drpd Aceh. Di bawah saya rangkum bbrp rekam kamera/kejadian dr teman² kemarin:
Interaksi dgn warga, mrk blm ada bantuan recovery untk rumah. Jd sampai skr masih byk bgt yg msh tinggal di pengungsian dg kondisi berdebu pekat, sanitasi tdk memadahi. Bahkan td ada kerbau di dalam rumah warga mati udah 2 bln blm bs di evakuasi. Sepanjang jalan tdk terlihat alat berat yg bantu untk bersihkan lumpur atau tumpukan puing dan batang pohon
Anak² masih minum air keruh. Yg bahkan sdh direbus. Air lho ini. Kebutuhan dasar 😞
Di Tamiang kota ada sorang ibu yg minta nomer tim kami minta di bantu alat² per warungan krn semuanya hanyut. Sbelumnya mereka jualan ayam geprek, lontong sayur dll. Bisa jd ini jenis bantuan yg belum trpikirkan sama sekali.
Banjir dan longsor besar di Aceh (Nov 2025) menimbulkan kerusakan luas.
Pemerintah Aceh mengajukan kebutuhan anggaran pemulihan sekitar Rp153,3 triliun (± USD 9 miliar) dalam dokumen R3P ke BNPB.
Nilai ini menunjukkan besarnya dampak bencana terhadap infrastruktur, ekonomi, dan kehidupan masyarakat di banyak kabupaten/kota.
@kompascom Seharusnya anda bisa datang dg pesawat anda bawa starlink 10 genset kecil 10 dan semuanya bisa langsung pasang .. tdk perlu tanya2 ( bawa lebih pun bisa )
Kapan Gus Ipul mengundurkan diri dari Sekjen PBNU?
Ndak bagus kalau organisasi yang dulu diperjuangkan Gus Dur di tengah represi Soeharto, punya sejarah bahwa Sekjen-nya mengangkat Soeharto jadi pahlawan.
🔥
Di Halmahera, Melindungi Hutan Adat dari Tambang Nikel Milik Crazy Rich Dianggap Kejahatan
Hari ini (16/10/2025), hakim memutuskan 11 masyarakat adat Maba Sangaji resmi dinyatakan bersalah karena menjaga hutan adatnya. Sementara itu, Halmahera Timur dikepung tambang nikel. Sekitar 172 ribu hektare, atau 26 persen dari total wilayahnya, telah dikaveling izin tambang.