Sebanyak tujuh anggota Satresnarkoba Polrestabes Surabaya mendadak dimutasi gak lama setelah menangkap tiga anggota DPRD dari Partai Gerindra saat pesta narkoba di sebuah hotel kawasan Ketintang, Surabaya...
Pemindahan tugas tujuh anggota kepolisian tersebut tertuang dalam surat telegram nomor ST/309/X/KEP/2026 tertanggal 23 Oktober 2026... surat itu ditandatangani langsung oleh Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol. Luthfie Sulistiawan...
Mutasi juga menyasar jajaran bintara yang ikut terjun langsung dalam penangkapan tiga anggota DPRD dari Gerindra tersebut, yakni Aiptu Sri Ismanto dan Aiptu Anton Yuniarso dipindah tugas ke Polsek Tegalsari, Aipda Rico Pramana digeser ke Polsek Tambaksari, dan Bripka Rangga Pinileh dimutasi ke Polsek Genteng...
Turunnya jabatan para anggota kepolisian di Polrestabes Surabaya menjadi ke tingkat polsek ini mendapat sorotan dari Ketua Indonesia Police Watch (IPW) Sugeng Teguh Santoso... dia menduga kuat ada campur tangan pihak luar di balik keputusan tersebut...
"Ini ada potensi memang [dugaan] intervensi. Memang penangkapan tiga anggota DPRD tersebut kan terpublikasi dan tentu membuat malu. Tapi itu kan konsekuensi dan menurut saya harus dipublikasikan," kata Sugeng saat dikonfirmasi, Minggu (1/11)...
Postingan @augenuous ini sekilas bisa dibenarkan, dan mimin dulu pernah sependapat. Namun pasca UUK DIY disahkan 14 tahun lalu watak kekuasaan @kratonjogja justru kembali ke feodalisme purba; reklaiming tanah2 kerajaan dengan konsep domein verklaring sehingga bisa bilang bahwa tidak ada tanah negara di jogja. Atas dasar itu tanah2 berstatus HGB di jogja sekarang harus bayar sewa/pisungsung ke kraton. Dan satu watak purba yg kembali adalah komprador kapitalis, seakan2 semua warga keturunan tionghoa tidak boleh punya tanah dengan alasan anti patriotisme sekaligus fasis, pada kenyataanya sebagian besar pendapatan kraton adalah sewa tanah/KSO dengan segelintir pengusaha tionghoa seperti edi formula dan sukeno atau dokter obat kosmetik itu. Yo podo wae jaman londo, mereka kepanjangan tangan kompeni, bisa jadi lebih kejam karena hegemoni adatnya...😥