🚨 INFO DEMO | JUMAT, 31 JULI 2026
Sejumlah aksi unjuk rasa dijadwalkan berlangsung hari ini:
📍 10.00 WIB | Gambir / Monas
👥 Gerakan Aktivis Mahasiswa Islam Indonesia
📍 Kejaksaan Agung RI & KPK RI
👥 Aliansi BEM Persatuan Indonesia
📍 15.00 WIB | Jl. Gatot Subroto (PT Kredivo)
👥 Massa aksi unjuk rasa
📍 13.00 WIB | Surabaya
👥 Organisasi Perguruan Silat
➡️ Rute: Jl. Basuki Rahmat → Jl. Teuku Umar → Polrestabes Surabaya
🚧 Pengendara diimbau mengantisipasi kepadatan lalu lintas dan menyesuaikan rute perjalanan.
📈 Bigmo Putusan MK
"anak yg baik" itu justru dikasih standar yg ga masuk akal, kalo ga memenuhi standar itu dianggap gagal. kebalikannya "anak yg bandel" dikasih standar yg bare mininum bgt, yg penting gak bla bla bla aja udah dianggap pencapaian.
Menkeunya ceplas ceplos bercanda mau nutup selat Malaka.
Ini presidennya straightforward ngomong Iran punya nuklir.
Btw "Iran punya nuklir" adalah narasi zionis ya.
15 badan intelijen US menyatkaan Iran tidak punya senjata nuklir dan tidak mengejar pembuatan senjata nuklir.
Mending stop pidato deh pak. Bahaya bener takut.
Becoming “true to yourself” emang nggak mesti out and loud.
Gue tau kok beberapa orang dan/atau pasangan yang bener2 menjalani diri mereka apa adanya, meski tanpa sorotan kamera.
It is a choice. Dan selama mereka happy, and more importantly, content yaa kenapa enggak.
Harus kita ingat bahwa Soeharto tidak bodoh. Jahat, iya. Korup, iya. Bodoh? Tidak.
Tapi meskipun tidak bodoh, Soeharto dan para "teknokrat jenius" nya tetap saja gagal total.
Bayangkan jika kita dipimpin Soeharto lagi, tapi versi yang bodoh dan anti-sains. Robohlah negara ini.
Seburuk-buruknya 1997-1998, Indonesia masih berdiri dan tidak roboh seperti Yugoslavia. Setelah Soeharto digulingkan, Habibie dan para teknokratnya berhasil mengendalikan situasi. Ini hanya bisa terjadi karena teknokratnya masih ada dan tidak dibasmi suatu rezim fasis yang sombong, belagu, dan anti-sains.