🚨 400 TIM BAYANGAN: INOVASI ATAU PINTU KORUPSI BARU?
Kalau benar ada sekitar 400 orang “tim bayangan” di Kemendikbudristek era Nadiem, pertanyaan publik tidak boleh berhenti pada: “Mereka pintar atau tidak?”
Pertanyaan yang lebih penting:
Siapa yang merekrut?
Siapa yang menggaji?
Dari pos anggaran mana?
Apa dasar hukumnya?
Apa output kerjanya?
Siapa yang mengawasi?
Kepada siapa mereka bertanggung jawab?
Negara tidak boleh dikelola seperti startup pribadi.
Dalam birokrasi negara, tidak boleh ada kekuasaan tanpa struktur, anggaran tanpa akuntabilitas, dan pengaruh besar tanpa pertanggungjawaban hukum.
Kalau ratusan orang di luar struktur formal bisa ikut mengendalikan arah kebijakan pendidikan nasional, maka ini bukan sekadar “tim inovasi”.
Ini berpotensi menjadi kotak hitam kebijakan.
Dan kotak hitam seperti ini wajib diaudit total.
Jangan-jangan setelah Chromebook dan Google Cloud, tim bayangan 400 orang ini menjadi pintu masuk kasus korupsi baru.
Pendidikan bukan ruang eksperimen elite teknologi.
APBN bukan venture capital.
Kementerian bukan perusahaan rintisan.
Anak-anak Indonesia bukan data pasar.
Buka semuanya.
Audit kontraknya.
Audit gajinya.
Audit output-nya.
Audit konflik kepentingannya.
#TimBayangan #NadiemMakarim #KorupsiPendidikan #WhiteCollarCrime #ChromebookGate #GoogleCloudGate #MerdekaBelajar #APBNPendidikan #PendidikanIndonesia #AuditDigitalisasiPendidikan
duduk ngampar depan kelas, tiba tiba ada mahasiswa negur "kak kesiangan juga yah? Masuk bareng yuk" gw jawab gw ga ikut kelas itu, dia ga berani masuk ikut nongkrong dan ngobrol, ga lama mahasiswa gw dateng dan manggil "pak" dia kaget, gw ngajar kelas setelah kelas dia, kesian 😭
@marzukipanji@fxmario@apralzolam@piyopikavet Ya gw paham, makanya 3 jam gw tunggu dengan sabar, masalahnya kenapa ga ada komunikasi dari awal ? 1 jam sekali kek komunikasi petugasnya, kenapa setelah 3 jam gw direschedule gitu aja? Gw di wa kayak gitu juga karena gw nanya kompensasi buat gw dan anak gw apa? Sebelumnya ga ada
@fxmario@apralzolam@piyopikavet Gw juga pernah, dijadwalin dr bedah anak jam 12, dimundurin jam 1,gw sampe jam 1 masih operasi, dengan itikad baik gw tunggu, jam 15.30 gw disuruh pulang reschedule.. ngamuk lah gw, kenapa ga komunikasi yang baik dari awal? Sampe didatengin humas RS juga gw lepeh, endingnya di wa
Anggaran pendidikan 2026 tercatat Rp769 triliun di atas kertas. Tapi Rp223,5 triliun di dalamnya dipakai untuk MBG. Pemerintah bilang tidak ada yang dipangkas. Dokumen UU APBN 2026 dan Perpres Nomor 118 Tahun 2025 bilang sebaliknya. Bahkan ada gugatan ke Mahkamah Konstitusi soal konstitusionalitasnya.
Jadi anggaran pendidikan murni untuk pendidikan bukan Rp769 triliun. Jauh lebih kecil dari itu.
Di tengah kondisi ini, nilai matematika anak SD-SMP rata-rata 40, dan respons kebijakannya adalah menambah satu tes baru bernama TKA. Polanya sudah terbaca sejak lama. UN dihapus, diganti AKM. AKM diganti AN. AN sekarang dilengkapi TKA. Setiap pergantian menteri, akronimnya berganti, anggarannya mengalir, dan skor anak-anak tetap di tempat.
Proyek Chromebook Rp9,9 triliun di era sebelumnya kini sedang disidik Kejagung. AKM yang diklaim revolusi asesmen berujung pada distribusi perangkat massal dengan efisiensi yang dipertanyakan. Tiga mantan staf khusus menteri dicekal.
Asesmen menghasilkan proyek. Proyek menghasilkan anggaran. Anggaran menghasilkan kepentingan. Selama rantai itu lebih menguntungkan dari membenahi kualitas guru di desa terpencil, tidak ada yang punya alasan cukup kuat untuk menyentuh akarnya. Anak-anak kita bukan yang gagal. Sistemnya yang tidak pernah benar-benar mencoba menyembuhkan.
@Zawwaf_ @gaposesiflagi@Arrazzi9 Dengan lo bawa bawa STAN, universitas muhammadiyah, sama SQU ? Trus apa bedanya lo ama ferri, mempertahankan argumen dengan secara menggeneralisir merendahkan kampus lain?
@Zawwaf_ @gaposesiflagi@Arrazzi9 Good for you, mungkin lo lagi dapet kelas yang ok punya, tapi fakta bahwa literasi dan numerasi kita 8 terbawah ga bisa bohong..
@Zawwaf_ @Arrazzi9 Ya lo juga terjebak di framing, bahwa FI lulusan STAN, dia jadi jelek bikin researchnya, ya FI emang ancur tulisannya, tapi apa berarti lulusan stan yang laen juga pasti ancur dan ga layak tulisannya? Lo juga kejebak di logika jelek disini, kebawa emosi
@Zawwaf_ @gaposesiflagi@Arrazzi9 Ya sebenernya kalo lo ngotot kayak gini lo udah di level yang sama dengan ferry irwandi, lo dan temen mahasiswa lo yang lain mungkin jauh lebih jago di IE, realita dilapangan bilang engga, kemampuan mahasiswa sekarang ya ga sebagus yang lo bayangin
@Arrazzi9 @Zawwaf_ Tapi gw setuju sih argumen ini, gw ga tau kualitas mahasiswa S1 IE gimana, tapi dari kualitas mahasiswa Ilkom yang gw ajar ya gw bisa nebak, bener kalo ngeliat kualitas itu harus napak tanah, jangan pake kacamata top 5 indo...
Nilai Matematika anak SD-SMP kita cuma 40. Bahasa Indonesia cuma 60. Tapi respons pemerintah? Bikin tes baru lagi.
Ini kritik terbuka saya terhadap "Kedunguan Metodologis" Kemendikdasmen yang hobi membuang uang rakyat demi mengukur penyakit, tanpa pernah mengobatinya.
Sebuah utas. 🧵👇
#PendidikanIndonesia #KurikulumMerdeka #TKAJeblok