Lalu kepadanya, kubilang untuk tidak kehilangan diri sendiri entah siapapun yang pergi.
Kusampaikan maksudnya melalui sebuah kutipan boy chandra;
“Jika bagi orang lain kau tak layak disamping mereka, tegak dan kuatlah disamping dirimu sendiri. “
Aku belajar dari Sal Priadi dari lagu ini untuk berusaha mendoakan, memaafkan, dan meminta maaf setulus-tulusnya. Setiap malam, agar tenang, agar lelap. Dan barangkali rezekimu mengalir bukan karena kamu sibuk bekerja siang dan malam, tapi karena kamu selalu lapang menerima apapun yang terjadi di hidupmu, tanpa balas dendam dan memilih untuk selalu mendoakan hal baik, memaafkan dan selalu meminta maaf.
Tuhan, meski kami terpisah akibat sesuatu yang tak teduga, mohon bantu yang ditinggalkan agar tak terpuruk dalam kesedihan itu. Meskipun air mata memenuhi kami, berikan kami kekuatan serta keberanian untuk terus mengarungi kehidupan agar tak tenggelam di dalamnya —youth of may
malem terakhir tidur di rumah. semoga dimanapun kita istirahat nanti, kita selalu dikaruniai keamanan, kenyamanan, kecukupan, dan kelapangan. Allah selalu bareng kitaaaa💗
Lalu kepadanya, kubilang untuk tidak kehilangan diri sendiri entah siapapun yang pergi.
Kusampaikan maksudnya melalui sebuah kutipan boy chandra;
“Jika bagi orang lain kau tak layak disamping mereka, tegak dan kuatlah disamping dirimu sendiri. “
ada satu komik yg dulu waktu masih main fesbuk, aku selalu share tiap tahun karena saking heartwarmingnya. judulnya Tuan yang Maha Hina, karya Kurnia Harta Winata. sampe sekarang pun tetep berhasil bikin berkaca kaca bacanya.
betapa ke-rendahhati-an itu bentuk cinta paling indah.
Ada 1 riset anthro ttg sense of self orang Indo terbentuk dari pandangan ambivalen thd Barat yg dilihat sbg sumber kemajuan sekaligus masalah etika.
Jd org Indo akui Indo tertinggal tech/ekonomi/sosial, tp merasa lebih unggul secara moral. Semacam kompensasi atas inferioritas.