@ayyu_tr2208@lilaccountz Jujur, aku setuju sm sender ini. Penting bgt bagi kita buat ga telan berita mentah mentah, harus cari sumber dan kredibilitasnya. Apalagi ini itu medsos. Bakalan bnyk bgt yg kemakan narasi ky gini, alhamdulillah our common sense really do common sense😭
@adxraboy@tanyakanrl I think so kak. Ky kecerobohan orang bisa jadi berkah buat orng lain, in this case kakanya yg cerai happy happy aja. Tp aku gatau, apakah ini pemikiran yg benar atau salah.. Kasih tau kl salah😭
Umur 18 kena grooming laki-laki kelahiran 1983. Dipukuli, diperkosa, ditampar, dihajar habis-habisan hingga pingsan, tangan dibuat patah, cacat. Dituduh cepu dan baru mendapat kabar dia positif HIV. (Walau aku sudah cek darah beberapa kali setelah putus dan saat operasi dan gak ada indikasi).
Kehidupan.
Untuk adik-adikku Gen Z yang luar biasa.
Kalau dulu, umur 30 ayah ibumu udah bisa bangun rumah. Sekarang kamu umur 30 masih ngekos atau ngontrak.
Ingat ini Usahanya sama, tapi memang ekonominya yang beda.
Dulu ibumu bisa besarin tiga anak tanpa kuliah. Kamu sekarang udah sarjana, kerja sambilan sana-sini, tetap ngos-ngosan buat bertahan hidup.
Dulu ibu belanja untuk kebutuhan seminggu cukup gaji bapak sehari. Sekarang kamu kerja dua tempat, keranjang belanja masih setengah isi.
Ini bukan karena kamu males atau kurang kerja keras. Permainannya memang udah berubah.
Jangan bandingin dirimu sama orang tua dulu. Mereka main di level berbeda. Kamu main di level expert, lawan hidupmu itu sungguh dahsyat, inflasi, ekonomi digital, dan dunia yang nggak pernah tidur.
Kamu tidak gagal. Garis start-nya yang memang geser, aturannya yang berubah. Kamu masih bertahan di dalam permainan.
Jadi stop rasa bersalah, stop ngerasa malu. Kamu nggak terlambat. Kamu lagi bangun sesuatu di tekanan yang generasi sebelum kamu dulu nggak pernah hadapi.
Terus jalan.
Kamu nggak rusak.
Kamu cuma lagi membangun
di dunia yang beda.