alasan Investor Asing Kabur menurut tom lembong :
- Regulasi berubah-ubah sesuai keinginan yg berkuasa
- tidak konsisten, tidak bisa diprediksi
- Kriminalisasi nyata ,Nadiem, Tom Lembong, BRI Ventures, Telkom Ventures semua dikriminalisasi
- Danantara tidak transparan
- laporan keuangan belum keluar, bisnis model tidak jelas
- tiap tahun cuma ngeluarin bond (malak secara halus?)
- DPR masuk ke BI
- politisasi kebijakan moneter sangat menakutkan investor
- Patriot Bond = tanda putus asaan prabowo
- pemerintah terlihat desperate cari uang dengan cara aneh
Rupiah melemah ke semua mata uang
- bukan karena dolar kuat, tapi borok dari dalam negeri sendiri
- Investor punya banyak pilihan
- Malaysia, Vietnam, Thailand jauh lebih ramah.
- Tidak ada yang wajib invest di Indonesia
ibu ini cerita kenapa Nadiem Disingkirkan:
- Digitalisasi ancam koruptor= mereka gk bisa korupsi lg
- kebijakan berbasis data bikin penyelewengan ketahuan
- Putus rantai vendor lama
- pindah ke Chrome OS bikin vendor Microsoft & pelatih lama kehilangan income
- Hapus ujian nasional
- hilangkan proyek kertas, buku, soal ujian bernilai miliaran
- hapus jual beli kunci jawaban
- Dana BOS jadi transparan
- laporan terintegrasi, tidak bisa lagi lapor fiktif
- Angkat 700.000 guru PPPK
- ganggu sistem jual beli jabatan yang sudah lama berjalan
- Tidak paham adat
- masuk kolam kotor tapi mau bersih-bersih
- Nadiem disingkirkan karena terlalu banyak pihak kehilangan uang dari pusat sampai daerah
Teman gue beli Avanza 2019.
Harga 135 juta.
Murah dikit dari pasaran.
BPKB ada. STNK ada. Pajak hidup.
Nama di BPKB sesuai KTP penjual.
Semua keliatan beres.
Langsung deal. Langsung transfer.
3 bulan kemudian.
Dia mau jual lagi karena butuh uang.
Calon pembeli baru minta cek fisik dulu.
Bareng ke Samsat.
Petugas cek nomor rangka.
Diam lama.
Terus bilang:
"Pak, BPKB ini diduga palsu."
Teman gue shock.
Kira salah baca.
Petugas tunjuk satu per satu.
Serat kertas diterawang, gak ada benang merah biru.
Nomor seri dicek di sistem, gak terdaftar.
Hologram terlalu mulus. Terlalu licin.
Palsu. Tapi hampir sempurna.
Balik ke penjual.
Nomor masih aktif hari pertama.
Jawabnya:
"Saya juga gak tau Pak, saya beli kondisi gitu."
Telepon berikutnya.
Tidak diangkat.
Berikutnya lagi.
Nomornya tidak aktif.
Lapor polisi.
Mobilnya ditahan sebagai barang bukti.
Penjual belum ketangkap.
135 juta raib.
Mobilnya raib.
Penjualnya raib.
BPKB palsu sekarang bukan kaleng-kaleng.
Kertas mirip. Hologram mirip. Tanda tangan mirip.
Mata telanjang gak akan ketahuan.
Tapi ada 3 hal yang selalu ninggalin jejak:
1. Serat kertas.
BPKB asli kalau diterawang — ada benang merah dan biru di dalam kertas.
Palsu: polos. Atau seratnya dicetak, bukan tertanam.
2. Nomor seri.
Tiap BPKB punya nomor seri unik yang terdaftar di sistem Polri.
Cek di: https://t.co/UA5mhtlZUI
Palsu: nomornya gak akan muncul. Atau muncul tapi datanya beda.
3. Tekstur cover.
BPKB asli covernya agak kasar, ada tekstur grid halus.
Palsu: terlalu mulus dan licin waktu dipegang.
Tapi cek dokumen saja gak cukup.
Nomor rangka dan mesin juga bisa dimanipulasi.
Digerinda halus. Di-stamp ulang.
Kelihatan mulus kalau cuma dilihat sekilas.
Yang bisa deteksi: senter kuat + kaca pembesar.
Sorot miring ke nomor rangka.
Kalau ada bekas gerindaan, batalkan transaksi.
Ini checklist wajib sebelum bayar:
Terawang kertas BPKB → cek serat merah biru.
Cek nomor seri BPKB → ke website Korlantas Polri.
Pegang cover BPKB → harus kasar, bukan licin.
Sorot nomor rangka pakai senter → cek bekas gerindaan.
Bandingkan digit per digit → satu angka beda = batalkan.
Minta cek fisik bareng ke Samsat → gratis, 30 menit.
TAMPARAN TERAKHIR:
Lo pegang BPKB-nya.
Tapi gak diterawang.
Lo baca nomornya.
Tapi gak dicek ke sistem.
Lo lihat hologramnya.
Tapi gak diraba teksturnya.
Semua butuh kurang dari 5 menit.
Tapi di-skip.
Dan itu yang bikin 135 juta raib semalam.
Jujur The Guardian keren banget sih.
Mereka nyediain panduan Piala Dunia 2026 secara lengkap dan gratis cooy.
Gokil sih setiap 48 negara dan total 1.248 yang ikut World Cup dibahas satu-satu secara mendetail. Kita bisa lihat setiap pemain kunci sampai kelebihan + kekurangan tim
Agustus 2025. Waktu itu tinggal hitungan jam aja sblm bursa transfer awal musim Premier League ditutup. Udah mau closing deadline day.
Jajaran board Manchester United lagi mikir keras. Ini kan attacking line udah oke, total upgrade dapet trio Mbeumo-Sesko-Cunha.
Tapi, kiper ini masih PR. Ogah dong kalo lanjut mainin Andre Onana yg udah kebobolan hampir 150 kali di 2 musim. Bayindir juga gak bisa diandelin. Makanya, United wajib datengin kiper baru.
Waktu itu sisa 2 nama di list. Pertama tentu si Emi Martinez yg udah PL proven, serial winner, dan emang niat pindah dr Villa.
Kedua, kiper yg baru semusim ngerasain jd starter di Liga Belgia dan 10 tahun lebih muda dr Emi: Senne Lammens.
Datengin Emi jelas terkesan lebih ‘aman’ krn pengalaman kerja & mental udah kebentuk. Cuma, personality dia dianggep bisa nambah masalah.
Udah gitu, United juga keinget sm ‘Project 150’ mereka yg bbrp kali diomongin Omar Berrada. Apa tuh? Project buat bisa juara EPL di perayaan 150 tahun berdirinya klub, alias musim 2027/28 nanti.
Emi emang bisa jadi quick fix alias tambalan praktis, tapi Lammens bisa lebih lama di klub. Dia juga menuhin semua kriteria United yg udah ngulik kelemahan Onana: bisa klaim bola crossing, shot-stopping, dan gak bikin kesalahan yg berujung rebound buat lawan. Jadi kiper yg proper deh intinya. No-nonsense.
Akhirnya United yakin buat bayar €21juta ke Royal Antwerp, minta Lammens naik private jet ke Manchester, dan langsung tandatangan kontrak sblm deadline.
Hasilnya? Liat sendiri posisi United di klasemen musim 2025/26 dan postingan United yg gue QRT ini.
Lammens itu bukan speculative buy, tapi calculated risk. Congrats, my goalie!
Perlu diketahui bahwa Carrick datang ke Manchester United bukan tanpa saingan.
Ole Gunnar Solskjaer juga berbicara dengan manajemen MU soal kekosongan itu.
Tapi Carrick dipilih karena dia lebih hands-on, lebih siap, dan punya visi yang lebih konkret.
Laga pertamanya langsung derby melawan Manchester City, melawan seorang Pep Guardiola yang merupakan pelatih kawakan ternama di kalangan Sepakbola Eropa.
Menang, lalu menang lagi lawan Arsenal 3-2 di Emirates.
Lalu menang lagi dalam 4 laga pertamanya, dan total MU meraih 12 kemenangan dan 3 hasil imbang dan 2 kekalahan.
Di balik kebangkitan itu, ada dua sosok yang tidak banyak disebut namanya.
Steve Holland yang sudah di ringkas dengan baik oleh mutual saya pada quoted tweet ini.
Holland benar-benar membawa struktur dan detail taktis yang berbeda dari apapun yang pernah ada di Carrington dalam beberapa tahun terakhir.
Kemudian ada nama Jonny Evans, mantan bek MU yang sudah 241 kali bermain untuk klub, bergabung sebagai bagian dari staf.
Bukan nama besar di dunia kepelatihan, tapi pemain yang tahu persis apa yang dibutuhkan ruang ganti MU secara emosional dan kultural.
Tapi pemain yang paling menggambarkan dampak Carrick adalah Benjamin Sesko.
Di bawah Amorim, Sesko mencetak dua gol dari 20 laga.
Di bawah Carrick, tujuh gol dari 13 laga bersama pelatih baru Carrick.
🗣️ : "Kamu bisa lihat bagaimana kami bekerja keras untuk satu sama lain tanpa bola. Work rate kami jelas berbeda sekarang. Semua orang on point dan menutup ruang masing-masing."
Tapi karena Carrick memberinya kepercayaan dan kebebasan yang tidak pernah dia rasakan di bawah Amorim.
Begitupun dengan Mbuemo, Cunha, Lammens maupun Dorgu.
Mereka dijadikan sebagai pemain kunci yang menbawa aura berbeda di bawah dua pelatih yang berbeda.
Di akhir musim ini, MU finis ketiga di Premier League.
- Double lawan Liverpool untuk pertama kali dalam satu dekade
- Menang di Emirates.
- Menang di derby.
- Juara paruh musim
- Dan lolos ke Liga Champions untuk pertama kali sejak 2023.
Empat bulan melaju dengan pesat dari posisi 7 ke posisi 3.
Bisa dipastikan musim depan posisi Manchester United masih menjadi Challenger.
Arteta memiliki semua yang tidak dimiliki Carrick.
Karena Carrick hanya membangun lewat puing-puing yang ditinggalkan pelatih sebelumnya.
Dan semoga saja, Carrick tidak bernasib naas seperti Arne Slot di Liverpool. Semoga...
MICHAEL CARRICK. 🏴
Januari 2020. MU lagi dalam kondisi yang susah dideskripsikan.
Lini tengah diisi Fred, McTominay, Matic, Andreas Pereira. Pogba. Dari nama-nama tadi, praktis hanya Pogba yang di level world-class. Matic sudah habis, McTominay terlau inkonsisten, Fred juga, Pereira apalagi. Kreatifitas tim hampir nol. Solskjaer butuh sesuatu, dan dia memutuskan untuk mendatangkan seorang gelandang dari Liga Portugal.
Reaksi publik? Skeptis. Wajar.
Datang dari Sporting CP, liga yang bukan benchmark kualitas Eropa. Badannya krempeng, bukan tipikal gelandang Premier League yang kekar dan bisa survive di intensitas liga Inggris. Belum pernah sekalipun proven di level ini.
Tapi dari menit pertama dia injak lapangan Old Trafford, ia langsung kasi instant impact ke dalam tim. Ia langsung keliatan beda mulai dari cara dia membaca permainan, cara dia bikin orang lain terlihat lebih baik, cara dia selalu ada di momen yang paling penting.
Enam musim berlalu. Manajer silih berganti. Tim naik turun, hancur, rebuild, hancur lagi. Sementara Bruno tetap ada. Week in, week out.
Dan musim ini, di tengah MU yang masih dalam transisi, dia diam-diam nulis namanya di buku sejarah Premier League.
21 assist dalam satu musim. Henry cetak 20 di 2002/03, setahun sebelum Arsenal Invincibles. De Bruyne cetak 20 di 2019/20 dengan mesin City yang hampir sempurna di belakangnya.
Bruno melakukannya dengan absen di 3 laga, dan dengan tim yang masih cari bentuk terbaik mereka. Dari gelandang Liga Portugal yang diragukan, jadi pemegang rekor assist terbanyak dalam satu musim sepanjang sejarah Premier League.
Enam tahun. Tujuh manajer. Satu nama yang selalu ada di tengah semua kekacauan itu. Bruno Miguel Borges Fernandes! 👏👑
#utdfocusid #mufc
Indonesia gak jadi punya EV sendiri karena pas proses riset & buat mobil listrik baru mulai, tim riset & inovator dijeblosin ke penjara 10 tahun dijerat kasus korupsi dgn alasan “MOBIL LISTRIK MEREKA GAK LOLOS UJI EMISI”
Sinting, mobil listrik gak ada knalpot, uji emisi apaan?
Bisnis ini ud ada di Indonesia, persis yg di ceritain sm koko2 di Surabaya wkt awal2 gua pindah kesana. Dia tinggal di Gunawangsa Tidar, dan kerjaannya handle properti (khususnya apart) utk dikelola kayak gini.
Sebulannya sih (ngaku) bs dapet 40jt - 50jt bersih.
Pernah iseng kepo sama selisih angka atas dan bawah saat cek tensi nggak?
Misal nih, tensimu ketahuan 130/100 mmHg. Selisihnya kan 30 mmHg, apa makna dari angka selisih tsb? Normal gak?
Banyak yg belum tau krn emg jarang disebut2 saat menganalisis hasil tensi. Kita bahas yok!
Sold Garnacho
Sold Antony
Loan Rashford
Loan Sancho
Sold Hojlund
Sold Onana
Sign Cunha
Sign Mbeumo
Sign Sesko
Sign Lammens
Unlocked Amad
Called out the BOARD
Removed player power
Thank You Sir Ruben 👏🏾🇵🇹
Arsenal merawatnya selama 8 tahun.
Membayar gajinya saat cedera, memperpanjang kontraknya berkali-kali, bahkan memberinya ban kapten.
Lalu suatu hari, dia mengetik sebuah surat di websitenya sendiri.
Isinya singkat, dia tidak menyebut nama klub tujuannya, tidak pula menyebut angka transfer.
Dia menyebut satu kalimat yang cukup untuk membuat seluruh Emirates Stadium kacau di malam itu.
ROBIN VAN PERSIE...THE FLYING DUTCHMAN...✍️
🗣️ : "Setelah mempertimbangkan segalanya, aku telah memutuskan untuk tidak memperpanjang kontrakku."
Gooners langsung menyebutnya pengkhianat. Beberapa bahkan membakar jersey nomor 10-nya di depan Emirates.
Tapi di balik semua itu ada satu fakta yang tidak bisa dibantah.
Delapan tahun di Arsenal, dia hanya mengangkat satu trofi FA Cup 2005.
Delapan tahun dibawah Wenger, melewati tujuh musim tanpa gelar liga, melewati cedera demi cedera yang menghabiskan lebih dari 70 laga kariernya.
Di usia 29, dengan satu musim tersisa di kontraknya, RvP memutuskan cukup.
Ferguson hanya butuh satu telepon, uang £24 juta dan Van Persie tiba di Old Trafford sebagai pembelian paling kontroversial musim itu.
Setengah penduduk Inggris menghujatnya dan setengah lainnya menunggu apakah dia akan membuktikan dirinya.
Pada musim 2012/13 menjawab semua keraguan itu.
26 gol di Premier League, Golden Boot serta momen yang sampai hari ini masih diputar ulang jutaan kali di YouTube.
Momen ketika melawan Aston Villa di Villa Park 22 April 2013.
Wayne Rooney melambungkan bola panjang dari tengah lapangan. Van Persie berlari, mengukur lintasan bola, dan tanpa menunggu bola menyentuh tanah, dia melepaskan volley dengan kaki kiri dari sudut yang tidak bisa dijangkau Brad Guzan.
Bola masuk ke pojok atas gawang sebelum Brad Guzan sempat bergerak.
Komentator Martin Tyler hanya bisa berteriak, "OHHH, BRILLIANT! THAT IS SENSATIONAL"
Ferguson menyebutnya sebagai salah satu gol terbaik yang pernah dia saksikan langsung.
De Gea juga melakukan selebrasi melompat melihat gol brilliant dari van Persie.
Gol itu mengantarkan trofi liga Inggris pertama RvP di musim pertamanya. trofi yang tidak pernah dia dapatkan dalam 8 tahun sebelumnya.
Tapi ceritanya tidak berakhir indah di Old Trafford. Ferguson juga pensiun akhir musim itu.
Moyes datang, dan Van Persie perlahan menghilang. Cedera kembali menghantuinya.
Di musim 2014/15 dia hanya tampil 15 kali. Louis van Gaal meminjamkan kemudian menjualnya ke Fenerbahce seharga £4.1 juta di Juli 2015.
Pemain yang dibeli £24 juta, dijual seharga £4.1 juta tiga tahun kemudian.
Satu musim penuh keajaiban. Dua musim yang hilang ditelan cedera. Dan satu keputusan di 2012 yang sampai hari ini masih diperdebatkan di Emirates dan Old Trafford sekaligus.
ROBIN VAN PERSIE. 🇳🇱
AYO KITA BANTU!!!para orangtua korban terus kawal kasus daycare br3ngs*k ini, karena struktur yayasan orang2 kuat, jangan mau kalah sama orang-orang yang punya kuasa!!!
Ketua dewan pembina : rafid ihsan lubis (Hakim PN Tais Bengkulu)
Penasihat yayasan :cahyaningrum dewojati (Dosen UGM
Sekretaris yayasan : wong aliem LPDP di australia (menantu pegawai di MPR RI)
Dokter yayasan: ferayanti (dokter di sekitaran jogja)
Tadi malam banyak yang bingung. Jersey United kok tiba-tiba sponsornya beda? Udah putus kontrak kah dengan Snapdragon?
Jawabannya tidak ya guys. United bukan ganti sponsor. Snapdragon tetap sponsor utama United mengingat mereka punya kontrak senilai £300 juta hingga 2029 nanti. Tapi dalam kontrak mereka, ada klausul khusus: Qualcomm selaku induk Snapdragon diperbolehkan "meminjamkan" slot jersey ke organisasi amal pilihannya sebanyak dua kali per musim.
Tahun ini mereka pilih (RED). Fyi aja bahwa (RED) adalah organisasi yang didirikan pada tahun 2006 oleh dua tokoh besar, yang pertama ada Bono, vokalis band rock legendaris U2 asal Irlandia, pemenang 22 Grammy Awards dan aktivis sosial yang selama puluhan tahun berjuang melawan kemiskinan dan AIDS di Afrika.
Kemudian partnernya adalah Bobby Shriver, aktivis dan pengacara Amerika, keponakan Presiden John F. Kennedy, yang sejak lama berdedikasi untuk isu kemanusiaan global.
Keduanya mendirikan (RED) karena kecewa melihat minimnya dana dari sektor swasta untuk melawan HIV/AIDS, TBC dan Malaria di Afrika. Misi (RED) adalah mengubah kekuatan konsumsi dan bisnis global menjadi senjata melawan penyakit mematikan. Sampai hari ini, (RED) sudah berhasil menggalang lebih dari $800 juta untuk Global Fund, dan membantu lebih dari 350 juta orang di seluruh dunia.
Nah untuk jersey yang dipakai pemain vs Brentford semalam itu akan dilelang lewat MatchWornShirt, yang dimana 100% hasilnya akan disumbangkan ke Global Fund. Dan Bill & Melinda Gates Foundation akan matching setiap donasi dari penjualan jersey edisi terbatas ini.
Ini sudah tahun kedua berturut-turut United melakukannya. Musim lalu vs West Ham, musim ini vs Brentford.
Miliaran fans United tadi malam jadi bagian dari sesuatu yang lebih besar dari sekedar 3 poin. Football is not just a game.
#utdfocusid
Orang masih nganggep QRIS itu cuma buat beli es teh.
Tapi ini sistem pembayaran buatan Indonesia yang sekarang diterima di China. Bukan sebaliknya. Bukan Alipay yang masuk Indo tp kebalik QRIS yang masuk China.
Lo harus paham betapa langka ini. Negara berkembang biasanya jadi market, bukan jadi infrastructure. Kali ini Indo yang export teknologinya.
Dan ini baru payment. Kalau QRIS bisa jadi standar cross-border di Asia Tenggara, lo lagi ngeliat awal dari Indonesia jadi fintech hub beneran, bukan cuma jadi user-nya doang. Bangga!
Mbeumo: Ruben Amorim changed Manchester United.
Cunha: Amorim made us play this way.
Bruno Fernandes: Amorim improved us a lot in ball retention.
Pep: Amorim was this close if only he had beaten Wolves, Burnley and Everton, he would be competing with Arsenal.
I’ve watched and played football for so many years, so when I speak on certain things, I know I’m 90% correct.
Amorim did a lot for this team not even to mention how teams used to play us off the pitch in possession. It was so bad to watch us play.
We couldn’t even keep the ball for 30 seconds back then. The discipline he showed to these players no more player power.
He managed to sell so many deadwood players and could have done even more.
And now Carrick is just handling the easier footballing part.
80 Tahun Indonesia merdeka, selama itu punya menteri kesehatan selalu dokter tapi baru punya gebrakan besar setelah menkesnya lulusan Teknik.
Harusnya jadi evaluasi dan muhasabah dokter-dokter sih wkwkwk.
Btw ini cerdas banget komunikasinya pake analogi nilai A-D.
Sewaktu nge-tag BNI, status saya akhirnya direspon oleh BNI lewat akun resminya.
BNI bilang mereka "juga pihak yang terdampak" dalam kasus Rp28 miliar dana umat Paroki Aek Nabara. Secara teknis benar. Tapi kan ada jurang besar antara "terdampak" dan "bertanggung jawab".
Apakah mereka sedang coba menyamarkan dua kata itu jadi satu?
BNI memang keluar Rp7 miliar talangan pada 26 Maret 2026. Reputasi mereka tergerus di mana-mana (lihat saja di X). OJK dan BI sedang mengawasi ketat, dan bisa saja ada sanksi kalau terbukti lalai awasi internal.
Secara bisnis, ya, mereka rugi.
Tapi "terdampak" bukan sinonim "korban", bukan?
Benarkah klaim BNI, yaitu "ada oknum di luar sistem resmi"?
1. Andi Hakim Febriansyah bukan tukang sapu. Dia Kepala Kantor Kas BNI Unit Aek Nabara resmi.
2. Selama 7 tahun (2019 sampai 2026), dia memakai fasilitas resmi BNI sepenuhnya: layanan pick-up service untuk jemput uang, bilyet deposito BNI, rekening koran BNI, seragam, kartu identitas pegawai.
3. Suster Natalia dan pengurus Credit Union tidak menyerahkan uang ke "Andi pribadi". Mereka menyerahkannya ke BNI sebagai institusi, lewat mekanisme yang BNI sendiri sediakan.
4. Semua data transaksi tercatat di sistem BNI. Tapi yang lucu, BNI justru meminta CU menyediakan "bukti pendukung" berulang kali. Padahal catatannya ada di server mereka sendiri.
Kalau seorang pegawai bank memakai jabatan, fasilitas, dan dokumen resmi bank untuk menipu 1.900 umat selama 7 tahun tanpa terdeteksi audit internal, itu bukan "oknum di luar sistem".
Itu namanya kegagalan sistem!
Secara hukum, ada prinsip tanggung gugat pengganti (Grok bilang, istilah ini disebut: vicarious liability). Bank wajib bertanggung jawab atas tindakan pegawainya yang dilakukan dalam kapasitas jabatan.
Ini bukan opini saya, Gais. Ini ada di UU No. 10/1998 tentang Perbankan dan POJK tentang perlindungan nasabah.
Di satu sisi, BNI adalah Bank BUMN, dengan aset triliunan rupiah, punya tim hukum dan tim humas korporat yang sibuk membangun narasi "kami juga korban".
Di sisi lain, ada 1.900 umat Paroki Aek Nabara. Mayoritas dari mereka adalah petani dan buruh kecil. Mereka menabung selama lebih dari 40 tahun, rupiah demi rupiah, untuk biaya sekolah anak, dan biaya sakit.
Rencana masa depan yang sederhana, bukan?
Jawaban BNI sah secara korporat. Strategi "oknum dan tunggu dokumen" itu klasik. Tapi dari sisi keadilan, ini sangat miskin empati. Uang itu tabungan umat kecil yang dikumpulkan selama 40 tahun, bukan duit korporasi yang bisa dihitung ulang di pembukuan kuartal berikutnya.
Kalau setiap kali ada pegawai berulah, jawaban resmi bank selalu "itu oknum, bukan kami", lalu kepada siapa nasabah harus percaya?
Besok saya mau menutup rekening saya. Kalau masih antre, ya, saya tarik semua uang saya dari sana.
Kalian sendiri gimana baca sikap BNI sejauh ini?
Mulai 1 November 2026, skema tourist tax exemption di Jepang yang semula "in-store based" berubah jadi "refund based" alias lu bayar full harga include tax di toko, baru nanti claim refund di bandara.
Kenapa diubah? Karena banyak tourist nakal yang manfaatin loophole aturan kayak contoh twit viral di bawah.
Kalo lu ke shinjuku, akihabara, atau daerah perbelanjaan tokyo, bakal sering nemu orang2 di gang yg sibuk liat HP + bawa shopping bag, biasanya dari negara tertentu.
Banyak yg nyebut mereka Chinese reseller.
Skemanya jadiin tourist jadi Proxy Reseller biar dapet tax-free Jepang.
Cara kerjanya:
>Tourist (punya passport) belanja di store yg tax-free (hemat 10% consumption tax)
>langsung serahin barang ke reseller
>Reseller bayar margin ke tourist
>Tourist dapet uang saku, reseller dapet barang murah.
Di sini, disebutnya 代購 (Daigou).
Masalahnya:
>Tax-free cuma boleh buat personal use tourist & harus dibawa keluar Jepang.
>Kalau diserahin & dijual di Jepang = pelanggaran (coba baca lagi konsep consumption tax dan daerah pabean)
Dari aksi nakal turis ini, Jepang rugi miliaran yen pajak tiap tahun.
Makanya mulai 1 November 2026, sistem diganti Refund Method:
Tourist bayar dulu FULL price + 10% tax, baru refund di airport setelah customs cek barang beneran dibawa keluar.
Satu lagi contoh nyata, karena nakal sebagian, jadi repot semuanya.
Guys, ini gilaa sihh
Suster Natalia.
Perempuan yang tidak menikah.
Tidak punya harta pribadi.
Mengabdikan seluruh hidupnya untuk gereja dan umatnya di Labuhanbatu, Sumatera Utara.
Dan sekarang dia harus menanggung beban Rp28 miliar yang raib bukan uangnya sendiri
tapi uang 1.900 jiwa umat yang dia jaga amanahnya.
bahkan dia bilang
ke teman dia yang suster juga
dia akan masuk penjara.
dia cerita
Setiap kali ketemu umat yang sederhana itu,
saya selalu katakan:
mari, masa depan anak-anakmu melalui menabung.
Tapi sekarang masa depan mereka itu hancur di tangan saya.
Kronologi yang perlu semua orang pahami:
Credit Union Paroki Aek Nabara koperasi simpan pinjam di bawah naungan gereja sudah berjalan 45 tahun tanpa masalah.
Umat menabung perak demi perak.
Untuk sekolah anak.
Untuk biaya sakit.
Untuk masa depan.
Total yang terkumpul dan ditempatkan di deposito: Rp28 miliar lebih dari 1.900 anggota.
Di 2019 Andi Hakim Febriansyah
Kepala Kas BNI Unit Aek Nabara
mendatangi pengurus CU.
Menawarkan produk bernama BNI Deposito Investment
dengan bunga 8% per tahun.
Lebih tinggi dari deposito biasa.
Pengurus percaya.
Karena siapa yang tidak percaya kepada kepala kas bank negara yang datang dengan seragam resmi, ID card BNI, dan pick-up service resmi yang sudah berjalan sejak 2015?
Tujuh tahun berjalan.
Bunga masuk rutin setiap bulan.
Tidak ada masalah.
Sampai Desember 2025 dan semuanya mulai runtuh:
CU mengajukan pencairan Rp10 miliar untuk pinjaman ke anggota.
Bertahap minta Rp2 miliar dulu.
Januari 2026 tidak cair.
Februari 2026 tidak cair.
5 Februari Suster Natalia panggil Andi.
Andi bilang besok.
Besok tidak cair.
Andi minta semua bilyet deposito untuk pembaruan. Suster menyerahkan semuanya karena percaya.
Sore hari Andi sudah di jalan ke Medan katanya cuti.
Lalu 23 Februari bukan Andi yang datang.
Tapi kepala kas baru.
Dengan kalimat yang mengubah segalanya:
Per hari ini saudara Andi Hakim Febriansyah bukan pegawai BNI lagi.
Dan produk yang ditawarkan itu bukan produk BNI.
Suster Natalia pingsan lima menit.
Yang lebih ngeri dari hilangnya uang itu:
Bilyet deposito yang dipegang Andi dibakar. Sengaja. Supaya tidak ada barang bukti.
Tapi Andi salah hitung.
Satu bilyet tersimpan di tangan pastor lain yang kebetulan tidak ada di tempat saat pengambilan.
Satu bilyet itu yang menjadi bukti bahwa semua ini nyata.
Andi sudah menyiapkan skenario dari jauh hari. Tanggal 23 Februari itu hari yang sama dia ambil semua bilyet dia sudah mengajukan pengunduran diri. Dan dua hari kemudian dia terbang ke luar negeri bersama istrinya lewat Bali ke Australia, lalu ke New Zealand.
Sambil cuti dia masih angkat telepon Suster Natalia. Masih bilang "aman, Suster."
Masih janjikan pencairan.
Setelah red notice diterbitkan oleh Interpol dan Australian Federal Police Andi kembali ke Indonesia 30 Maret 2026 dan ditangkap di Kualanamu.
Di dalam pemeriksaan dia mengakui semua perbuatannya.
Uangnya?
Dipakai untuk sport center, kafe, mini zoo, tanah, dan berbagai aset yang kini sedang dilacak dalam proses TPPU.
Dan sekarang masuk ke bagian yang paling mengkhawatirkan:
BNI melakukan verifikasi internal sendiri.
Tanpa transparansi.
Tanpa melibatkan korban dalam proses.
Hasilnya: BNI bersedia mengganti Rp7 miliar.
Dari Rp28 miliar lebih.
Dan pada 26 Maret 2026 tanpa persetujuan CU-PAN BNI mentransfer Rp7 miliar itu ke rekening korban secara sepihak.
Seolah dengan mentransfer itu kasus selesai.
Kuasa hukum CU-PAN dari Gani Djemat & Partners menolak keras.
Karena:
Berdasarkan prinsip Vicarious Liability perusahaan bertanggung jawab atas tindakan pegawai yang dilakukan dalam kapasitas jabatannya.
Andi beroperasi dengan ID card BNI, jabatan BNI, fasilitas pick-up service BNI, dan atas nama BNI selama tujuh tahun.
Ini bukan tindakan pribadi yang kebetulan dilakukan oleh orang yang bekerja di BNI. Ini tindakan yang bisa terjadi karena dia adalah BNI di mata korban.
POJK Nomor 22 Tahun 2023 Pasal 10 ayat 1 juga menegaskan: pelaku usaha jasa keuangan wajib bertanggung jawab atas kerugian konsumen akibat kesalahan pegawainya.
Tidak ada klausul kecuali kalau pegawainya nakal.
Dan respons BNI yang paling menyakitkan menurut korban:
Enam kali mediasi.
Satu kali aksi damai.
Sepanjang itu tidak satu pun pejabat BNI dari kantor cabang atau wilayah yang mengucapkan kata "maaf" atau kami prihatin kepada korban.
Yang datang dari pihak BNI hanya satu permintaan berulang: Berikan kami bukti pendukung.
Padahal semua data transaksi ada di sistem BNI sendiri.
Semua perpindahan uang dari kas lancar ke rekening Andi tercatat di rekening koran BNI.
Bukan di tangan korban.
Baru Wakil Menteri BUMN yang mengundang korban dan itulah pertama kalinya ada pejabat yang mengucapkan kata permohonan maaf dan rasa prihatin.
Satu hal yang tidak bisa diabaikan:
Suster Natalia sekarang punya utang pribadi ke beberapa orang.
Karena ada anggota CU yang butuh uang untuk berobat yang tidak bisa dia biarkan meninggal di rumah sakit sementara dana CU tidak bisa diakses.
Dia yang tidak punya harta pribadi meminjam uang untuk membayar tagihan rumah sakit umatnya.
"Saya tidak bisa biarkan umat meninggal di rumah sakit, Pak."
BNI adalah bank BUMN.
Bank milik negara.
Diawasi oleh OJK.
Dijamin kepercayaannya oleh nama negara Indonesia.
Dan di bawah namanya selama tujuh tahun seorang kepala kas menjalankan skema penipuan yang menyedot uang 1.900 jiwa umat gereja yang menabung perak demi perak untuk masa depan anak-anak mereka.
BNI tidak bisa menyebut ini hanya masalah oknum lalu cuci tangan dengan transfer Rp7 miliar yang tidak transparan prosesnya.
Karena korban bukan menyimpan uang kepada Andi Hakim.
Korban menyimpan uang kepada BNI.
Dan BNI harus mengembalikannya penuh tanpa pengecualian.
Kalau tidak ini bukan hanya kasus kriminal biasa.
Ini adalah konfirmasi bahwa di negeri ini orang miskin yang menabung untuk masa depan anaknya bisa kehilangan segalanya karena sistem yang seharusnya melindungi mereka justru membiarkan hal ini terjadi selama tujuh tahun.