๐ฎ๐ฉ Detik detik moment anak Krakatau erupsi, ga kebayang gimana dulu Krakatau meletus ๐ญ๐
Batasi kegiatan diluar untuk hari ini ya, jangan lupa masker. Stay safeโผ๏ธ
Saat ini, situasi di Timur Tengah semakin berbahaya. Jika Perang Iran-Israel menjadi โout of controlโ, dunia benar-benar di ambang malapetaka.
Masa depan dunia, dari sisi perdamaian dan keamanan, ke depan ini akan ditentukan oleh lima orang kuat (strong men). Yang pertama dan kedua adalah Benjamin Netanyahu dan Ali Khamenei. Sedangkan yang ketiga, keempat dan kelima (yang lebih kuat lagi) adalah Donald Trump, Vladimir Putin dan Xi Jinping.
Semoga kelima pemimpin tersebut oleh Tuhan diberikan kearifan jiwa dan kejernihan pikiran dalam mengambil keputusan dan tindakan. Jangan ada salah keputusan dan โmiscalculationโ (salah hitung). Kalau gegabah dan salah, akan menimbulkan kematian dan kehancuran yang dahsyat di banyak bangsa dan negara.
Sejarah mencatat, banyak peperangan yang berangkat dari ego dan ambisi para pemegang kekuasaan (power holders). Dari abad ke abad, selalu ada โwarlike leadersโ (pemimpin yang sangat gemar berperang). Padahal, sejatinya manusia sedunia lebih mencintai kedamaian dan perdamaian.
Perang besar, apalagi Perang Dunia ke-3, masih bisa dicegah. Harus bisa dicegah. Waktu dan jalan masih ada. *SBY*
Trading Halt dan Potensi Lengsernya Prabowo
18 Maret 2025 menjadi hari yang mungkin akan dicatat sebagai sejarah bagi banyak orang di Indonesia, khususnya pelaku saham. Pada pukul 11:19 WIB, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ambruk lebih dari 5%, turun 325,03 poin ke angka 6.146,91. Atas anjloknya harga saham, BEI harus menghentikan perdagangan sementara (trading halt), sesuatu yang terakhir kali terjadi saat pandemi COVID-19 melanda di Maret 2020.
Bayangkan, pasar saham yang biasanya ramai tiba-tiba โdiamโ karena semua panik. Namun, fenomena ini bukan hanya tentang saham atau uang di dompet para investor. Fenomena yang terjadi hari ini, berkaitan dengan cerita tentang hidup kita sehari-hari. Misalnya, harga beras yang naik, pekerjaan yang goyah, sampai harapan yang mulai pudar. Nah yang menjadi pertanyaan, โApa yang sebenarnya terjadi di pasar saham?โ.
Kalian bisa membayangkan kalau IHSG diibaratkan seperti termometer yang mengukur kesehatan ekonomi kita, dari akhir 2024 di angka 7.163, sekarang menjadi 6.146, turun lebih dari 11% dalam tiga bulan. Investor asing kabur membawa Rp 24 triliun, termasuk Rp 3,47 triliun sehari setelah Danantara diresmikan tanggal 24 Februari 2025. Trading halt diibaratkan sebagai tombol darurat yang ditekan oleh BEI, karena semua orang buru-buru menjual saham mereka.
Apa sih yang menyebabkan BEI menekan tombol darurat? Di dalam negeri, menurut saya terdapat tiga โbiang kerokโ: (1) Danantara, (2) pemotongan APBN, dan (3) RUU TNI. Sedangkan di luar negeri, tarif baru dari United State, perang Rusia-Ukraina, serta ekonomi US yang sedang sakit, membuat suasana tambah runyam. In my humble opinion, fenomena yang terjadi ini bukan hanya tentang angka, tetapi tentang kepercayaan yang ambruk.
-Sebuah Esai-
Ternyata, bapak Sunhaji berjualan es teh karena mengalami cedera PATAH TULANG tangan saat kerja di pemotongan kayu
Akhirnya, pak Sun memilih berjualan es untuk menafkahi istri dan dua orang anaknya yang masih SD dan SMP. Pak Sun dan keluarga tinggal dirumah mertua
Saat Miftah ngatain pak sun dengan kata GOBLOK, ternyata dagangan Pak Sun baru laku beberapa cup. Sehingga harus memaksimalkan penjualan es teh utk menghidupi keluarga
Tega lo Miftah ๐ญ