Kamu pernah kepikiran sesuatu yang nggak mau pergi dari kepala?
700 tahun lalu, Ibnu Qayyim sudah nulis kenapa itu terjadi dan bagaimana cara ngusirnya..
Yang paling bikin merinding semua ini ditulis ulama yang hidup jauh sebelum kata "Anxiety atau Overthinking" diciptakan.
~ galangwk
Hari ini dalam sejarah, 20 Maret 1602, Verenigde Oostindie Compagnie (VOC) atau Kongsi Dagang Hindia Timur didirikan hasil penggabungan enam perusahaan dagang Belanda. Penggabungan ini mengakhiri persaingan di antara perusahaan-perusahaan dagang Belanda dan membuat Belanda lebih siap menghadapi persaingan melawan Inggris, Portugis, dan Spanyol.
VOC dipimpin oleh suatu dewan pengelola atau pengurus yang terdiri dari 17 utusan dari enam kamar dagang yang disebut Heeren XVII atau Heeren Zeventien (Dewan Tujuh Belas).
Kerajaan Belanda memberikan hak-hak istimewa (octrooi) kepada VOC, yaitu monopoli perdagangan, memiliki mata uang, mewakili pemerintah Belanda di Asia, mengadakan pemerintahan sendiri, mengadakan perjanjian dengan penguasa-penguasa lokal, menjalankan kekuasaan kehakiman, memungut pajak, memiliki angkatan perang, dan menyatakan perang. Oleh karena itu, VOC sering disebut sebagai negara dalam negara.
Dari semua wilayah operasi VOC, wilayah Hindia Timur (Nusantara, kini Indonesia) yang terluas dan menjadi wilayah terpenting di Asia. Seluruh kantor VOC di Asia (dan Tanjung Harapan) tunduk pada gubernur jenderal VOC di Batavia.
VOC dianggap sebagai perusahaan multinasional pertama di dunia. Dari Batavia, Kompeni dagang ini melebarkan sayap ke berbagai penjuru dengan berbagai intrik politik dan tarik ulur dalam menghadapi penguasa-penguasa lokal di wilayah Nusantara.
Campur tangan VOC dalam politik kerajaan-kerajaan di Nusantara hampir semua kasus karena undangan (invited colonialism) mereka yang sedang mengalami masalah pemberontakan atau suksesi. Setiap kali campur tangan, kontrak atau perjanjian politik yang menguntungkan VOC ditandatangani. Selama dua ratus tahun VOC di Nusantara telah ditandatangani tidak kurang seribu perjanjian.
Setelah beroperasi hampir dua abad, VOC dibubarkan karena korupsi, perdagangan gelap, dan biaya perang yang sangat besar. Korupsi dianggap sebagai penyebab utama sehingga VOC diplesetkan menjadi Vergaan Onder Corruptie (Runtuh Lantaran Korupsi).*
🔗https://t.co/jXD82kUsem
📷Lukisan kapal VOC karya Abraham Storck. (Museum Amsterdam).
Dengan menyebut asma Allah yang maha pemurah lagi maha pernyayang
Syekh Ibn Athailllah r.a. menuturkan, "Orang berakal itu dikenali dari tiga hal:
(1) kemampuan mengendalikan diri di saat datang hawa nafsu;
(2) kemampuannya mengen-dalikan diri di saat marah;
Robertus Robet & Todung Mulya Lubis
POLITIK HUKUMAN MATI DI INDONESIA
Tangerang Selatan: Marjin Kiri & Perhimpunan Pendidikan Demokrasi, 2016
Unduh : https://t.co/tl09ihEWBp
#catatannusantara
Hamzah Sahari (71), seorang ayah asal Kota Gorontalo, terus mencari keberadaan putri sulungnya, Siti Sahida Sahari (28), yang dilaporkan hilang sejak September 2025. Siti terakhir diketahui bekerja di salah satu gerai makanan cepat saji di Kota Makassar, Sulawesi Selatan.
Setelah enam bulan hilang kontak, pada Minggu (8/3) Hamzah terbang ke Makassar untuk mencari sang anak. Namun Siti tidak ditemukan di tempat kerjanya. Ketika mencoba melaporkan kehilangan tersebut ke Polsek Panakkukang, laporannya juga tidak diterima karena Siti dianggap sudah dewasa dan tidak mengalami gangguan mental.
"Saya disuruh buat selebaran foto dan tulis orang hilang, lalu ditempel atau disebarluaskan."
Hamzah mengikuti saran tersebut dengan membuat selebaran dan menyebarkan informasi di media sosial. Siti merupakan anak pertama dari dua bersaudara dan lulusan sarjana keperawatan. Ia merantau ke Makassar setelah diterima bekerja di sebuah gerai makanan cepat saji dan sempat menduduki posisi manajer setelah mengikuti proses pelatihan.
Komunikasi dengan keluarga awalnya berjalan lancar, namun mulai terganggu setelah Siti bercerita ada seorang pria yang ingin melamarnya. Sejak September 2025, nomor teleponnya tidak lagi aktif dan keberadaannya tidak diketahui.
"Saya cuma ingin tahu anak saya di mana. Kalau dia baik-baik saja, saya ingin dengar langsung. Saya sudah tua, hanya ingin memastikan anak saya selamat."
📸: Dok. Istimewa, Shutterstock/Ilustrasi.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | videonews | R169 | R335 | E164 | V368
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Karena luka Andrie disebabkan oleh kejahatan, maka BPJS tidak dapat menanggung pengobatannya.
Ikatan Alumni STIH Jentera (almamater beliau) menggalang dana untuk mendukung perawatan Andrie dan juga mendukung keluarga Andrie.
Informasi donasi ada pada poster ini🙏🙏🙏
Hari ini dalam sejarah, 15 Maret 1946, Tan Malaka menulis pengantar untuk bukunya, Madilog (Materialisme Dialektika Logika), berjudul "Sejarah Madilog" di Lembah Bengawan Solo.
Dalam pengantarnya, Tan Malaka menyebut Madilog mulai ditulis pada 15 Juli 1942 (ketika dia tinggal di pondokan di Rawajati, dekat pabrik sepatu di Kalibata, Cililitan, Jakarta) sampai 30 Maret 1943 (berhenti 15 hari), selama 720 jam, kira-kira 3 jam sehari.
Tan Malaka membawa naskah Madilog ke Bayah, Banten Selatan, tempatnya bekerja di tambang batu bara; ikut pergi mengantarkan romusa ke Jawa Tengah; ikut ditangkap bersama pengarangnya di Surabaya gara-gara Tan Malaka palsu; bahkan hampir saja hilang.
Setelah tiga tahun naskah Madilog rampung, Tan Malaka menulis pengantar untuk buku ini. Namun, dia tidak bisa menyaksikan mahakaryanya itu terbit karena mati dibunuh tentara pada 21 Februari 1949. Madilog baru terbit pada 1951 oleh Penerbit Widjaya di Jakarta. Belakangan ini Madilog diterbitkan ulang dan menjadi buku bestseller sehingga membuat Tan Malaka dikenal oleh generasi baru.*
🔗https://t.co/NcsXlShizw
Izin memberikan info mengenai pertolongan pertama bila terkena air keras.
Air keras itu kalau terkena tubuh termasuk ke dalam acid and chemical burn. Beberapa hal yang dapat kita lakukan antara lain:
- Lepaskan semua pakaian atau benda yang terkena zat kimia tersebut, bila memungkinkan
- Singkirkan bila ada zat kimia kering dari kulit
- Berikan air yang banyak atau air mengalir ke area yang terkena zat kimia selama 1 jam terus menerus
- JANGAN berikan apapun, termasuk krim atau zat kimia lain, ke area tubuh yang terkena air keras
-Segera bawa ke RS terdekat agar segera mendapatkan penanganan memadai
Semoga bermanfaat.
Sumber: NHS
"PEMBUNUHAN JATIBENING"
Ermanto Usman Sebelum di Temukan Meninggal Sempat ungkap 70% Arus Peti Kemas di Kuasai Asing.
Ermanto Usman (65) tewas dibunuh di rumahnya di Jatibening, Kota Bekasi. Ermanto merupakan pensiunan JICT dan dikenal sebagai aktivis pekerja pelabuhan.
Islamic Scholars and the development of Physics and Mathematics ▲
Mathematics and physics were greatly developed by ancient Islamic scholars and scientists during the Golden Age of Islam, which spanned from the 8th to the 13th century.
Al-Khwarizmi (c. 780-850): He is considered the father of algebra, a term derived from his book al-Kitab al-mukhtasar fi hisab al-jabr wa’l-muqabala (The Compendious Book on Calculation by Completion and Balancing). He also introduced the Arabic numerals and the decimal system to the Western world, and wrote influential works on astronomy, geography, and trigonometry.
Ibn al-Haytham (c. 965-1040): He is regarded as the father of modern optics, as he made significant contributions to the theory and practice of optics, vision, and light. He wrote the Kitab al-Manazir (Book of Optics), which was a landmark in the history of physics and psychology. He also studied the laws of reflection and refraction, the nature of colors, the structure of the eye, and the mechanism of vision. He also proposed the scientific method of experimentation and observation, and criticized Aristotle’s physics.
Omar Khayyam (c. 1048-1131): He was a renowned poet, mathematician, astronomer, and philosopher. He is best known for his Rubaiyat, a collection of quatrains that express his views on life, love, and fate. He also contributed to algebra, geometry, number theory, and binomial theorem. He also calculated the length of the solar year with remarkable accuracy, and devised a calendar reform that was more accurate than the Gregorian calendar.
Al-Biruni (c. 973-1048): He was a polymath who excelled in various fields of science, such as astronomy, mathematics, physics, geodesy, geography, geology, mineralogy, chemistry, pharmacology, anthropology, history, and linguistics. He wrote over 146 books on various topics, and is considered one of the greatest scholars of all time.
He measured the radius and circumference of the Earth using trigonometry, determined the specific gravity of various substances using hydrostatics, described the heliocentric model of the solar system, and studied the motion of planets and comets.
Al-Farabi (c. 872-950): He was a philosopher, logician, musician, and scientist who wrote influential works on metaphysics, ethics, political philosophy, cosmology, psychology, music theory, and logic. He synthesized the ideas of Plato and Aristotle with Islamic theology, and developed his own system of classification of sciences. He also studied sound waves and musical harmony, and invented several musical instruments.
These contributions from ancient Islamic scholars laid the groundwork for the advancement of physics and mathematics in the subsequent centuries. Their works were translated and disseminated in Europe during the Middle Ages, playing a crucial role in the Renaissance and the development of modern science and mathematics.
Viralkan agar Refpin mendapatkan keadilan!!
Jangan karena anggota DPRD bisa membeli hukum seenak jidat.🫵🏼
Seorang asisten rumah tangga (ART) bernama Refpin, menjadi tersangka karena diduga mencubit anak majikannya yang merupakan anggota DPRD Bengkulu.
Padahal di dalam rekaman CCTV tidak terlihat apa yang dituduhkan dan tidak ada satupun saksi yang melihat.
Sang majikan menawarkan penyelesaian kasus secara kekeluargaan dengan syarat Refpin mengakui apa yang dituduhkan.
Namun Refpin menolak karena dia merasa tidak melakukan kekerasan tersebut.
Manfaat Mengangkat Kaki ke Tembok (Legs Up the Wall)
Amalan mengangkat kaki ke tembok selama beberapa minit setiap hari memberikan pelbagai manfaat kepada kesihatan tubuh, antaranya: