Momen Presiden tidak mau baca teks pidato:
Saudara-saudara, ini pidato bagus sudah disiapkan.
Saya bacakan ini!
"..."
"..."
"..."
BOSEN NGGAK KAU DENGER KAYA GITU?
JANGANKAN KAU!
AKU PUN BOSEN!!!
Untuk Brand Miras Newport, kalian sudah kelewatan, membuat promosi hafal ayat Al-Qur'an ditukar sama Miras. Segera klarifikasi dan minta maaf. Ini sudah masuk ranah penistaan agama!
Ratusan ekor ikan budidaya di dalam kolam mati massal usai dikasih pakan nasi sisa. Pemilik kolam sebelumnya membeli nasi sisa program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebanyak 1,5 kuintal untuk menghemat biaya pakan. Namun, seluruh ikan justru mengapung tak bernyawa tidak lama setelah menyantap makanan
Siapa belum ngantuk? Ini ada video yang isinya trivia singkat perihal Kopdes Merah Putih dari Mba Diana Nurindrasari sama Mas Harkan. Kabarin ke kami yaa kalo kalian tercengang;)
These G1 Chinese robots do the laundry dance. Humans join in, in the background.
China is so far ahead in robot technology that the West will never catch up. China has most of the patents required to make robots perform human actions.
The majority of US GDP is based on Services, whereas China is inventing and making things.
Who took us down the wrong track
Indonesia kaya akan Nikel, Batubara, Emas, Minyak Bumi, Gas Alam, Uranium..... de el el
Tapi pemasukan terbesarnya dari
P A J A K
Hiduplah Indonesia Raya 🇮🇩
“Enough is enough”
Sangat dan teramat pantas Jika Tifa menyatakan bahwa “Perjuangan Dirinya Menguak Kebenaran Ijazah Jokowi Untuk Bangsa Ini Telah Selesai..!!”.
Tifa telah membuka mata seluruh masyarakat seantero dunia, bukan hanya untuk rakyat di negerinya sendiri.
Tifa menyerahkan seluruh hasil perjuangannya kepada bangsa ini. Darah, air mata, derita, teror, hingga ancaman terhadap keselamatan jiwa diri dan keluarganya pun telah ia lalui.
Kini terserah kepada rakyat, mau menyikapinya sebagai akhir tontonan, atau tuntutan kepada para bangsat dan badjingan di negeri ini.
Bahkan terserah juga bila ingin terus menjadikannya sesembahan bak Berhala Kusta Berbau Busuk.
Terserah…!!
Dalam hatinya, mungkin Tifa hanya membatin, jika 1998 dulu kalian bisa menghancurkan Jenderal Besar Soeharto, dengan kekuasaan Angkatan Bersenjatanya yg sangat kuat, harta kekayaannya yg sangat banyak, anak-anaknya yg dilindungi oligarki dan ormas yang sangat beringas, apakah kini kalian hanya berupa cecunguk kerdil yang mengkerut dihadap Penjahat Plonga-Plongo Kudisan, dengan anak-anak belernya yg pandir dan songong itu…?
Dulu dengan ganas dan biadabnya kalian bakar pusat perbelanjaan, gedung bisnis dan perniagaan, toko-toko, serta kantor-kantor pemerintahan seantero nusantara yang menjadi tempat mencari nafkah saudara dan kerabat kalian sendiri, apakah kini kalian bagai orang lumpuh penyakitan didepan Bunker Penyimpanan Emas dan Berlian yang dirampok dan digarong dari hak-hak anak cucu kalian sendiri…?
Ah, Tifa sudah benar, ‘enough is enough’, perjuangannya cukup sampai disini, selebihnya terserah kalian mau bagaimana. Karena siapa yg sesungguhnya pecundang atau pemenang, diri kalian sendirilah yg menentukan dan memutuskan.
Selamat berjuang untuk kalian.
Salam waras..✊