#Indonesia: We are following closely the spate of violence in the context of nationwide protests over parliamentary allowances, austerity measures, and alleged use of unnecessary or disproportionate force by security forces. We stress the importance of dialogue to address the public’s concerns.
The authorities must uphold the rights to peaceful assembly and freedom of expression while maintaining order, in line with international norms and standards, in relation to the policing of public assemblies. All security forces, including the military when deployed in a law enforcement capacity, must comply with the basic principles on the use of force and firearms by law enforcement officials.
We call for prompt, thorough, and transparent investigations into all alleged violations of international human rights law, including with respect to use of force.
It is also important that the media is permitted to report on events freely and independently.
➡️ https://t.co/kQoQOPwSRu
Berdasarkan data AWS terdekat di Sukaluyu (2-3 km dari UNISBA) yg dapat mewakili kondisi cuaca di UNISBA tampak pada sekitar 23.35 WIB, tak ada embusan angin kencang, kecepatan angin relatif kecil, serta arah angin dari utara/barat laut/timur laut.
Polisi lebih cepat menetapkan Tersangka Direktur Lokataru dibanding menetapkan Tersangka pelindas/pembunuh dari Brimob yg membuat Affan Kurniawan meninggal.
Sinting.
Tuh kan Inilah kalo presiden ga ngerti cara memadamkan situasi. Setelah iming-iming kenaikan pangkat ke aparat. Mereka makin bringas, makin brutal, dan beneran makin loyal ama Prabowo. Sekarang mereka sampe nyerang kampus biar dapet kenaikan jabatan. Tanggungjawab lu Wo!
Pada aksi 28 Agustus—1 September, 9 orang meninggal dunia akibat kekerasan aparat dan kebakaran oleh massa tak dikenal. Beberapa nama tersebut adalah:
1. Affan Kurniawan (21), Jakarta: dilindas kendaraan taktis (rantis) Brimob Polda Metro Jaya pada (28/8).
2. Septinus Sesa, Manokwari: korban diduga gas air mata oleh aparat kepolisian, tetapi ditolak oleh Polda Papua Barat (28/8).
3. Muhammad Akbar Basri (26), Makassar: korban kebakaran gedung DPRD Makassar pada (29/8).
4. Sarina Wati (25), Makassar: korban kebakaran gedung DPRD Makassar pada (29/8).
5. Saiful Akbar (43), Makassar: korban kebakaran gedung DPRD Makassar pada (29/8).
6. Rusdamdiansyah (26), Makassar: korban pengeroyokan oleh massa tak dikenal pada (29/8).
7. Rheza Sendy Pratama (21), Yogyakarta: korban kekerasan polisi pada (31/8).
8. Sumari (60), Solo: korban gas air mata polisi pada (29/8).
9. Andika Lutfi Falah, Tangerang: korban penyiksaan oleh polisi (1/9).
Turut berduka cita yang mendalam atas meninggalnya para korban 🥀.
Tragedi ini menjadi pengingat keras bagi kita bahwa tindak kekerasan dan represi oleh Negara masih saja berlanjut.
Di sela perjuangan yang belum selesai ini, kita telah kehilangan banyak nyawa. Selanjutnya, tak boleh lagi ada korban kekerasan dan jiwa akibat kekerasan negara.
Mereka yang gugur adalah kawan dan pejuang yang namanya akan selalu kami kenang.
#ACAB
#ResetIndonesia
#ReformasiAparat #AparatKeparat
#intinyadeh Andika Lutfi Falah, meninggal dunia setelah koma 3 hari & dirawat di RSAL dr. Mintohardjo Benhil.
Diduga korban kekerasan aparat saat aksi 28 Agustus di sekitar Slipi, Jakarta Barat.
Terdapat luka benturan benda tumpul di kepala, akibatkan tempurung kepalanya retak.
MY GOD, kalian eksekutif juga 11-12.
- 36 orang danantara pergi ke swis
- wamen berapa puluh orang
- ada kementrian2 baru
- anggaran dihambur-hambur untuk projek tanpa studi dan evaluasi
- dll dsb dst
Kita gak menerima alasan "butuh proses" "butuh penyesuaian" "butuh chemistry antara pelatih dan pemain". Dari awal ganti pelatih udah di tuntut wajib menang karena emang tim udah terbentuk. Harusnya gak ada alasan apapun. #KluivertOut
Ngomongnya selalu "kita bangsa besar", tapi ngambil perbandingannya Timor Leste.🤣
Kalau mau perbandingan negara besar:
🇨🇳Tiongkok: 21 Kementerian (1,4 milyar jiwa)
🇺🇸AS: 15 Kementerian (334,9 juta)
🇧🇷Brazil: 23 Kementerian (216,4 juta)
🇦🇷Argentina: 7 Kementerian (46,6 juta)
Beberapa poin penting rapat kerja DPR RI Komisi X dengan 3 kementerian yang mengurusi bidang pendidikan.
Prediksi kami tahun ini akan banyak siswa sekolah yang dapet makan siang gratis tapi ga banyak yang bisa kuliah.
A thread 🧵