Mau pilih membiarkan industri energi kotor atau melakukan transisi energi? Kita bisa mulai membuat pilihan di tgl 27 Nov nanti. Memastikan Cakada kita tdk punya hubungan dengan bisnis energi kotor, sehingga mereka bisa memilih untuk memprioritaskan transisi energi.
Lanjut⬇️
Sebentar lagi Pilkada nih. Mimin mau spill Calon Kepala Daerah yang terafiliasi bisnis energi kotor👀
Ini bisa jadi referensi kamu sebelum nyoblos untuk tau rekam jejak mereka.
Yuk!
(sebuah utas singkat)
Lanjut ⬇️
Studi: Ayah yang setiap harinya menghabiskan waktu minimal 2 jam dengan anak (ganti popok, kasih susu, dan bermain) menjadi faktor PELINDUNG dari terjadinya gangguan sosio-emosional pada anak: berbohong, tidak sabaran, & tidak mampu fokus.
Panggilan kepada seluruh Ayah 📣
Keputusan Pak @aniesbaswedan tdk menerima tawaran jadi cagub Jabar, sangat tepat dalam berbagai aspek.
Negara butuh penyeimbang thdp penguasa dan arogansi Partai.
Kawan, yang paling menakutkan dari media sosial adalah kehilangan diri sendiri. Kehilangan keberanian untuk bersuara. Kehilangan keberanian untuk menyampaikan kegelisahan padahal seharusnya kau bisa. Kau punya pilihan itu. Kau merawat banyak takut dalam dirimu yang mungkin kelak kau sesali. Semua yang ada di diri kita hari ini nanti akan berakhir, selagi ada waktu biarkan kegelisahanmu mengalir ke udara.
Yth. Pimpinan Parpol dan para anggota DPR.
Putusan MK adalah tafsir resmi konstitusi yang setingkat UU. Berpolitik dan bersiasat utk mendapat bagian dalam kekuasaan itu boleh dan itu memang bagian dari tujuan kita membangun negara merdeka.
Tetapi ada prinsip demokrasi dan konstitusi yang mengatur permainan politik. Adalah sangat berbahaya bagi masa depan Indonesia jika melalui demokrasi prosedural (konspirasi dgn menang-menangan jumlah kekuatan hanya dengan koalisi taktis) siapa pun
merebut kue-kue kekuasaan dengan melanggar konstitusi.
Silahkan ambil dan bagi-bagi kue kekuasaan. Sesuai konstitusi Anda berhak melakukan dan mendapat itu. Tetapi tetaplah dalam koridor konstitusi agar Indonesia selamat. Berbuatlah tapi "Jangan pernah lelah mencintai Indonesia".
Yang bilang “Eh kenapa lo ikut2an? Itu kan pilihan elo” mending tutup mulut.
Kita butuh sebanyak2nya pasukan. Orang mau merapatkan barisan kok malah didorong menjauh?
Mau menangin Bangsa atau mau menangin ego?
Mereka mengusahakan agar nampak bertanding, padahal semua sudah disetting. Mereka kencingi suara-suara yang membangun panggung mereka. Lalu tertawa bersama memunggungi setelah rencana terlaksana.
Sebatang pohon, tumbuh, dirayakan, dengan harapan kelak membawa keteduhan bagi banyak orang. Setelah tegap berdiri, lebih suka menghidupi benalu. Tapi sejatinya bukan para benalu itu yang membuatmu kuat. Akarmu tumbuh di atas tanah dan air, yang mana itu adalah rakyat.