Ustadz Khalid Basalamah dalam kajiannya mengatakan :
Kebahagiaan orang lain tidak akan merugikanmu, kekayaan mereka juga tidak akan mengurangi jatah rezekimu.
Hiduplah dengan hati yang bersih, agar ketika melihat nikmat orang lain, hatimu tidak sakit.
When someone said, ka pacar dia kerja disini loh bagian ini ((dan melanjutkan panjangxlebar))
Meanwhile me, oh gitu? Tau aja, sorry soalnya gue ga sekepo itu sama urusan orang yg ga ada korelasi sama hidup gue
Kasus kecelakaan wisatawan di sg bikin trigger bgt. Pagi ini ada pasien India langsung kesel aja bawaannya ditambah emang ga jelas mau dan maksudnya apa. Ngasih resep ga mau diambil semua tapi ga mau dicancel/disilang dan dibuat copy resep. Kek jadi maunya apa heeey?!?!
Mungkin kalo masih berteman sama gue udah gue samperin itu ke tempat gym lalu gue jambak. Apa apaan buka tutup hijab seenaknya?! Emang ditempat gym mahrom lo semua??
Sebenernya terserah tapi ya miris aja
Tapi setelah dipikir-pikir kok lucu ya. Si teman yang selalu ngomong itu adalah orang yang pernikahannya terjadi karena 'mba'. Apa dia selama ini gatau kalo semua orang tau hal itu? Lol.
Selama ini ada temen yang tiap ada kesempatan ngobrol santai dan ngomongin suatu masalah kehidupan sehari-hari berakhir dengan kalimat "makanya nikah". Dan gue dengan nada bercanda tidak bercanda pasti bilang ga semua hal solusinya nikah malah kebanyakan nambah masalah
Protes ada karena merupakan gelombang kecewaan yg menumpuk
Kalo sudah ada aksi protes besar, ya risiko munculnya provokator juga pasti ada.
Provokasi bentuknya bisa online bisa offline.
jangan kepancing dan tetap fokus sampaikan aspirasimu ✅
Jaga sesama
Jaga sekitar
as many people as possible need to summarize all that’s been happening (up to the suspicious looting this morning) in Indonesia and send it to international friends and media as much as possible. archive the footage, summarize the news, spread out.
with all that’s been happening, especially the censorship, anything is possible. even hours matter. reach out before it’s too late
Bapak ibu anggota dpr, segera temui rakyat yang ingin bicara dengan kalian. Dengar apa yang mereka keluhkan. Jangan biarkan kekecewaan makin melebar dan memakan lebih banyak korban. Kalian datang dengan ramah dan manis pas pemilu, sekarang waktunya kalian juga harus mendengar. Mereka rakyat, bukan angka doang. Mereka manusia.
Rakyat protes itu ditemui, didengarkan, dibikin kebijakan yang berpihak pada mereka. Jangan dibalas dengan kirim buzzer dan aparat terus-terusan. Lama-lama yang ada malah makin muak mereka. Jangan mainkan rasa kecewa yang menumpuk terus menerus.
Ini serius ada anggota DPR yang pergi maraton keluar negeri saat mereka sedang diajak bertemu? Pajak kita dipakai buat mereka serupa itu?
Ada yang bisa kasih info lebih lengkap?
Ini seriusan anggota DPR pada keluar negeri di saat begini? Bukannya mengajak bicara, atau apalah bentuk responsnya, malah kabur aja gitu? Mereka ini anggap penting nggak sih rakyat ini. Capek banget.