Awal bermula semua terjadi adalah ulah si mulyono and the genk RAKYAT SUDAH MUAKKK di tambah wakil rakyat yg mentalnya flexing barang abrang mewah dan sok ngartis #demo
Ketika wajah lugunya menyiratkan saat dimana Omakase, sushi, nigiri, dan roti Rp 400 ribu adalah makanan mewah baginya.
Bahkan waktu itu deodorant pun mungkin tak mampu dibeli.
------
Saat sekarang segala makanan mahal bisa dia tunjuk, dia rauplah semua dengan rakus seakan tidak ada hari esok.
Sampai tak terlihat olehnya nenek-nenek gemetaran karena tiga hari hanya minum air hujan.
------
Kere Munggah Bale bukanlah peribahasa yang mengada-ada.
Kere Munggah Bale, Kekuasaan itu Indah Kawan !!!
Saya penasaran dengan komentar soal Jokowi dari netter yang menuliskan “kere munggah bale”, yang katanya itu merupakan pepatah Jawa. Bahkan, Saya sendiri sebagai orang Jawa sangat asing dengan pepatah itu.
Kere munggah bale diartikan sebagai orang rendahan (miskin) yang tiba-tiba mendapatkan jabatan, bisa juga diartikan sebagai orang kaya mendadak atau istilah populernya yaitu orang kaya baru (OKB). Kere artinya miskin/orang rendahan, munggah artinya naik, bale artinya pendopo/bangunan/aula (yang besar).
Kalimat kere munggah bale ini begitu menarik, namun sayangnya belum banyak informasi yang tersedia untuk menjelaskannya. Nah berhubung menurutku cukup menarik, maka Saya akan coba untuk menulis tentang pepatah ini dengan menjadikan Jokowi dan keluarganya sebagai lakon.
Kenapa “lakon”? Karena kalimat kere munggah bale, menurut informasi di internet, pernah digunakan dalam acara wayang. Nah, jika dirasa ada kekeliruan, jangan sungkan untuk memberikan koreksi :)
[Sebuah Esai]
Datang dengan kesederhanaan. Dusta.
Dia adalah kita. Dusta.
Gorong gorong. Dusta.
Stop Import. Dusta.
Bekerja untuk rakyat. Dusta.
“Anak saya tidak tertarik politik.” Dusta.
“Jangan pamer kekayaan.” Dusta.
“Konstitusi harus ditegakkan.” Dusta.
“Itu urusan partai. Saya tidak ikut campur.” Dusta.
.
.
Now. Dia pergi. Setelah semua dibuatnya berantakan.
* Kepercayaan rakyat akan penegakan hukum runtuh: MK, MA, Polisi, ABRI
* DPR yang semestinya menjadi punggawa Demokrasi, diubah menjadi 1 paduan suara besar; yang hanya mengerti 1 kata: SETUJU!
* Tanggungan rakyat akan Hutang Negara yang begitu sangat tinggi
* PHK, Kemiskinan, Tingkat Kejahatan meroket dari standar kewajaran nalar
* Kekayaan alam yang semestinya untuk kemakmuran rakyat; nyata-nyata dieksplor besar besaran .. demi membangun negara lain
Dan Dia. Si Invisible hand. Pelaku utama, yang begitu pandai berkelit. Yang begitu sulit di buktikan. Yang sarat akan Pencitraan. Yang selalu memukul dengan tangan orang lain.
Dia belum selesai.
Di titik ujung. Dia pun masih menuntut anggaran besar, untuk 1 dusta lainnya. TUNTUTAN UCAPAN TERIMAKASIH …sebagai kata menutup di hari akhir dia berkuasa.
Hei kamu!
Yang merusak keindahan Indonesia!
Kamu adalah Kecelakaan terbesar Bangsa!
Kamu: PENDUSTA!!
@jokowi
Mulai besok
Indonesia akan punya WAPRES paling kurang ajar, paling sadis, paling brutal, sekaligus paling tolol sedunia.
Karena berani mencaci maki, mengolok-olok, menghina, dan memfitnah PRESIDEN dan keluarganya, bertahun-tahun, pakai akun palsu, dan dengan tololnya mengira tidak ada yang bakal tahu.
"Bukan domisili saya" ya Allah ngakak sampai nangis bener.
Di tengah wapres yg tak baca buku & degree nya masih tanda tanya. Di saat setidaknya ada 2 calon anggota kabinet yg Doktornya dipertanyakan 😆
DARURAT DEMOKRASI
REFORMASI DIHABISI
Indonesia sudah kehilangan marwah Kenegaraannya.
Masih ada yang ngga marah melihat Negaranya di obrak abrik hari ini?
#DaruratDemokrasi#KawalPutusanMK#ReformasiDihabisi