Ini yg selalu bikin gw marah klo berurusan sama klien lokal. Kreatif dan jasa diremehkan abis-abisan.
Mentalitas peninggalan kolonial yang mendarah daging dan terasa sampai sekarang di Indonesia:
"Pekerja jasa adalah budak, keringat dan usahamu itu tidak perlu dihargai."
Logika Jaksa penuntut umum bahaya banget ‼️
Jasa editing video dikasih harga Rp 1.000.000 di bilang markup. Jaksa bilang jasa editor harusnya Rp 0. Ini jadi alarm buat para editor dan para kreator.
Faktanya :
•Editor bekerja berjam jam
•Videografer bekerja berhari hari.
•Kreator bekerja dg skill, alat mahal dan pengalaman.
Ini bukan masalah hukum ini penghinaan terhadap "profesi kreatif"
Seorang videographer & konten creator - Amsal Cristy Sitepu didakwa mark up anggaran pengerjaan video dengan nilai pengerjaan sebesar 600jt, untuk pembuatan video profile desa sebanyak 20 video dengan anggaran Rp 30jt per desa. Dakwaan Jaksa, ia merugikan negara sebesar Rp 202.161.980 dan dituntut hukuman 2 tahun penjara serta denda 50 juta dan mengembalikan kerugian negara.
Tuntutan kepada Amsal janggal, karena Jaksa menganggap konsep kreatif dianggap terlalu mahal dan tidak bisa ditagih ke negara. Ini termasuk jasa editing.
Kecuali Amsal terbukti memberi sogokan kepada kepala Desa.
Sejak kapan sebuah konsep kreatif dan jasa pekerja seni - sutradara, kameramen, editor dll bisa diukur atau bahkan dianggap murah atau mahal ? Ini bukan tender pengadaan barang atau pekerjaan bangunan yang bisa dinilai dengan toko sebelah.
Hanya seorang sutradara, artis, musisi yang bisa menilai berapa harga yang pantas untuknya.
Setahu saya LKPP ( Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang & Jasa Pemerintah ) membebaskan untuk pengadaan barang jasa program atau konten kreatif, bisa mengikuti kebiasaan yang berlaku dalam industri kreatif.
🚨 Bayern’s Uli Hoeneß: “I'd say Harry Kane is worth €150m. But then you see Alexander Isak cost €150m to Liverpool...
…if Isak is worth 150 million, then Harry is worth 250 million euros”, told Kicker.
🚨 Bayern’s Uli Hoeneß closes doors to Liverpool linked with Michael Olise: “Remember Liverpool spent €500m last summer and are having a very bad season”.
“So we won’t be contributing to them playing better next year”, told DPA.
🚨🗣️ Bayern Munich honorary president Uli Hoeneß:
"Michael Olise to Liverpool? Liverpool spent 500 million this year and are having a very bad season."
"So we won’t be contributing to them playing better next year."