𝗔𝗱𝗮 𝟲 𝘁𝗶𝗺 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘀𝗮𝗺𝗮 𝘀𝗲𝗸𝗮𝗹𝗶 𝘁𝗶𝗱𝗮𝗸 𝗺𝗲𝗺𝗶𝗹𝗶𝗸𝗶 𝗽𝗲𝗺𝗮𝗶𝗻 𝗱𝗼𝗺𝗲𝘀𝘁𝗶𝗸 𝗱𝗶 𝗣𝗶𝗮𝗹𝗮 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮 𝟮𝟬𝟮𝟲. Mereka memanggil 𝘀𝗲𝗹𝘂𝗿𝘂𝗵 𝘀𝗸𝘂𝗮𝗱 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗹𝗶𝗴𝗮-𝗹𝗶𝗴𝗮 𝗹𝘂𝗮𝗿 𝗻𝗲𝗴𝗲𝗿𝗶.
---
𝟭. 🇨🇻 𝗧𝗮𝗻𝗷𝘂𝗻𝗴 𝗩𝗲𝗿𝗱𝗲 (𝗖𝗮𝗯𝗼 𝗩𝗲𝗿𝗱𝗲)
𝟮. 🇨🇩 𝗥𝗲𝗽𝘂𝗯𝗹𝗶𝗸 𝗗𝗲𝗺𝗼𝗸𝗿𝗮𝘁𝗶𝗸 𝗞𝗼𝗻𝗴𝗼 (𝗗𝗥 𝗖𝗼𝗻𝗴𝗼)
𝟯. 🇨🇮 𝗣𝗮𝗻𝘁𝗮𝗶 𝗚𝗮𝗱𝗶𝗻𝗴 (𝗜𝘃𝗼𝗿𝘆 𝗖𝗼𝗮𝘀𝘁)
𝟰. 🇨🇼 𝗖𝘂𝗿𝗮ç𝗮𝗼
𝟱. 🇸🇳 𝗦𝗲𝗻𝗲𝗴𝗮𝗹
𝟲. 🇺🇾 𝗨𝗿𝘂𝗴𝘂𝗮𝘆
---
🌍 𝗠𝗲𝗻𝗴𝗮𝗽𝗮 𝗧𝗶𝗺-𝗧𝗶𝗺 𝗜𝗻𝗶 𝗠𝗲𝗺𝗶𝗹𝗶𝗵 𝗦𝗲𝗺𝘂𝗮 𝗣𝗲𝗺𝗮𝗶𝗻 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝗟𝘂𝗮𝗿 𝗡𝗲𝗴𝗲𝗿𝗶?
𝗖𝘂𝗿𝗮ç𝗮𝗼 adalah contoh paling ekstrem. Sebagai negara dengan populasi hanya 𝟭𝟱𝟬.𝟬𝟬𝟬 𝗷𝗶𝘄𝗮, mereka tidak memiliki liga domestik yang kompetitif untuk menghasilkan pemain kelas dunia. Sebagian besar pemain mereka lahir di 𝗕𝗲𝗹𝗮𝗻𝗱𝗮 dan berkembang di akademi-akademi sepak bola Eropa.
𝗧𝗮𝗻𝗷𝘂𝗻𝗴 𝗩𝗲𝗿𝗱𝗲, 𝗣𝗮𝗻𝘁𝗮𝗶 𝗚𝗮𝗱𝗶𝗻𝗴, 𝗦𝗲𝗻𝗲𝗴𝗮𝗹, 𝗱𝗮𝗻 𝗗𝗥 𝗞𝗼𝗻𝗴𝗼 adalah negara-negara Afrika yang memiliki tradisi panjang melahirkan pemain diaspora di liga-liga Eropa. Banyak pemain mereka lahir di 𝗣𝗿𝗮𝗻𝗰𝗶𝘀, 𝗕𝗲𝗹𝗴𝗶𝗮, 𝗜𝗻𝗴𝗴𝗿𝗶𝘀, 𝗮𝘁𝗮𝘂 𝗣𝗼𝗿𝘁𝘂𝗴𝗮𝗹 dan memilih membela negara asal orang tua mereka karena peluang bermain di Piala Dunia lebih besar dibandingkan bersaing di timnas Eropa yang lebih kuat.
𝗨𝗿𝘂𝗴𝘂𝗮𝘆 adalah kasus yang sedikit berbeda. Meskipun memiliki liga domestik yang cukup kompetitif, pelatih 𝗠𝗮𝗿𝗰𝗲𝗹𝗼 𝗕𝗶𝗲𝗹𝘀𝗮 memilih untuk memanggil pemain-pemain yang bermain di luar negeri karena mereka dianggap memiliki level lebih tinggi. Dari 26 pemain Uruguay, hampir semuanya bermain di Eropa atau Amerika Selatan (di luar Uruguay).
---
📊 𝗞𝗲𝗯𝗮𝗹𝗶𝗸𝗮𝗻𝗻𝘆𝗮: 𝗧𝗶𝗺 𝗱𝗲𝗻𝗴𝗮𝗻 𝗣𝗲𝗺𝗮𝗶𝗻 𝗗𝗼𝗺𝗲𝘀𝘁𝗶𝗸 𝗧𝗲𝗿𝗯𝗮𝗻𝘆𝗮𝗸
Di sisi lain, ada tim yang justru mengandalkan pemain dari liga domestik mereka:
· 🇶🇦 𝗤𝗮𝘁𝗮𝗿 — 𝟮𝟱 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝟮𝟲 𝗽𝗲𝗺𝗮𝗶𝗻 berasal dari liga domestik
· 🇸🇦 𝗔𝗿𝗮𝗯 𝗦𝗮𝘂𝗱𝗶 — 𝟮𝟱 𝗱𝗮𝗿𝗶 𝟮𝟲 𝗽𝗲𝗺𝗮𝗶𝗻 berasal dari liga domestik
Ini menunjukkan bagaimana kekuatan ekonomi dan kompetisi liga domestik bisa menjadi faktor penentu dalam membangun skuad nasional. Qatar dan Arab Saudi memiliki liga yang kuat dan mampu mempertahankan pemain bintangnya di dalam negeri.
---
📈 𝗧𝗿𝗲𝗻 𝗚𝗹𝗼𝗯𝗮𝗹: 𝗣𝗲𝗺𝗮𝗶𝗻 𝗗𝗶𝗮𝘀𝗽𝗼𝗿𝗮 𝗱𝗶 𝗣𝗶𝗮𝗹𝗮 𝗗𝘂𝗻𝗶𝗮 𝟮𝟬𝟮𝟲
Secara keseluruhan, dari total 𝟭.𝟮𝟰𝟴 𝗽𝗲𝗺𝗮𝗶𝗻 di Piala Dunia 2026:
· 𝟯𝟭𝟬 𝗽𝗲𝗺𝗮𝗶𝗻 (𝟮𝟱%) lahir di luar negara yang mereka bela
· Angka ini mencerminkan peningkatan signifikan dari edisi-edisi sebelumnya, sebagai dampak dari globalisasi dan migrasi manusia selama 50 tahun terakhir
· 𝗜𝗻𝗴𝗴𝗿𝗶𝘀 adalah negara yang paling banyak "mengekspor" pemain: 𝟰𝟮 𝗽𝗲𝗺𝗮𝗶𝗻 di Piala Dunia 2026 lahir di Inggris tetapi membela negara lain (terutama Nigeria, Jamaika, Ghana, dan Skotlandia)
---
💎 𝗞𝗲𝘀𝗶𝗺𝗽𝘂𝗹𝗮𝗻
Kehadiran tim dengan 𝟬 𝗽𝗲𝗺𝗮𝗶𝗻 𝗱𝗼𝗺𝗲𝘀𝘁𝗶𝗸 menunjukkan bahwa sepak bola modern tidak lagi terikat oleh batas geografis. Pemain bisa lahir di satu negara, berkembang di negara lain, dan membela negara ketiga berdasarkan garis keturunan. Ini adalah realitas sepak bola global abad ke-21.
Lo tau Casimiro Miguel? Seorang streamer asal Brasil yang beli hak siar Piala Dunia dan nayangin seluruh pertandingannya di YouTube-nya secara gratis?
Dia berani keluar modal besar buat beli lisensi hak siar Piala Dunia langsung dari FIFA, dia tayangin ke-104 pertandingannya secara gratis di YouTube channel-nya CazeTV, dan dari situ berhasil kumpulkan sekitar R$2 miliar atau lebih dari Rp4 triliun dari sponsor. Casimiro sengaja menyiarkan seluruh pertandingan Piala Dunia secara gratis sebagai tamparan keras untuk model tv berbayar yang mahal dan ekslusif, yang semakin lama semakin mahal untuk dijangkau masyarakat. Jadi Caze TV ia buat untuk demokratisasi akses untuk bisa dinikmati secara gratis oleh rakyat Brasil.
Tapi buat ngerti kenapa itu bisa terjadi, kita harus mundur dulu ke 2020.
Waktu pandemi, Globo, stasiun TV terbesar di Brasil, revenue-nya anjlok parah. Sementara di waktu yang sama, mereka punya kontrak dengan FIFA senilai US$90 juta untuk hak siar Piala Dunia. Alih-alih bayar, mereka milih minta renegosiasi ke FIFA. FIFA jelas nolak keras, bahkan ngancem bakal bawa kasus ini ke pengadilan Swiss.
Globo meladenin ancaman itu dan bawa ke jalur hukum, dan mereka berhasil menang untuk tunda bayar. Tapi kemenangan itu punya harga yang mahal: ujungnya Globo kehilangan eksklusivitas hak siar digital mereka.
Di saat yang sama, ada anak dari Rio de Janeiro yang karirnya dimulai dari magang di stasiun TV, kerjanya ngadmin akun Twitter stasiun TV tsb. Namanya Casimiro Miguel.
Pas pandemi dia mulai live streaming dengan gaya yang beda, santai, jujur, sama sekali nggak dibuat-buat. Dan lambat laun, penontonnya berkembang hingga jutaan. Sampai Globo sendiri pernah nawarin dia kontrak untuk program di stasiun TV-nya. Dia tolak, karena di internet dia bisa bebas bicara apa aja dan ngelakuin apa aja.
Dan waktu celah itu terbuka, Casimiro bersama partner-nya LiveMode langsung memanfaatkan situasi dengan negosiasi langsung ke FIFA, beli hak siar digital Piala Dunia, dan lahirlah CazéTV.
Piala Dunia 2026, CazeTV pegang semua hak siar ke-104 pertandingan dan nayangin semuanya gratis di YouTube dia. Globo? Cuma kebagian 52 laga doang, setengah turnamen pun nggak nyampe.
Pertama kali sejak 1982, Brazil nonton Piala Dunia bukan lewat Globo. Ini jadi salah satu cerita paling iconic di Brasil, dimana seorang admin twitter yang banting stir jadi streamer berhasil ngalahin stasiun TV terbesar di negaranya 🥹
#FeelEveryGoal | @toshibatv_id
AKHIRNYA ADA EX BARISTA YANG SPEAK UP 😭🫵🏻
Pantes kopi susu rumahan ga pernah seenak coffee shop. Ternyata ada 1 rahasia yang kelewat… Pas coba nerapin, eh beneran works ENAKKK😭🙏
Bos kartel narkoba internasional ANGELO PANDELI (anggota Hells Angels, diduga ngedalikan impor narkoba ~Rp 16 TRILIUN ke Australia) ketangkep sama Bareskrim POLRI di Bali 🚨 cara nangkepnya? bikin geleng kepala.
Dia mau kabur naik PRIVATE JET dari Denpasar ke Mozambik, Afrika 🛩️ pake nama palsu "George Anderson" + paspor Brasil. Udah hampir lepas landas, sampe pesawatnya bisa-bisanya jalan ke runway 💀
Petugas Imigrasi Ngurah Rai jeli — nemu kejanggalan, langsung koordinasi sama otoritas bandara buat TARIK PESAWAT BALIK dari runway. Pas dicek isi pesawat... si Angelo ngumpet di TOILET 🚽 bos kartel miliaran dolar, ketangkep kayak kucing kepergok.
Dicek Interpol → HIT Blue Notice skor 100/100 ✅ next step: dideportasi ke Australia.
Moral: ga ada buronan yang "ga tertangkap", cuma yang BELUM. Salut untuk petugas Imigrasi Ngurah Rai yang punya nyali narik jet pribadi dari runway 🫡🔥
Kalau kamu bingung gimana cara membawa diri di tempat kerja,
nih, kenalin CHOKY SITOHANG.
TOP GLOBAL NGOLAH
Dari 1 konten videonya aja, banyak pelajaran yang bisa kita catat.
1. 00:13 "Kita kan menyesuaikan jadwal abang"
Kalau ditanya kapan mampir, atau ketemuan dengan seseorang yang "mungkin" lebih tinggi pangkat, status sosial, atau at least kamu hormati, kamu bisa pake kata-kata ini.
2. 00:21 "Bang, saya izin laporan ke yang bersangkutan"
Ini dipake ketika ingin menyudahi percakapan atau small talk tapi dengan cara yang halus.
3. 00:27 "Assalamualaikum, shallom, namo budaya, salam kebajikan"
Konteksnya karena di dalam ada bebeberapa orang dengan berbeda keyakinan, jadi sekalian sapa dengan salam sesuai kepercayaan mereka.
4. 00:45 "Akhirnya kita kenal juga, bang Asep"
Orang itu bakal lebih senang kalau kita tau nama dia, even baru pertama kali jumpa. Bisa baca name tag seandainya kamu benar-benar have no idea siapa nama dia.
5. 01:04 "Kapolres mohon izin, terima kasih Panglima, terima kasih Kapolda"
Detail kecil tapi berarti, untuk kasi respect ke orang yang kamu hormati. Misal di kantor dibeliin pizza sama bos, nah kamu bisa pake ini. "Bos, makasih ya pizzanya. Izin saya ambil, ya."
Siap buat ngolah? 😅
Teman gue beli Avanza 2019.
Harga 135 juta.
Murah dikit dari pasaran.
BPKB ada. STNK ada. Pajak hidup.
Nama di BPKB sesuai KTP penjual.
Semua keliatan beres.
Langsung deal. Langsung transfer.
3 bulan kemudian.
Dia mau jual lagi karena butuh uang.
Calon pembeli baru minta cek fisik dulu.
Bareng ke Samsat.
Petugas cek nomor rangka.
Diam lama.
Terus bilang:
"Pak, BPKB ini diduga palsu."
Teman gue shock.
Kira salah baca.
Petugas tunjuk satu per satu.
Serat kertas diterawang, gak ada benang merah biru.
Nomor seri dicek di sistem, gak terdaftar.
Hologram terlalu mulus. Terlalu licin.
Palsu. Tapi hampir sempurna.
Balik ke penjual.
Nomor masih aktif hari pertama.
Jawabnya:
"Saya juga gak tau Pak, saya beli kondisi gitu."
Telepon berikutnya.
Tidak diangkat.
Berikutnya lagi.
Nomornya tidak aktif.
Lapor polisi.
Mobilnya ditahan sebagai barang bukti.
Penjual belum ketangkap.
135 juta raib.
Mobilnya raib.
Penjualnya raib.
BPKB palsu sekarang bukan kaleng-kaleng.
Kertas mirip. Hologram mirip. Tanda tangan mirip.
Mata telanjang gak akan ketahuan.
Tapi ada 3 hal yang selalu ninggalin jejak:
1. Serat kertas.
BPKB asli kalau diterawang — ada benang merah dan biru di dalam kertas.
Palsu: polos. Atau seratnya dicetak, bukan tertanam.
2. Nomor seri.
Tiap BPKB punya nomor seri unik yang terdaftar di sistem Polri.
Cek di: https://t.co/UA5mhtlZUI
Palsu: nomornya gak akan muncul. Atau muncul tapi datanya beda.
3. Tekstur cover.
BPKB asli covernya agak kasar, ada tekstur grid halus.
Palsu: terlalu mulus dan licin waktu dipegang.
Tapi cek dokumen saja gak cukup.
Nomor rangka dan mesin juga bisa dimanipulasi.
Digerinda halus. Di-stamp ulang.
Kelihatan mulus kalau cuma dilihat sekilas.
Yang bisa deteksi: senter kuat + kaca pembesar.
Sorot miring ke nomor rangka.
Kalau ada bekas gerindaan, batalkan transaksi.
Ini checklist wajib sebelum bayar:
Terawang kertas BPKB → cek serat merah biru.
Cek nomor seri BPKB → ke website Korlantas Polri.
Pegang cover BPKB → harus kasar, bukan licin.
Sorot nomor rangka pakai senter → cek bekas gerindaan.
Bandingkan digit per digit → satu angka beda = batalkan.
Minta cek fisik bareng ke Samsat → gratis, 30 menit.
TAMPARAN TERAKHIR:
Lo pegang BPKB-nya.
Tapi gak diterawang.
Lo baca nomornya.
Tapi gak dicek ke sistem.
Lo lihat hologramnya.
Tapi gak diraba teksturnya.
Semua butuh kurang dari 5 menit.
Tapi di-skip.
Dan itu yang bikin 135 juta raib semalam.
YANG LAGI RAME 😱
bang jepang dikasih lapangan tarkam sama panitia pildun.
kok vibesnya kaya di lapangan garem ciseeng yah ini? kurang tukang siomay sama abang2 starling aja sih ini 😅
RUANG PARA IBU DAN CALON IBU.
Bayi yang lahir melalui operasi caesar keluar dalam keadaan masih terbungkus selaput ketuban. Ini adalah pemandangan yang menakjubkan.
WA dari temen. Siang. Jam 12.
"Bro, ponakan lo sering mual di mobil gak?"
"Iya parah. Tiap perjalanan muntah."
"Coba buka Settings iPhone lo."
"Hah? Emang kenapa?"
"Accessibility → Motion → Vehicle Motion Cues."
"Aktifin."
"Ini ngapain?"
"Udah aktifin aja. Besok perjalanan gak muntah."
Aku aktifin.
Besoknya, ponakkanu gak muntah pertama kalinya.
Sapi Madura yang punya 36% DNA banteng liar hasil silangan abad ke-7. Sebuah kebanggaan atas suksesnya manusia menguasai alam demi pangan.
Tapi hukum domestikasi itu patah di Sulawesi. Ada sepupu sapi yg ribuan tahun menolak tunduk pada manusia: Anoa.
Utas..
Wkwkwk salah..
Mobil lihat angka belakangnya, 0-6 itu beli nyicil, 7-9 cash
Motor beda lagi, beli cash dpt awalan 51-55, lainnya kredit
Mangkanya matel cepet banget identifikasi kendaraan yg nunggak, sekian bocoran dari mintiga, maap ngasal semua 😆
sebagai mahasiswa DKV gue akhirnya ngerti kenapa PSI ganti logo jadi gajah dan Hanura jadi singa. Kemarin pas begadang nugas nirmana, otak gue dapet pencerahan soal tren partai pake logo penghuni kebun binatang. Sini kumpul sob, gue kasih analisanyah.
Misteri Kematian “Si Jagal" di Pengasingan: Meninggal Tenang atau Dihantui 40.000 Nyawa?
Siapa sangka, seorang algojo paling kejam dalam sejarah revolusi Indonesia justru mengembuskan napas terakhirnya bukan di regu tembak, melainkan di sebuah kota kecil nan tenang di Belanda?
Kita tentu tak asing dengan nama Raymond Pierre Paul Westerling—pria berdarah dingin yang dijuluki “Si Turki” (De Turk). Ia adalah dalang di balik Pembantaian Westerling (1946-1947) yang merenggut puluhan ribu nyawa rakyat sipil di Sulawesi Selatan, serta otak dari percobaan kudeta APRA di Bandung pada 23 Januari 1950 yang menewaskan Letnan Kolonel Lembong dan puluhan anggota Divisi Siliwangi.
Setelah aksi berdarahnya gagal total dan menjadi buronan internasional, nasib baik seolah terus memeluknya. Dengan bantuan jaringan rahasia dan intelijen Belanda, Westerling menyelundup ke Singapura, lolos dari jerat ekstradisi pada 15 Agustus 1950, dan akhirnya tiba dengan selamat di Negeri Kincir Angin pada 28 Agustus 1950.
Di pengasingan, ia mencoba membangun kembali hidupnya. Dari seorang juragan truk angkutan di Bandung, ia beralih menjadi penjual buku langka di Amsterdam. Namun, kenyamanan itu terusik seiring terbitnya buku kontroversial Het Koninkrijk der Nederlanden in de Tweede Wereldoorlog karya sejarawan Prof. Lou de Jong, yang secara blak-blakan menyamakan aksi keji Westerling dengan kejahatan perang Nazi. 📚
Lalu tibalah musim gugur di tahun 1987. Pada 26 November 1987, di kota Purmerend, misteri itu mencapai puncaknya.
Sumber-sumber sejarah mencatat sebuah ironi yang begitu mencekam. Sebuah Majalah terkenal edisi Desember 1987 melaporkan bahwa kematian Westerling yang berusia 68 tahun itu terjadi secara mendadak. Tragisnya, ia diduga mengalami serangan jantung fatal tepat setelah terlibat perdebatan sengit dan marah-marah saat diwawancarai oleh seorang wartawan Belanda. Rasa kecewanya yang mendalam pada pemerintah Belanda yang mulai menelanjangi sejarah kelam masa kolonial, diduga memicu ledakan emosi yang tak sanggup ditanggung oleh jantungnya.
Ia memang berhasil lolos dari hukuman pengadilan internasional, namun takdir berkata lain. Amarah dan kekecewaannya sendiri justru menjadi algojo bagi akhir hayatnya. Tanpa sempat dimintai pertanggungjawaban atas tragedi kemanusiaan yang dipimpinnya, pria yang dijuluki “Hitler dari Belanda” itu takluk begitu saja oleh serangan jantung. Ia kemudian dimakamkan di Pemakaman De Nieuwe Ooster, Amsterdam, diiringi pengawalan para mantan koleganya yang masih setia. 🪦
Benarkah itu hanya sekadar gagal jantung biasa, ataukah ledakan emosi akibat rasa bersalah yang selama ini dipendamnya? Hingga kini, namanya tetap abadi sebagai simbol kengerian “teror negara” kolonial.
---
📝 GLOSARIUM (Daftar Istilah):
● De Turk: Julukan Belanda untuk "Si Turki", karena Westerling lahir di Istanbul.
● APRA (Angkatan Perang Ratu Adil): Gerakan pemberontakan pro-Belanda yang dipimpin Westerling pada 1950.
● DST (Depot Speciale Troepen): Pasukan elite khusus Belanda yang terkenal sangat brutal.
● KNIL (Koninklijk Nederlandsch-Indisch Leger): Tentara Kerajaan Hindia Belanda.
● Ekstradisi: Proses penyerahan seseorang kepada negara yang meminta untuk diadili.
⚠️ DISCLAIMER:
Judul dan konten ini bertujuan untuk edukasi sejarah dan jurnalistik; tidak bertujuan menakut-nakuti atau menghakimi pihak mana pun. Semua data berasal dari sumber sejarah terverifikasi.
Makanan yang paling worth it di Mall Grand Indonesia
Harga cuma 45rb udah dapet Protein, Karbohidrat, Sayuran 😭❤️
Karbonya juga macem2 guys ada nasi, kentang, dan mie. Protein juga ada ayam, sapi, dan ikan. Sayur juga macem2 laah 🤤❤️
Jaminan guys ini ENAK dan KENYANG banget
📍Buffet Set, The FoodHall, West Mall Grand Indonesia
Tetangga Mbah Sadiman dulu apa gak malu ya? Orang lagi pusing bukitnya gersang, si mbah nekat jual kambingnya buat beli bibit beringin malah diketawain satu kampung dibilang gila.
Dulu pas bukit di Wonogiri itu abis kebakaran dan kering parah, si mbah ini malah nekat nanem beringin tiap hari selama 20 tahun lebih tanpa dibayar. Tetangganya pada nyorakin karena beringin kan dianggap mistis sama angker wkwk.
Tapi sekarang belasan ribu pohon yang dia tanem sendirian udah jadi hutan lebat, terus malah ngasilin banyak sumber mata air baru. Ujung-ujungnya warga desa yang dulu ngatain dia gila sekarang bisa dapet air bersih gratis buat bertani. Sukses membungkam satu kabupaten sih ini.
Sampai sekarang, mbah masih suka naik ke bukit buat ngecek pohon-pohonnya. Beliau pernah bilang, upah terbesar buat dia itu bukan uang, tapi ngeliat warga kampungnya udah gak kesusahan air bersih lagi pas musim kemarau.
nasib si mbah sekarang udah tenang banget, dihormatin satu kabupaten, dan hidupnya berkah karena berhasil membungkam omongan tetangganya pake karya nyata.
Sehat selalu Mbah Sadiman! 😭 Maturnuwun, sungkem beneran gue.