Bagi masyarakat yang memperjuangkan keadilan atas tanahnya akibat terdampak proyek pembangunan IKN, Pemilu 2024 bukanlah “pesta demokrasi”. https://t.co/zJv0ufexX8
Bantuan sosial di negara lain: pendidikan vokasi gratis, santunan buat pencari kerja, santunan lansia, diskon transportasi publik...
Tapi tentu ini bukan bantuan yang cocok dengan "cara Indonesia"🙏
Batu, mau dijelaskan oleh orang sekredibel apa pun, dengan fakta-fakta sejelas apa pun, akan tetap menjadi batu. Bukan bodoh, cuma memang batu tidak bisa berpikir
Pemilu di beberapa negara luar, termasuk di London kacau balau. Antrian panjang sekali & banyak yang akhirnya tidak bisa memilih setelah menunggu berjam-jam. Termasuk saya!
https://t.co/nZKDkT0yIY
Kecurangan jelang pencoblosan Pilpres 2024 yang diungkap dalam film dokumenter Dirty Vote bukanlah omong kosong. Liputan Khusus kumparan telah mengulas rangkaian kecurangan tersebut secara kontinyu sejak 2022, dalam lebih dari 22 edisi yang terbit.
Rentetan kecurangan sistemik itu berpusar pada satu hal: upaya penguasa mempertahankan kekuasaannya. Selengkapnya di “Demi Kekuasaan: Mengurai Kecurangan Sistemik di Pilpres 2024” hanya di YouTube kumparan. #demikekuasaan
https://t.co/FKdMSUQt5I
Saya bukan orang kaya raya. Bukan juga seseorang yang jalan hidupnya sudah benar. Tapi saya tahu, harga diri dan kompas moral saya tidak bisa dibeli. Menjadi kritis adalah bentuk mencintai negeri ini, dan mencintai negeri ini berbeda dengan mencintai politikus negeri ini
Gustika Fardani Jusuf, cucu Wakil Presiden RI pertama Mohammad Hatta, menggugat Presiden Joko Widodo dan Mendagri Tito Karnavian. Gustika keberatan dengan pelantikan 88 penjabat kepala daerah.
Selengkapnya baca:
https://t.co/M0QnS1Lhcv
Detail di film Dirty Vote yang gua baru tau:
1. Gelora diloloskan verifikasi walau seharusnya tidak
2. Laporan Almas sempat dicabut dan didaftarkan kembali di hari libur, dan di diterima (laporannya walau hari libur).
Suami istri pengojek dan asisten rumah tangga di pinggiran Bekasi menceritakan pengalamannya nonton DIRTY VOTE.
Mereka mulai usai Isya dan selesai jam 2 dini hari. Mengulang hingga merasa paham.
Maaf, Bapak/Ibu, saya akan terus belajar membuat karya yang lebih mudah diapahami.
Dulu pas KPK, para aktivis termasuk mrk ber-3 dituduh punya kepentingan, anti Pemerintah, SJW, taliban, dst.
Tapi lihat KPK (& Firli Bahuri) skr. Apa yg dulu kami peringatkan akhirnya jadi nyata.
Sekarang, mereka dituduh SJW, partisan, anti² lagi. Yg nuduh tidak belajarkah?
Kecurangan jelang pencoblosan Pilpres 2024 yang diungkap dalam film dokumenter Dirty Vote bukanlah omong kosong. Liputan Khusus kumparan telah mengulas rangkaian kecurangan tersebut secara kontinyu sejak 2022, dalam lebih dari 22 edisi yang terbit.
Rentetan kecurangan sistemik itu berpusar pada satu hal: upaya penguasa mempertahankan kekuasaannya. Selengkapnya di “Demi Kekuasaan: Mengurai Kecurangan Sistemik di Pilpres 2024” hanya di YouTube kumparan. #demikekuasaan
https://t.co/FKdMSUQt5I
Nonton #dirtyvote enaknya dilanjut bocor alus tempo yang terbaru yg soal pengerahan polri n lembaga negara menangin 02
Dirty Vote manipulasi level makro (terstruktur, sistematis) sementara bocor alus manipulasi versi grassroot (masif)
Sedikit banyak menjawab kenapa popularitas Jokowi selalu bagus entah apapun situasinya