IBU HAKIM yang terhormat, kami sudah lama tau kebiasaan sandera menyandera yg dilakukan gerombolan Genk Solo.
Seandainya bu Hakim disandera oleh mereka dengan “rekaman” atau “jejak” masa lalu, publik akan mendukung permohonan abolisi ibu pada Presiden.
Jadi bu Hakim tak perlu takut dengan mereka, katakan saja dengan lantang dipersidangan, “Demi tegaknya marwah hukum dan rasa keadilan masyarakat, maka saya perintahkan penuntut umum untuk PANGGIL JOKO WIDODO KE PERSIDANGAN berikut IJAZAH ASLINYA”.
Masyarakat dapat berkontribusi dalam mendorong pemberian abolisi, khususnya apabila ibu Hakim dinilai memiliki jasa besar bagi negara, antara lain dengan cara:
✅ Petisi publik yang ditandatangani masyarakat sebagai aspirasi kepada Presiden.
✅ Surat permohonan atau rekomendasi kolektif dari tokoh masyarakat, akademisi, organisasi profesi, atau organisasi kemasyarakatan.
✅ Pengajuan aspirasi kepada DPR RI, agar DPR mempertimbangkan dan menyampaikan pandangannya kepada Presiden.
✅ Penyampaian bukti jasa dan kontribusi tersangka bagi negara, disertai argumentasi mengenai kepentingan nasional yang mendasari permohonan tersebut.
Secara konstitusional, Pasal 14 ayat (2) UUD 1945 menetapkan bahwa Presiden memberikan abolisi dengan memperhatikan pertimbangan DPR.
Sudah Masuk Penyidikan, Segera Ada Tersangka Kasus Dugaan "Pemalsuan Dokumen Ijazah SMA" Gibran?
Kata Kapolri kasus "Ijazah SMA Gibran" dalam proses penyidikan Kapolri mengunakan istilah penyidikan bukan lagi penyelidikan. Jangan remehkan perbedaan 2 istilah ini.
Kalau penyelidikan baru bertanya: adakah peristiwa pidana? Sedangkan Penyidikan sudah melangkah lebih jauh. Peristiwa pidananya diduga ada & penyidik kini mengumpulkan alat bukti unt membuat terang perkara & menemukan tersangkanya.
::
Dokter Spesialis Bedah Syaraf memberikan PENCERAHAN TENTANG OTAK MANUSIA utk Kita, Rakyat Indonesia. terspesial utk Rocky Gerung, jurkam MBG.
Pergi kepasar bermain gitar
Gitar dipetik warnanya ungu
Rocky Gerung dulu nya pintar
Setelah dilantik kok jadi dungu
#Peak
••
🚨 TERKINI!
📢Massa Aksi Berkumpul di Depan Grogol Reformasi‼️
Massa aksi terlihat berkumpul dan menutup sebagian jalan di depan Grogol Reformasi, Jakarta, Senin (26/10/2026) malam.
🎦irfaanputra
1. "Duta Besar Singapura bersaksi bahwa ijazah Orchid Park Secondary School Gibran dipalsukan pada tahun 2018"
Menarik untuk ditelusuri, minimal siapa yang memalsukan dan bagaimana cara memalsukannya
#TolakIdeGilaLuhut#TolakIdeGilaLuhut
Blunder kesaksian Dumatno.
Dumatno mengaku pernah melihat Jokowi berkumis dan berkacamata ketika ia masih duduk dibangku SMP.
Berarti kisaran tahun 1990an.
Bertolak belakang dengan pernyataan sebelumnya, ketika dia menerangkan Jokowi tidak berkumis dan tidak berkacamata yg ada dalam poto.
Relawan Gibran Bin Jokowi menggugat Pra Peradilan kasus kriminalisasi saya di PN JakSel. Modus lama serangan balik karena ikhtiar kami membongkar Gibran Jo-Gate.
Berikut adalah anggota tim hukum kami, INSIGHT (Indrayana’s FIGHT) menghadapi serangan Gibran Bin Jokowi tersebut.
Terima kasih pada para sahabat dan tokoh yang berkenan menjadi tim RELAWAN, dalam makna sejatinya. Rela berjuang bersama, tanpa bayaran.
Digugat Relawan Gibran, Denny Indrayana: Serangan Balik Solo karena Kritis https://t.co/FWvVt9dS1t
"Ah, Modus lama, Pak Jokowi. Bapak tidak ada strategi yang lain ya? Bisanya kok selalu menggunakan tangan-tangan kuasa untuk mempermainkan hukum".
Jadi apa tanggapan saya atas gugatan Praperadilan relawan Gibran bin Jokowi?
1. Bentuk nyata serangan balik.
2. Koruptor teriak koruptor? Bercerminlah Pak Jokowi, Mas Gibran. Siapa yang korupsi?
3. Satu kata: LAWAN!
Pada tanggal 22 Juli 2026, saya menerima putusan Hakim:
Seluruh dakwaan batal demi hukum.
Semua berkas pemeriksaan dikembalikan.
Ibarat bangunan gedung, seluruhnya runtuh, rata dengan tanah.
Ahli Pidana ternama, Prof Gayus Lumbuun dan para Ahli Pidana lain menyatakan: dokter Tifa bebas.
Mengapa 4 hari kemudian saya diputuskan jadi terdakwa lagi, dan sidang harus diselenggarakan?
Sebab ada banyak sekali hal terkait polemik ijazah ini harus diungkap, termasuk 709 dokumen yang disita, bukan hanya ijazah,
Termasuk misteri kacamata, kumis, hidung mancung, gigi rapi yang hilang ditelan kegelapan.
Dimana tempat semua terungkap?
Ya di sidanglah.
Karena itu dokter Tifa harus sabar, berkorban waktu, tenaga, pikiran, dan biaya untuk berpartisipasi aktif dalam pengungkapan kebenaran melalui persidangan ini.
Yakin saya,
Satu-satunya orang yang tidak suka sidang ini berjalan, adalah pelapor pertama: Joko Widodo.
Dia menyaksikan, minggu demi minggu, satu demi satu termul jungkir balik, tak mampu lagi berbohong ketika Al Quran sudah ditaruh di atas kepalanya.
Dan semua jadi seragam memberikan kesaksiannya:
"Saya belum pernah melihat ijazah asli pak Jokowi*
Nah.
Lebih baik tidak usah menunggu giliran dipanggil sidang, daripada babak belur.