Yovinus Solo, tersangka tindak pidana perdagangan orang (TPPO) resmi dilantik sebagai anggota DPRD Kabupaten Sikka, NTT, periode 2024-2029, Senin (26/8/2024). Pelantikan 35 calon legislatif (caleg) terpilih itu diwarnai aksi demo aktivis kemanusiaan yang tergabung dalam Jaringan HAM Sikka.
Aksi itu sebagai bentuk protes atas dilantiknya kader partai Demokrat itu meski sudah berstatus tersangka.
"Semua unsur pidana sudah terpenuhi sampai ditetapkan sebagai tersangka, tapi sampai saat ini polisi tidak berani melakukan penahanan," kata aktivis Jaringan HAM Sikka, Pater Vande Raring kepada awak media, Senin (26/8/2024).
Ia mendesak agar Yovinus tidak boleh dilantik karena merupakan aktor kejahatan kemanusiaan.
Yovinus diketahui mengirim puluhan pekerja asal kabupaten Sikka ke Kalimantan secara ilegal.
Salah satu dari puluhan pekerja itu, Jodimus Moan Kaka meninggal dunia di Kalimantan pada 28 Maret 2024 karena ditelantarkan.
Polres Sikka kemudian menetapkan Yovinus sebagai tersangka pada 15 Mei 2024. Namun, Yovinus tak ditahan, ia hanya menjalankan wajib lapor.
| Narasi Daily
Maksudnya ada yg ingin mengadudomba Ibu Airin dgn Ibu Mega krn pidato Ibu Mega kemaren, sampe ada yg nanya 2 kali di 2 tempat yg berbeda, tapi Ibu Airin malah memuji Ibu Mega bahkan merasa sebagai anaknya. Perasaan itu lah yg kami rasakan sebagai anak-anak Ibu Mega di PDI Perjuangan.
Sukses selalu untuk Ibu Airin dan Kang Ade Sumardi (Ketua DPD PDI Perjuangan Banten) di Pilgub Banten 2024
#AirinAde #PilgubBanten2024 #PDIPerjuangan
Ricuh terjadi usai ribuan massa yang terdiri dari mahasiswa, pelajar dan warga menggelar aksi di depan Balai Kota Semarang.
Aksi digelar serentak bersama dengan aksi yang dilakukan di kota-kota besar lainnya pada Senin (26/8/2024) menuntut negara untuk mengadili dan melengserkan Presiden Joko Widodo.
Menurut Lembaga Bantuan Hukum Semarang, hingga malam pukul 22.00 sudah ada 33 korban yang dilarikan ke rumah sakit. Beberapa rumah sakit yang menampung korban kekerasan dalam aksi adalah RS Kariadi, RS Roemadi, dan RS Hermina Semarang.
LBH melaporkan, dari 33 korban kekerasan ada yang mengalami kebocoran di kepala dan serangan jantung.
Sekitar pukul 18.00 mass aksi sempat melakukan ibadah salat di depan Balai Kota Semarang. Setelahnya, jumlah pengunjuk rasa bertambah dan situasi mulai ricuh.
| Narasi Daily
Kami memperoleh rekaman voice note dr. Aulia Risma Lestari, calon dokter spesialis Undip yang ditemukan meninggal dunia setelah mengalami bullying.
Rekaman ini menyiratkan, selain perundungan, pemerasan, dan eksploitasi dilakukan dokter senior Undip, korban juga dipaksa kerja rodi di Rumah Sakit Dr Kariadi, Semarang.
Tayangan selengkapnya, tunggu #BukaMata di YouTube Narasi Newsroom. Segera!
| Buka Mata
Dipukul mundur -> diberondong gas air mata
Ditangkep -> dipukulin, diinjek2
Ditahan -> diintimidasi, didata, wajib lapor
Tujuannya pengamanan? Bukan, tujuannya supaya orang takut turun aksi
Polisi ini ancaman terbesar demokrasi, musuh semua orang yang masih punya akal sehat
Kepada Pak @jokowi
Bapak sudah beberapa kali muncul di tempat umum, tapi masih belum mau memberikan pernyataan untuk publik mengenai situasi saat ini?
Di Semarang sudah chaos, Pak.
#DaruratKekerasanAparat
"Komnas HAM mendesak Kapolda Jawa Tengah dan Kapolda Sulawesi Selatan untuk melakukan evaluasi atas dugaan penggunaan kekerasan oleh aparat keamanan dalam menangani dan membubarkan aksi demonstrasi mahasiswa dan masyarakat umum," kata Komisioner Komnas HAM RI, Anis Hidayah, dalam keterangan video, Selasa (27/8/2024).
Itu disampaikan Anis merespons demonstrasi di Semarang dan Makassar yang berujung ricuh pada Senin (26/8/2024). Pihaknya memperoleh informasi adanya tindak kekerasan yang dilakukan aparat dalam penanganan aksi demonstrasi, antara lain penggunaan gas air mata, penangkapan peserta aksi, dan dugaan sweeping ke area pusat perbelanjaan umum.
Menurut Anis, penggunaan kekuatan berlebih atau kekerasan dalam penanganan aksi demonstrasi berisiko melanggar hak asasi manusia. Komnas HAM, kata Anis, juga mendesak kepolisian memberikan hak atas akses bantuan hukum bagi peserta aksi yang ditangkap.
Menurut Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Semarang, ada 33 korban kekerasan yang dilarikan ke rumah sakit hingga Senin (26/8/2024) pukul 22.00 WIB. Selain itu, sebanyak 9 mahasiswa serta puluhan pelajar ditangkap dan dimintai keterangan oleh pihak kepolisian tanpa pendampingan hukum.
| Narasi Daily
pak ini @ahriesonta tolong polwan dan perwira ini di proses di propam. bikin malu institusi.
ada orang lagi makan, tau-tau diganggu.
sudah gitu malah nyalahin si mas nya. perwira masak logikanya begini. memalukan.