Di saat seperti ini, kalau seseorang lagi cari rezeki, sekonyol apa pun, asalkan halal, jangan diledekin. Kalau seseorang sukses, doakan yang baik. Iri wajar, yang gak wajar itu iri dengki yang berujung nyinyir. Kita semua sama-sama berjuang. Gak perlu bikin konflik horizontal
Aku sangat suka dengan kalimat ini:
“Kalau kamu suka tidur, mulailah bangun untuk Tahajjud; kalau kamu suka uang, mulailah lebih banyak bersedekah; kalau kamu suka mendengarkan musik, mulailah mendengarkan Al-Qur’an; kalau kamu suka makanan, mulailah berpuasa; karena cintamu pada dunia tidak boleh lebih besar daripada cintamu kepada Allah.”
Indonesia's biggest irony:
Melihat pemerintah dengan mudahnya mencairkan ratusan triliun untuk bangun dapur MBG dan Kopdes tapi lamban menyelesaikan pemulihan infrastruktur vital pasca bencana Sumatera.
kapan ya semua sadar kalau subsidi dari pemerintah itu maksudnya subsidi dari pajak yang kita bayar, ganti atuh namanya bukan subsidi pemerintah, lebih cocok pengembalian dana publik.
"subsidi" adalah hak kita, bukan hadiah.
"Pak TU Kampus"
"Iya gimana?"
"Ini kok saya dapet UKT tertinggi? Penghasilan Orang Tua saya gak segede itu?"
"Coba saya cek, kasih nama sama NIM?"
"Debi Pak, ini NIM saya."
"..."
"Ini ibu kamu PNS? Dosen?"
"Iya, cuma Ibu saya lagi tugas belajar, cuma terima gaji pokok doang, UMR juga gak sampai. Bapak juga udah gak ada."
"Waduh, kalau PNS emang biasanya UKT tertinggi, memang gitu aturannya di kampus ini."
"Hah? Terus gimana Pak?"
"Coba kamu apply KIPK. Ini dicek ya syaratnya."
***
"Bu Dinas Sosial."
"Iya gimana?"
"Saya mau cek orang tua saya di desil berapa di DTSEN, saya mau daftar KIPK."
"Minta NIK orang tua ya."
"Ini Bu, tolong dicek"
"Sebentar ya"
"..."
"Ini ibu kamu PNS? Dosen?"
"Iya, cuma Ibu saya lagi tugas belajar, cuma terima gaji pokok doang, UMR juga gak sampai. Bapak juga udah gak ada."
"Waduh, kalau PNS pasti kehapus dari DTSEN. Dari jaman DTKS juga rutin diapus. Perintah menteri sosial. Memang aturannya gitu."
"Hah? Terus gimana Bu?"
"Coba kamu pakai surat keterangan tidak mampu atau slip gaji ortu buat daftar KIPK."
***
"Pak Lurah, saya mau minta SKTM buat daftar KIPK"
"Kamu bukannya Debi, anaknya Bu Lala, dosen di kampus itu?"
"Iya Pak"
"Lah, penghasilannya bukannya lumayan?"
"Iya, cuma Ibu saya lagi tugas belajar, cuma terima gaji pokok doang, UMR juga gak sampai. Bapak juga udah gak ada."
"Bentar saya cek dulu aturannya, Ibu PNS kan ya?"
"Iya Pak"
"Saya kemarin dapet instruksi dari Pemda sini, katanya kalau PNS gak boleh dapet SKTM. Jadi saya gak berani keluarin."
"Hah? Terus gimana Pak?"
"Coba langsung pakai slip gaji Ibu ke Dikbud."
***
"Bu Dikbud."
"Iya gimana?"
"Saya mau daftar KIPK, cuma data ortu saya gak ada di DTSEN sama Pak Lurah gak bisa ngeluarin SKTM. Jadi pakai slip gaji."
"Sebentar saya cek ya."
"Ini slip gaji ibu kamu? PNS? Dosen?"
"Iya, cuma Ibu saya lagi tugas belajar, cuma terima gaji pokok doang, UMR juga gak sampai. Bapak juga udah gak ada."
"Waduh, kalau PNS emang gak bisa daftar KIPK. Kemarin pejabat tim teknis KIPK udah bilang kalau PNS gak boleh sama sekali."
"Sama sekali Bu? Gaji Ibu saya cuma segini?"
"Iya. Bahkan Golongan I juga gak boleh. Memang aturannya begitu."
"Hah? Terus gimana Bu?"
"Coba ke bank aja sama Ibu, siapa tahu bisa ada pinjaman"
***
"Bu CS Bank"
"Iya gimana?"
"Saya mau ajukan pinjaman buat bayar UKT anak saya"
"Baik Bu, saya cek dulu"
"..."
"Bu Lala, setelah kita cek penghasilan dan riwayat finansial, kita gak bisa kasih pinjaman."
"Kenapa Bu?"
"Mohon maaf Pak, resiko gagal bayarnya tinggi. Saya gak berani Bu, nanti saya yang kena."
"Waduh, terus gimana ini Bu?"
***
"Pak TU kampus, saya gak bisa dapet KIPK Pak"
"Udah coba pinjam bank?"
"Gak bisa Pak, penghasilan Ibu saya gak cukup."
"Coba ini, perusahaan fintech yang kerjasama sama kampus"
***
"Mas fintech, kalau saya pinjam 12.5 juta buat UKT, saya mesti nyicil berapa?"
"Sekitar 1.3 juta per bulan selama setahun"
"Wah jatuhnya 15.5 juta dong? Bunganya 3 juta sendiri?"
"Iya Mbak"
"Waduh, itu segede biaya hidup saya euy. Gak mampu bayarnya"
"Memang aturannya segitu pinjaman kita."
***
"Pak TU Kampus"
"Iya gimana?"
"Misalkan saya mau nunda kuliah jadi tahun depan, buat ngumpulin duit dulu, bisa gak?"
"Jadi gak daftar ulang pertama?"
"Iya."
"Jalur apa?"
"Prestasi."
"Gak bisa, kalau udah lulus seleksi prestasi tahun ini, kamu diblacklist dari ikut ujian lagi tahun depan."
"Hah?"
MANTAN TKW INI NEKAT KURAS SEMUA GAJI HASIL KERINGAT DI HONG KONG DEMI BANGUN SEKOLAH GRATIS BUAT RIBUAN ANAK PETANI MISKIN!
Lahir dari keluarga petani miskin di Bogor, Heni Sri Sundani terpaksa mengubur mimpi kuliahnya. Dia memilih berangkat jadi Tenaga Kerja Wanita ke Hong Kong. Kerja berat mengurus rumah tangga, tapi di malam hari dia tetap belajar sendiri sampai akhirnya lulus kuliah dengan predikat terbaik.
Tahun 2011, Heni pulang ke Indonesia. Hatinyanya hancur lihat banyak anak petani di kampungnya putus sekolah karena kemiskinan. Tanpa pikir panjang, dia dan suaminya menguras habis seluruh tabungan hasil kerja bertahun-tahun di luar negeri untuk mendirikan Gerakan Anak Petani Cerdas.
Lewat yayasan itu, Heni memberikan sekolah gratis, ribuan buku, dan program pemberdayaan ekonomi buat masyarakat desa. Semua dilakukan dengan tulus tanpa pamrih.
Dedikasinya luar biasa sampai namanya masuk daftar Forbes 30 Under 30 Asia tahun 2016 sebagai tokoh muda berpengaruh.
Satu wanita biasa yang memilih jadi lentera buat ribuan anak lain. Keterbatasan masa lalu justru jadi kekuatan untuk ubah masa depan generasi bangsa.
Keren banget kan?
Lo pernah dengar cerita TKW atau pekerja migran lain yang bikin prestasi luar biasa seperti ini? Atau ada sosok inspiratif di sekitar lo yang mirip Heni?
Meanhwile China pas gaokao (ujian masuk univ nasional):
polisinya jemput siswa yang telat, ada zona larangan klakson, dibukain jalan khusus peserta, disediain ambulans, ada konselor psikolog kalo stress
Di Indonesia baru daftar aja udah STRESSSS
Pdhl diabetes itu ga cuma karena konsumsi gula. Tp karena kemiskinan yang bikin kita makan karbo+karbo juga bisa jadi penyebab diabetes yang mana ITU SALAH PEMERINTAH JUGA.
sori gue masih termasuk golongan bahwa pemerintah yang paling punya tanggung jawab untuk menyediakan lapangan kerja
jadi untuk ini gue nyalahin pemerintah
Aliansi BEM Surabaya (ABS) bersama BEM Universitas Airlangga (Unair) dan elemen BEM se-Jawa Timur terjun bersama dalam aksi demonstrasi damai di depan Gedung Negara Grahadi, Surabaya
the reason why Palestine isn’t being seen anymore is because there’s barely any journalists left. Lebanon is going through a severe escalation. Palestine is still going through a genocide. 150k people were killed in Sudan. People in congo are being killed. Don’t stop talking.