Sebelum menikah, pastikan kamu sudah berdiri di kaki sendiri: punya penghasilan, punya simpanan, dan tahu arah hidupmu mau ke mana. Karena perasaan orang bisa berubah, dan masa depan tidak pernah ada yang bisa menjamin.
Jangan masuk pernikahan cuma bermodal cinta, tapi juga kesiapan. Supaya kalau di tengah jalan tidak berjalan seperti yang diharapkan, kamu tetap punya pegangan, tidak hancur, dan tidak terpaksa bertahan hanya karena tidak punya pilihan.
Menikah itu pilihan, jadi lakukan saat benar-benar siap, atau lebih baik tunda daripada menyesal.
Jgn takut klo gue lg marah, takutlah klo gue lg diem. Soalnya lumayan susah nih ngontrol iblis dalem pikiran klo udh ada bisikan "dia keterlaluan, hancurkan!!"