You know MT fans don't truly believe what they are saying in defense of this because if a male character's childhood sweetheart cheated on him and brought her old teacher to the household as her second husband, these guys would be the first to call her a slut and write hate fics
Banten unik karena dikuasai literal kriminal mafia bandit.
Pendiri dinasti, Hasan Sochib, dulu adalah perampok random di Pasar Rau, kota Serang yang dipenjara, dilepas, lalu jadi preman pribadi salah satu bupati.
Hasan lalu berkembang biak massal dengan 4 manusia istri seperti hama tikus basah, memproduksi puluhan anak, ratusan cucu, dan ribuan cicit. Sekarang puluhan ribu canggah sedang diproses. Merekalah dinasti politik Banten. Bapak, anak, cucu, cicit, canggah. Ribuan gerombolan UB yang gendut karena memakan uang haram korupsi lalu tiap tiap-tiap memproduksi anak.
Salah satu output pabrik bayi Dinasti Banten itu ialah makhluk berwajah buatan bernama Ratu Atut Chosiyah, salah satu dari puluhan anak Hasan Sochib yang berhasil jadi Gubernur Banten lewat mobilisasi "pasukan hitam-hitam" saat pilkada lalu ditangkap.
I bet the showrunners probably thought everyone would be mortified at this scene like "oh nooo, all your beloved characters are dyinggg", but got the entire audience cheering for the villain instead.
🚨🗣️ Thierry Henry: "I never used to believe the World Cup could be rigged, but after watching Argentina's matches, I'm not so sure anymore. And now every referee appointed for France's next match is Argentine. At this point, it's hard not to question who FIFA wants to favor".
Pembunuh Pak Yani bukan PKI, tapi Cakrabirawa. Letkol Untung, pemimpinnya, sudah dieksekusi.
Menurut visum, tidak ada penyiksaan seperti yang dipropagandakan Pak Harto, termasuk di film pemberontakan G30S
Pesan Mas @senogp jelas: propaganda ini membuat stigma buruk yang berakibat pada normalisasi penghakiman pada anggota PKI di seluruh Indonesia.
Di antara anggota PKI ada yang brengsek, itu benar. Bahwa persekusi pada tujuh setan desa juga benar. Lekra bikin ludruk ‘meledek’ Tuhan, juga benar.
Tapi sama benarnya bahwa orang puluhan ribu orang dibunuh dan dipenjara tanpa pengadilan.
Sedikit jelasin mas, ini tuh masalah kredit macet yang kompleks sebenarnya. Jadi kalo liat data dari OJK emang mengkhawatirkan, bersanding lurus dengan kekhawatiran "bankir" yang seharusnya lebih "terasa" disitu ada macet kredit.
Jadi secara total, kredit macet (NPL) bank itu ada di 2,17% an. Tapi kalau dibongkar, segmen UMKM itu naik tinggi banget ke 4,36% & multifinance (leasing) naik ke 2,87%.
Kok bisa?
Jawabannya karena efek "Bantalan" Hilang, jadi waktu Covid kemarin, ada relaksasi (kebijakan kredit rada dilonggarkan atau gampangnya saat itu, catat kredit telat sebagai 'lancar'). Begitu kebijakan ini selesai, borok aslinya langsung kelihatan.
Fenomena "Makan Tabungan", pasti tau kan berita belakangan, banyak PHK & harga barang pokok naik, nah ini buat kelas menengah kehabisan tabungan. Akhirnya, cicilan terpaksa dikorbankan atau dibiarin mandek.
Dampaknya? Bank jd super pelit kasih pinjaman baru (kredit UMKM cuma tumbuh 0,6%!). Kondisi riil di akar rumput lagi megap-megap, makanya bankir panik karena ini bukan siklus bisnis biasa. Ini efek domino dari kebijakan sebelumnya.
Maaf kalo salah, sedikit share pengetahuan aja.
FIFA is taking down all the viral clips appearing to expose the Argentinian cheating against Egypt on X and other social media platforms. 🇪🇬🇦🇷
The game is a scam!
Hey @Walmart this is horrific behavior and I now feel violated and unsafe at the idea of shopping in any of your locations again. This must be immediately addressed.
DECLARAÇÕES FORTES!
O técnico do Egito, Hossam Hassan, fez duras críticas.
“Vou dizer o que penso independentemente das consequências. Esta foi claramente uma partida manipulada e o mundo inteiro viu isso.”
“E quero dizer mais uma coisa: se eles querem tanto que a Argentina vença, por que chamam todo mundo para vir e participar?”