Ingat saat bergabung dgn Twitter? | Ingat, tujuan saya aktif di Twitter selalu mengalami perubahan. Sementara ini utk menambah relasi yg sehat, referensi seni visual, edukasi, resep masakan, bacaan, fesyen, hiburan, dst. Terima kasih~ #MyXAnniversary
Kepekaan laki² utk berisiatif atas kebutuhan perempuan itu bisa dilatih; diasah, dimulai di rumah. Dan tetap butuh cara² kreatif, tahapan & waktu.
Hingga pada akhirnya bisa muncul kesadaran memerhatikan detail & ritme sebelum berubah jadi tanda darurat.
Dulu aku pas baru terpapar teori kritis juga iya-iya aja anggap psikologi harus begini begitu, terutama harus jadi lebih radikal lagi melihat masalah struktural dan punya tujuan lebih ‘mengakar dan adil’ dengan bawa perubahan sistemik. Pas kemudian belajar antro dgn perspektif kritis yang kritisi pendekatan psikologi yang sangat individualized dan patologisasi kondisi yang ‘normal’ yah, aku juga sepakat.
Setelah dipikir pikir, aku lebih sepakat kalau kritik terhadap individualisasi/patologisasi itu valid dan lebih banyak diarahkan ke soal ranah cakupan disiplinnya, bukan soal eksistensi disiplinnya yang jadi harus lebih cakupi hal struktural dan punya intervensi struktural. Yang disasar teori kritis ilmu sosial itu spesifik: psikologi (dan psikiatri) sering menarik garis diagnostik terlalu lebar, framing respons yang sebenarnya masuk akal terhadap kondisi yang emang gak masuk akal (ketidakadilan, kekerasan struktural, kemiskinan) sebagai disfungsi individu untuk kemudian jadi ‘dikontrol’ agar sesuai ekspektasi tertentu terutama yang berkuasa. Itu semua adalah kritik tentang di mana batas klinis ditarik dan bagaimana penyebab dijelaskan dalam perspektif yang individualized dan patologisasi, tapi dia tidak menjadi dukungan ke argumen bahwa intervensi level-individu itu sendiri gak efektif dan gak perlu sehingga psikologi perlu address masalah struktural dan fokus ke solusi2 struktural.
Intervensi psikologi yang individual gak serta merta bisa dibuang apalagi mengharapkan seluruh keilmuan psikologi dijadikan analisis struktural, karena yah pada banyak orang, intervensi individual ini emang efektif dan bisa digunakan untuk banyak hal, termasuk mempertahankan fungsi saat mencari keadilan & bergerak sebagai komunitas/kolektif. Intervensi2 ini dibangun dari analisis level individual juga.
Lalu, kalau psikologi murni jadi analisis struktural, yah jelas salah tempat, hal itu udah dilakukan oleh sosiologi, antropologi, ekonomi politik dengan metode yang lebih develop buat itu. Ngapain juga jadi ranah psikologi di saat ranah psikologi sendiri bisa digunakan buat masuk ke subjectivity individual (cara orang memaknai pengalaman hidup, coping, proses kognitif-emosional, dan teknologi intervensi buat meringankan penderitaan di level itu). Itu kontribusi yang gak bisa digantikan analisis & intervensi struktural, tapi emang perlu dilengkapi oleh keduanya agar bisa menjadi lebih relevan dengan kondisi lapangan dan tidak mengasumsikan kondisi kejiwaan individu itu neutral-terpisah dari konteks struktur dan sosialnya. Dengan demikian yah ada gunanya lah psikologi punya ciri khas disiplin ilmu sendiri & ga jadi ikut2an analisis dan intervensi struktural.
Nama Bank Mandiri muncul berulang dalam sejumlah investigasi & dokumen penegakan hukum internasional—FinCEN Files, pembiayaan perusahaan terkait deforestasi, hingga pencucian uang.
Salah satu transaksi yang disorot adalah aliran dana ke rekening Jhonlin Group milik Haji Isam.
...merasa berbunga-bunga dan terharu saat menemani ibu² penyintas; perempuan yang mulai bisa mencintai kehidupannya diawali dari satu hal yang bernama, "aku".
Film-filmnya apa banget imo, cuma romantisasi kemiskinan yg dibuat oleh PoV kelas menengah.
Biar mereka seolah-olah tahu apa itu kemiskinan, padahal gak nyentuh sama sekali.
Ushul fikih adalah nahwu-plus
Salah satu materi yang saya sampaikan di kelas pada pertemuan lalu adalah bahwa tanda kita mulai paham ushul fikih adalah tatkala kita makin sadar bahwa ushul fikih adalah tindak lanjut dari ilmu nahwu atau tatabahasa arab. loh, kok bisa?
"Kalau memang baik, orang akan tahu sendiri. Bahkan kalau tidak tahu pun, tidak apa-apa. Bukankah manfaat tetap menjadi manfaat meskipun tidak diketahui siapa yang menanamnya?" - @dwySa
KHARIQ ANHAR DITUNTUT 6 BULAN PENJARA HANYA KARENA TIMPA TEKS
Bayangkan, suatu hari kamu membuat postingan kritik justru berakhir di penjara. Hal itu yang dialami khariq, padahal ia hanya mengemukakan ekspresi satir dengan menggunakan timpa teks sebagaimana budaya kritik orang muda di internet.
UU ITE lagi-lagi menjadi alat kekuasaan untuk membungkam kebebasan berpendapat. Jaksa penuntut umum mengabaikan fakta-fakta persidangan dan menuntut khariq dengan 6 bulan penjara.
#SemakinDitekanSemakinMelawan
setelah mendengar cerita kondisi kritis pasca melahirkan mbak amira dari suaminya, saya merasa khawatir tidak bisa menahan diri utk tidak menangis saat menemuinya nanti.
mengingat suaminya saat menceritakan kejadian itu jg menahan diri; menggigit bibir agar tidak menangis.
Anak mendiang Syekh Said Ramadan al-Buthi ada tujuh, enam laki² & satu perempuan. Yang dikenal publik secara luas (untuk saat ini) 2 puteranya, hanya dua; Syekh Abdurahman al-Buthi & Syekh Taufiq Ramadan al-Buthi.
Penasaran satu anak perempuan beliau, menggeluti bidang apa...
Kak Zumro telah menjadi ibu, anaknya laki², keduanya sehat.
Mbak Amira telah menjadi ibu, anaknya perempuan, lahir sehat. Tapi ia pendarahan, ditranfsusi darah. Semoga lekas kembali sehat; pulih.
Kepada Mbak Hus aku jg menunggu kabar dan berharap semoga ia sehat² terus.