Pramono Anung berencana memajukan jam dimulainya Car Free Day (CFD) atau Hari Bebas Kendaraan Bermotor di Jakarta menjadi pukul 05.30 WIB mulai 1 Juni 2026.
Kebijakan itu akan berlaku di seluruh kawasan CFD Jakarta, termasuk rute baru di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan.
“Saya merencanakan untuk Car Free Day Sudirman-Thamrin akan dimulai jam 05.30 WIB pada 1 Juni,” kata Pramono usai meresmikan Gedung Dispora DKI di Jakarta Timur, Jumat (8/5).
Pramono mengatakan kebijakan tersebut dilatarbelakangi semangatnya dalam berolahraga. Ia ingin masyarakat yang gemar berlari maupun bersepeda dapat memulai aktivitas lebih pagi.
Selain memajukan jam CFD, Pemprov DKI juga akan membuka CFD rutin di kawasan Rasuna Said setelah revitalisasi kawasan selesai. Peresmian kawasan itu ditargetkan berlangsung pada 22 Juni 2026 bertepatan dengan HUT ke-499 Jakarta.
Dengan penambahan rute tersebut, warga nantinya bisa menikmati CFD tidak hanya di kawasan Sudirman-Thamrin, tetapi juga di Rasuna Said atau Kuningan. Menurut Pramono, langkah ini diharapkan dapat mendorong sport tourism di Jakarta.
📸: Dok. Antara.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | oneliner | R158 | E164
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Top 10 Film Box Office Indonesia 2026
1. Danur: The Last Chapter - 3.619.493
2. Tunggu Aku Sukses Nanti - 3.005.776
3. Ghost In The Cell - 2.664.558
4. Alas Roban - 2.418.274
5. Suzzanna: Santet - Dosa Di Atas Dosa- 1.529.645
6. Ayah, Ini Arahnya Ke Mana, Ya? - 1.515.690
7. Na Willa - 1.400.271
8. Kuyank - 1.226.998
9. Senin Harga Naik - 1.177.201
10. Tiba-Tiba Setan - 1.022.646
Menyulap tumpukan kardus menjadi karya seni fungsional adalah keahlian Dus Duk Duk, pionir produk berkelanjutan asal Surabaya yang sudah berkiprah lebih dari satu dekade. Dengan material 100% daur ulang, mereka menghadirkan berbagai produk mulai dari booth pameran, furnitur, hingga mainan anak yang aman bagi bumi. Keunikan Dus Duk Duk terletak pada desain inovatifnya yang mampu menggantikan material sulit terurai seperti styrofoam, menjadikan setiap instalasi dekorasi tetap megah namun tetap bertanggung jawab terhadap lingkungan.
Komitmen hijau Dus Duk Duk tidak berhenti pada tahap produksi saja, melainkan berlanjut hingga pengelolaan limbah dan aksi konservasi. Setiap kolaborasi yang dijalankan selalu menyertakan paper waste management dan kontribusi nyata berupa penanaman mangrove untuk menjaga keseimbangan alam. Melalui pendekatan ini, Dus Duk Duk membuktikan bahwa sektor kreatif dan prinsip keberlanjutan dapat berjalan beriringan untuk menciptakan masa depan Indonesia yang lebih hijau dan penuh inspirasi.
Kawan @GNFI, pernah nggak kamu kepikiran kalau furnitur atau dekorasi acara yang kamu lihat ternyata terbuat dari kardus daur ulang? Kira-kira produk apa lagi ya yang unik kalau dibuat dari material ini? Tulis pendapatmu di kolom komentar, yuk!
#DusDukDuk #brandlokal #gnfix #gnfi #makintahuindonesia
Dengan luas 1,89 juta km², Indonesia berada di peringkat 15 dunia dan 5 Asia, lebih luas dari gabungan Jerman (357 ribu km²) dan Jepang (378 ribu km²).
Indonesia terdiri dari 17.000+ pulau yang membentang sejauh ±5.100 km, menjadikannya salah satu negara dengan kompleksitas wilayah tertinggi di dunia.
Skala ini memberi Indonesia kekayaan biodiversitas global, sekaligus tantangan besar dalam logistik, konektivitas, dan pemerataan pembangunan.
Posisi kedua Indonesia menunjukkan konsistensi pembinaan atlet, dengan capaian medali yang tersebar merata di 18 cabang olahraga yang diikuti.
Melampaui target Kemenpora menandakan efisiensi program pelatnas, di mana produktivitas medali tumbuh tanpa perlu dominasi satu cabor saja.
Selisih total medali dengan negara peringkat bawah memperlihatkan peta kekuatan ASEAN Para Games mulai terkonsolidasi pada segelintir negara.