@AnggaPutraF Pak..
Maaf sepertinya penjelasan teknis bapak gak ada yang salah, tapi subtansi bu astrid juga gak salah..
Cuma berbeda sudut pandang saja
Lagian penekanan yang mungkin dinilai oleh bu astrid yang kebetulan baru menjabat adalah sudut pandang etik, bukan teknis 🙏
Kepada redaksi @tempodotco dan penulis Sukidi - sebagai warganegara Polandia, tidak ada kata yang bisa mengekspresikan tingkat ke-kecewaan saya dengan artikel ini.
Membandingkan siapapun di dunia dengan Hitler itu gak masuk akal.
Kenapa? Baca aja
kata pak ustadz keluarga gue udah di LAKNAT pakai ilmu SESAT, makanya rumah gue panas banget, penampakan banyak banget, ibu sama bapak cek cok, auranya negatif, emang biadab punya tetangga yang ternyata nyembah SETAN.
@IDN_Horor#bacahorror
Laki-laki mana hatinya kagak kecewa, jika ngeliat wanita yang dicintainya di hamili oleh suaminya 🥺🥴😔
Iki konsepke piye toh ikih... Kok gethiing akuh 🤧🤧🤧😤😤
☕
@didepancangkir Ini humas @Kemenperin_RI kenapa gak coba menjawab ya komplain dari warganet terkait kebijakan ini? Mgkn bisa dimulai dgn definisi TKDN itu apa dan apa alasan paling sederhana import produk2 tsb dilarang..
Sepertinya pemerintah hanya kekurangan komprtensi dalam komunikasi publik