Gue mau nampol kalian pakai kenyataan.
Dan gue jamin, kalian belum siap dihantam realita ini.
Apa yang Fatimah Azzahra lakuin baru-baru ini di TV nasional, dan wakil BEM yg dulu.
Gue cap sebagai:
Entertainment Politik.
Kritik yang seharusnya tajam, malah berakhir cuma jadi HIBURAN.
Jadi bahan trending semalam, panen impression dan engagement di Twitter, lalu besoknya orang lupa dan lanjut hidup seperti nggak ada apa-apa.
Kenapa bisa gitu? Gue bahas di sini.
lebih mirip politisi.
1. Tau dikit, ngomongnya banyak
2. Seneng monolog/pidato bombastis
3. Ga mau engage dgn yg lbh pinter dari dia utk ngetes ide.
4. Effort belajar minim krn udah ngerasa pinter.
5. Seneng bodoh2in orang.
6. Seneng ngeles alih2 minta maaf
Pejabut banget
Kenyataan bahwa abis orang pada bilang "tidak" dan dia masih bisa bilang, "MBG itu penting," adalah bukti beliau nih tuli terhadap suara masyarakat bahkan secara langsung.
Emang seharusnya gini. Gak usah ngide cari2 yg baru mulu yang malah jadinya dipaksakan dan gak sesuai kebutuhan. Negara ini kan udah lumayan lama berdiri, ide2 dan program2 bagus pasti udah banyak tinggal disempurnakan aja.
Satu lagi yg udah lama bukan berarti melalui merit sistem jg, dulunya aja masuk krn sodara, rekanan, dll. Birokrasi Indo bener2 butuh waktu sampe isi orangnya berganti dengan yg bener2 kompeten
Posisi gua masih sama siapapun pada jabatan apapun yg masuk sektor publik tanpa melalui merit sistem trs cuap2 itu sampis. Minimal CAT trs ngerasain, berat tapi emang gak bisa cepet
Matematika itu bukan ilmu berhitung, tapi ilmu bernalar. Hitung2an hanyalah bagian kecil dari Matematika.
Anak2 lemah hitung2an karena langsung diberikan pengetahuan prosedural tanpa pemahaman konseptual. Ada gap yang besar di sini, yg semakin terlihat di masa post-covid.
Jadi gpp kalo orng ga bisa hitung, krn ada yg namanya alat bantu hitung. Yg bahaya itu orng ga bisa bernalar, shg dia ga tau hitungan dia (atau alat bantu hitung tsb) benar atau salah.
ASN=Aparatur Sipil NEGARA, mengabdi ke negara, bukan ke pemerintah, apalagi presiden. Stop berpikir negara = pemerintah. Stop feodalisme. Presiden bukan raja, tidak perlu disembah, sangat boleh dikritik, tmsk oleh ASN. Indonesia republik.
1 CPNS gugur karena kerja berlebihan. sementara netizen masih bilang PNS gabut bisa main zuma dan bisa ngopi jam 9. semoga dosa2 nya mengalir ke yg komen spt itu, aamiin yra.
Udah capek mulai dari Steam di blokir, urusan e-sport gtgt, mereka emang gak paham. Di dalam cuma haha hihi yg penting foto, program jadi pencapaian, dan terlihat sudah ada produk. Isinya? 🐒🐗
mereka ga tau kayanya ya kalau komunitas game itu tight knit banget dan ngecek apa-apa ke satu sama lain via banyak jalur itu gampang. bakal kebongkar semua ini ngibul-ngibulnya. malapetaka humas banget IGRS ini
Dua hari lalu, Valve baru saja merilis steam pricing tools terbaru dgn 3 variabel berbeda.
▫ Kurs mata uang
▫ Buying power
▫ Multi-variable method
Yang menarik ada di nomor dua, untuk harga $60, buying power gamers indo itu di 290 ribu rupiah.
🔗https://t.co/kYGDXcWM0k