jefrinichol soroti bank mandiri blokir rekening aktivis pati atas permintaan aparat:
- katanya serem
- karena aktivisnya belum demo
- tapi udah dibungkam duluan
- dia sindir dengan istilah big brother is watching you
- dia mempertanyakan akses apa lagi yang bisa dijangkau aparat lewat perbankan
- katanya ini kayak cara nindas aktivis lewat habisin rekeningnya
- dia sindir uang pajak rakyat malah dipake buat hal kayak gitu
BEM Universitas Indonesia (UI) menggelar aksi di Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, Selasa (18/8/2026), dengan membawa delapan tuntutan.
Mahasiswa dijadwalkan tiba di Bundaran HI dan memulai aksi sekitar pukul 13.00 WIB.
“Hari ini, sehari setelah seremoni kenegaraan itu digelar, kami turun ke jalan bukan untuk merayakan, tapi untuk bertanya dengan lantang: kemerdekaan macam apa yang sedang kita rayakan? Kemerdekaan yang diperjuangkan pendiri bangsa 81 tahun lalu?” ujar Ketua BEM UI Yatalathof Imawan.
Aksi ini menjadi momentum mahasiswa untuk mempertanyakan kondisi kemerdekaan dan kedaulatan rakyat saat ini.
Baca di: https://t.co/l1lOIkBdm9
< #Demo #Mahasiswa #Jakarta #infografik
BREAKING NEWS!
UPDATE DAFTAR YANG TURUN AKSI HARI INI 18 AGUSTUS DI BUNDARAN HI :
- UNIVERSITAS INDONESIA
- UNIVERSITAS TRILOGI
- POLITEKNIK NEGERI JAKARTA
- UNIVERSITAS TERBUKA JAKARTA
- UNIVERSITAS PANCASILA
- UNIVERSITAS BUNG KARNO
- UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PROF. DR HAMKA
STAYSAFE UNTUK YANG TURUN AKSI, DAN MOHON MAAF JIKA LALU LINTAS AKAN TERGANGGU🙏🏼
PANJANG UMUR PERJUANGAN!
Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7,7 mengguncang wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu (15/8) pagi dan turut dirasakan di Flores, termasuk Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, hingga Ruteng, Kabupaten Manggarai. Sejumlah bangunan dilaporkan rusak.
Dari data yang diterima kumparan di lapangan, gempa ini mengakibatkan bangunan pemerintah daerah hingga Bandara Udara Frans Sales Lega atau Bandar Udara Ruteng mengalami kerusakan. Tampak bagian panel atap bandara berjatuhan. Di Labuan Bajo dan di sejumlah wilayah Kabupaten Manggarai Barat, kerusakan juga turut terjadi di tempat umum hingga rumah-rumah milik warga akibat guncangan.
Sementara itu, di Ruteng, Kabupaten Manggarai, bangunan kampus Unika Santu Paulus juga dilaporkan mengalami kerusakan. Dinding salah satu gedung kampus disebut ambruk.
Hingga berita ini diterbitkan, jumlah pasti bangunan yang rusak maupun korban terdampak masih dalam pendataan. Kondisi kerusakan juga masih menunggu verifikasi dari pemerintah daerah, BPBD, dan instansi terkait.
Masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir, diimbau tetap tenang dan mengikuti arahan resmi BMKG serta pemerintah daerah terkait potensi tsunami dan perkembangan kondisi pascagempa.
📸: Dok. Istimewa.
Baca selengkapnya dengan klik link di bio. Cari tahu berita update lainnya dengan download aplikasi kumparan di App Store atau Google Play.
📝: newsupdate | update | news | vidol | R158 | R067 | E053 | E073
#bicarafaktalewatberita #kumparan
Perlu diingatkan lagi, Joko Widodo berulang kali menyatakan proyek KCJB menggunakan skema business to business (B2B), sehingga tidak menggunakan APBN dan tidak memerlukan jaminan pemerintah.
Luhut Binsar Pandjaitan, sebagai Menko Kemaritiman dan Investasi, berkali-kali menegaskan bahwa utang proyek tidak akan dibayar menggunakan APBN dan mengkritik pihak yang menyebut proyek itu akan menjadi beban negara. Bahkan pada 2025 ia kembali mengatakan tidak pernah ada permintaan agar utang Whoosh dibayar memakai APBN. (tautannya: https://t.co/CJjEJwqPn4)
Sejumlah pejabat KCIC dan kementerian pada masa itu juga konsisten menyampaikan narasi bahwa proyek bersifat komersial (B2B) sehingga risikonya berada pada perusahaan, bukan negara.
Tak terhitung juga para politisi dan buzzer pendukung Jokowi saat itu yang menyampaikan narasi ini dan menyerang mereka yang mengritik KCIC. Jika sejak awal proyek dijanjikan sepenuhnya B2B tanpa membebani negara, mengapa kini penyelesaiannya harus diambil alih pemerintah?
Bagaimana pertanggungjawabannya? Kemana mereka sekarang?
Kalau LBP sih masih punya jabatan sih.
Terharu di-support penuh oleh FH UGM baik secara institusional maupun oleh dosen-dosennya seperti Mas Akbar.
Semoga ini jadi pembelajaran untuk pihak-pihak yang suka doxxing sembarangan, bahwa yg mereka lakukan jelas-jelas pelanggaran hukum. Kita bisa lawan!
Nah, kapok yg ancam2 sambil buka data kependudukan, diseriusi ini.
Kantor hukum-nya ndak main-main itu. Jika dalam 3 hari tidak direspon siap2 saja jalani proses hukum. Bisa2 sak bosnya terungkap.
---------------
Mestinya Polisi @DivHumas_Polri terkhusus @CCICPolri Polri, sudah langsung bertindak atas kebocoran data penduduk, apalagi digunakan untuk pengancaman. Tanpa perlu menunggu laporan polisi.
Data kependudukan, data nomor HP, data lokasi, dan tempat tinggal, dll itu termasuk data yang disimpan negara dan harus dilindungi pemerintah sesuai UU PDP.
Karena dalam penguasaan negara, mestinya kebocoran yg terjadi adalah perbuatan yg melawan hukum yang menimbulkan konflik negara dan pelaku. Bukan antar warga negara. Sehingga pemerintah lah sebagai yg megurus negara untuk langsung bertindak, menegakkan hukum.
Aktor penegakan hukumnya tentu adalah Polri. Bukan saya misal sebagai warga biasa.
Di negara2 yang maju penegakan hukumnya, kebocoran data kependudukan ini, apalagi digunakan untuk kejahatan atau membungkam publik, akan langsung direspon oleh penegak hukumnya, tanpa menunggu aduan.
Kesadaran bahwa perlindungan data itu kewajiban pemerintah melindunginya, baik Dukcapil atau Komdigi yg terkait register nomor telpon lewat KK, perlu benar2 diresapi. Dan aparat penegakan hukumnya adalah POLISI.
Salam
FK
Mas @AgusYudhoyono kader nya ini sudah viral karena kelakuannya yang sangat arogan dan semena-mena. Jangan sampai elektabilitas anda dan @PDemokrat rusak karena kader yang satu ini.
Disemua platform medsos bahas manusia ini terus.
Ganti orang ini kalo elektabilitas anda dan partai anda tidak mau hancur lagi.
@SBYudhoyono@Edhie_Baskoro
𝗞𝗲𝗯𝗲𝘁𝘂𝗹𝗮𝗻 𝗮𝘁𝗮𝘂 𝗽𝗼𝗹𝗮 𝘆𝗮𝗻𝗴 𝘀𝗲𝗻𝗴𝗮𝗷𝗮? 🚨
Hari ini, 16 Juli 2026, dua akun yang kritis terhadap Menteri PU Dody Hanggodo, yaitu @nabiylarisfa dan @ferrykoto, sama-sama menerima ancaman menggunakan data pribadi yang bocor. Kesamaan modusnya terlalu rapi untuk disebut kebetulan.
𝗣𝗲𝗺𝗶𝗰𝘂
✅ Unggahan yang mengkritik atau membahas isu terkait Menteri PU
𝗠𝗼𝗱𝘂𝘀 𝗜𝗻𝘁𝗶𝗺𝗶𝗱𝗮𝘀𝗶
✅ Ancaman dikirim lewat WhatsApp, meminta unggahan dihapus
✅ Data yang digunakan sangat lengkap: alamat rumah, NIK, tanggal lahir, data Kartu Keluarga, bahkan lokasi GPS perangkat secara real time
✅ Menggunakan akun mencurigakan, salah satunya memakai foto profil dan nama perempuan namun terhubung ke nomor atau situs publik tertentu
𝗥𝗲𝘀𝗽𝗼𝗻 𝗞𝗼𝗿𝗯𝗮𝗻
▪️ @nabiylarisfa sedang menyiapkan somasi dan menyebut kemungkinan ada korban lain di hari yang sama
▪️ @ferrykoto membagikan bukti tangkapan layar, melapor ke @CCICPolri, dan menegaskan bahwa jika terjadi sesuatu pada dirinya atau keluarganya maka sudah jelas siapa yang harus bertanggung jawab
Data selengkap itu, sampai pada lokasi GPS secara langsung, mustahil didapatkan orang biasa dari internet. Ada yang bermasalah dalam rantai perlindungan data kita, entah karena kebocoran dari sistem pemerintah atau memang sengaja disalahgunakan untuk membungkam kritik.
Kalau mengkritik pejabat publik saja bisa membuat NIK dan alamat rumah seseorang tersebar dalam hitungan jam, sebenarnya siapa yang sedang diawasi di negara ini, pejabatnya atau rakyatnya? 🤔
Dan jika @kemkomdigi serta pihak kepolisian memilih diam atas kasus ini, bagaimana caranya publik bisa percaya bahwa data pribadi mereka aman di tangan negara yang katanya berkomitmen melindunginya?
Sudah mengirim somasi ke nomor yang mengancam, saya lampirkan juga somasinya secara terbuka melalui twit ini, agar bisa dijadikan periksa oleh pihak terkait.
Silahkan bagi warganet yg mau menggunakan substansi somasinya bila mengalami situasi serupa. Bisa dikirim secara pribadi.
Pada warganet, jangan takut untuk terus bersuara ya. Kritik saja terus jika kebijakan dan atau pejabat pemerintah ada yg sontoloyo.
Saya punya dugaan oknum yg mengakses data kependudukan saya ini, memanfaatkan data register nomor HP saya. Karena hanya nomor ini yg tersambung ke data kependudukan.
Mudah2an tidak ada kesontoloyoan di kementerian terkait.
Kita hindari menuduh ini perbuatan pemerintah atau APH ya, karena pasti ndak akan berani, sebab perbuatan ini jelas2 melanggar UU PDP.
Bisa saja ada oknum yg punya akses yang membocorkan. Atas permintaan mungkin pejabat yg kupingnya tipis, atau oang lain yg merasa berkepentingan dgn pejabat yg dikritik.
Sekali lagi, jangan berhenti untuk mengkritik, jangan takut. Selama bukan hoaks, fitnah, ddapat dipertanggungjawabkan.
Terimakasih atas perhatiannya.
🙏
Salam
FK
Siangnya jam 12.29 WIB, kalau iya berarti sama.
Apa perlu aku buka sensor nomornya biar kalau mau dari 14.500 orang follower akun ini bisa spam sticker jomok ke nomornya, oke gak? Wkwk
Ada yang mau ancam2 saya, karena Twit tentang Dody Menteri PU.
Ini sudah jelas pelanggaran data pribadi, sampai tahu data KK. Bahkan lokasi device saya saat ini.
Saya cek nomor yg WA terhubung dengan website ini
mohon perhatian @CCICPolri data warga diretas begini.
Ada orang nyimpen emas 74 Kg setara ratusan miliar cuma diem di lemari.
Di belahan bumi lain ada orang berangkat kerja keburu-buru dan membahayakan diri sendiri supaya ga kena potongan telat 10 ribu rupiah 😞
Uang material pembangunan KDMP di desa Lesung Batu, kecamatan Pagar Gunung, kabupaten Lahat gak dibayar oleh pihak koperasi sebesar 193.600.000.
Yg pegang uang pak DANRAMIL😝
skema kopdes langsung dari bos agrinas:
- modal 1 miliar/unit, dari pinjaman himbara
- berarti 80.000 = Rp80 triliun hasil dari himbara
- dicicil lewat potongan dana desa 6 tahun
- tanah 1000 m² jadi aset desa, bukan sewa
- semua warga desa otomatis jadi anggota via ktp
- fungsi: dampingi petani tanam-panen, salurkan barang subsidi, bantu bukan saingi warung lokal
- 2 tahun pertama dikelola agrinas + babinsa,
- manajer direkrut pan rb & dilatih ala militer
- selanjutnya akan di bicarakan lagi setelah 2 tahun