Penyerangan itu bikin puluhan warga luka-luka dan seorang warga meninggal dunia. Yang juga jadi sorotan, ada 10 pemuda ditahan Pomdam I/Bukit Barisan. Menurut KontraS, tindakan penahanan ini menyalahi hukum.
| Narasi Daily
Yang terhormat Bapak Kapolri @ListyoSigitP
Oknum Kepolisian, anggota Bapak berulah KEMBALI. Warga sipil kembali menjadi korban Arogansi. Kali ini menimpa sahabat kami, Rizal Taufiq Serang, kader GP Ansor Maluku.
Kejadian dapat kami informasikan sbb, bermula pada pukul 16.20 Wit saat : Ybs Rizal dg kendaraan pribadi menuju pelabuhan yosudarso, Ambon, kendaraan lain diperbolehkan masuk oleh oknum Polisi, sedangkan kendaraan RIzal tidak boleh, lalu Rizal berkata "Jangan Nopotisme jangan pilih kasih kalau mau tegakan untuk semua" Lalu tindakan represif dilakukan, mulai dr memukul mobil, dan sampai membanting Rizal hingga tak sadarkan diri, saat membanting, sumpah serapah "Anjing" Juga terlontar dr Oknum Polisi yg terhormat itu, berhenti sampai disitu? Tidak, Rizal kemudian dibawa ke Pos KP3 dan diborgol, bayangkan, diborgol dalam waktu yg lama. Sepertiinikah wajah beringas anggota Bapak?
Kejadian sewenang-wenang anggota Polri bukan kali ini saja, banyak kasus di bawah serupa, kemarin ada Haryono, sopir taksi Online yg mengungkap kasus pembunuhan oleh Oknum Polisi di Palangkaraya malah menjadi tersangka dan dibui.
Kami, keluarga Besar GP Ansor, Banser yakin, bahwa Bapak Kapolri tidak ingin institusi Kepolisian buruk akibat ulah oknum-oknum yg arogan dan jahat, sekali lagi, kami ulangi, jahat!. GP Ansor selalu menjadi mitra Polri, itu sikap kami, itu pijakan kami untuk terus membersamai dalam menjaga rukun damai bangsa ini, bagaimana salah satu kader terbaik kami, Alm Riyanto, wafat memeluk Bom dalam rangka PAM bersama TNI Polri kala itu, bagaimana puluhan ribu kader Banser kami membersamai Polri dalam penjagaan Misa Natal sebentar lagi. Kami punya Gawe besar bertema Storiyanto, mengenang Sahabat Riyanto dan terus berkomitmen menjaga negeri ini bersama Polri yang kemudian diciderai oleh Oknum Polri yang sewenang-wenang.
Kami menuntut Kepolisian untuk tegas, proses seadil adilnya oknum Polisi tersebut. Kami percaya Polri tidak akan membiarkan citra institusinya buruk karena membela oknum yang jahat. Terimakasih.
DIDUGA TERJADI AKSI KEKERASAN OLEH OKNUM PERSONEL POLSEK KPYS👀‼
Diduga terjadi aksi kekerasan oknum personel Polsek Kawasan Pelabuhan Yos Sudarso (KPYS) terhadap pengemudi taksi online di depan Alfamidi, jalan Sam Ratulangi, Kecamatan Siramau, Kota Ambon, Maluku. Jumat (20/2024) pukul 15.30 WIT.
Kronologi kejadian, peristiwa bermula saat Rizal Taufik Serang (Korban) hendak menjemput Keluarga di Pelabuhan Yosudarso Ambon. Rizal memprotes tindakan seorang anggota polisi yang memperbolehkan kendaraan lain masuk pelabuhan, sementara kendaraan yang dikendarainya dialihkan.
Protes Rizal tersebut tidak diterima oleh salah satu oknum kepolisian KPYS Ambon.
Oknum polisi tersebut kemudian memukul mobil Rizal, kemudian mendekat dan membanting Rizal.
@DivHumas_Polri
🎥Tiktok: yusrif_fakubun
#elshintaviral
Berdasarkan kronologi Kejadian, peristiwa bermula saat Rizal Serang (Korban), yang juga merupakan Kader GP ANSOR MALUKU hendak menjemput Keluarga pelabuhan Yosudarso Ambon.
Kader gp ansor tersebut memprotes tindakan diskriminatif seorang anggota polisi yang memperbolehkan kendaraan lain masuk pelabuhan, sementara kendaraan yang dikendarai korban dialihkan.
Protes Rizal terhadap ketidakadilan tersebut dengan menyebut, “Jangan nepotisme, jangan pilih kasih,” justru tidak diterima oleh salah satu oknum kepolisian KPYS Ambon.
Oknum polisi tersebut dilaporkan memukul mobil Rizal, kemudian mendekat dan membanting Rizal hingga sempat tak sadarkan diri.
@DivHumas_Polri