Sebagian Ahli Ma'rifat Dawuh: Barang siapa yg mengetahui nama Nabi Khidir AS.,nama Abah , nama kunyah & nama laqob nya beliau,
maka akan meninggal dlm keadaan Islam
-Showi-
Nama beliau :Balya(Ahmad) bin Malkan
Nama laqob : khodir/ khidr
Nama kunya : Abul Abbas
#kahfitime
Pernah suatu ketika Abbas bin Abdul Muthalib datang menemui Nabi saw. untuk meminta sebuah jabatan, “Ammirnī 'Alā Imārah”. Lalu Nabi saw. menjawab permintaan pamannya tersebut,
إن الإمارة حسرة وندامة يوم القيامة فإن استطعت أن لا تكون أميرا فافعل.
Sungguh jabatan kekuasaan akan menjadi kerugian dan penyesalan di hari kiamat, maka selama engkau mampu untuk tidak mendapat jabatan kekuasaan, lakukankah. Aku tdak akan memberimu jabatan.
Allah Belum Selesai Menulis Ceritamu
Jadi gini…
“Kalau aja dulu saya diterima di situ, mungkin hidup saya udah hancur sekarang.”
Pernah nggak sih kamu mikir gitu?
Dulu kamu nangis karena ditolak, dipecat, ditinggal, atau gagal total. Eh pas dilihat lagi, justru itu yang nyelamatin kamu. Yang kamu kira mimpi buruk, ternyata malah jadi penyelamat diam-diam.
Pertemuan kecil yang kamu anggap biasa aja, bisa-bisa ubah seluruh arah hidup kamu.
Hidup emang nggak sesederhana “berhasil” atau “gagal” di satu titik doang.
Dalam Islam, hidup itu bukan foto statis. Ini film panjang yang terus muter. Al-Qur’an berulang kali bilang: jangan buru-buru judge kejadian.
Lihat Nabi Yusuf. Dibuang ke sumur? Tamat riwayat. Dijual budak? Masa depan gelap. Dipenjara? Kelar sudah.
Tapi sumur itu justru tangga naik. Penjara itu malah pintu menuju kekuasaan. Satu episode nggak pernah jadi ending cerita.
Gimana dengan kamu? Apa sumur versi kamu yang bikin kamu merasa dibuang?
Yang bikin orang depresi itu bukan susahnya. Tapi karena dia kira susah itu ada di seluruh hidupnya. Padahal hidup masih gerak terus.
Hari ini kamu diremehin? Bisa aja besok orang-orang yang dulu ngomong “dia nggak akan jadi apa-apa” justru antri minta nasihat sama kamu.
Hari ini kamu dipecat? Bisa jadi paksaan buat nemuin potensi yang selama ini kamu kubur.
Hari ini patah hati parah? Nanti kamu ketawa sendiri inget betapa “duniamu runtuh” cuma karena orang yang ternyata nggak seharusnya kamu pertahankan.
Dulu kamu buat keputusan salah dalam hidup kamu sampai orang lain ikut susah? Iya, tapi bukan berarti otomatis kamu selamanya jadi orang jahat. Kamu masih bisa kok memperbaikinya.
Imam Al-Ghazali bilang, manusia sering ketipu sama pandangan sesaat. Seolah ya guys…Kita lihat hidup cuma dari lubang kunci, lalu langsung ngomong “game over”.
Padahal waktu itu guru terbaik.
Jadi jangan terlalu sombong pas lagi di atas. Jangan juga hancur lebur pas lagi di bawah. Cerita kamu belum tamat.
Banyak hal yang baru kamu pahami bertahun-tahun kemudian. Dan sering kali, yang kamu sebut “kehancuran” dulu, ternyata cuma pintu masuk ke versi kamu yang jauh lebih baik.
Santai aja. Allah masih nulis lanjutan ceritanya…
Tabik,
Nadirsyah Hosen
Anggota Komisi VIII DPR dari Fraksi PKB, An’im Falachuddin, meminta masyarakat tidak tergiur dengan tawaran keberangkatan haji menggunakan visa foruda pada tahun ini. https://t.co/F6fjyOzfxI
Banyak Kebijakan Prabowo Lahir dari Pidato, Bukan Perencanaan
Ia mencontohkan dalam pidato, lalu segera dijadikan kebijakan tanpa melalui proses ketatanegaraan yang semestinya.