#Demo BEM UI di Bundaran HI Jakarta
Fatimah Azzahra: Kampus sejauh ini berperan melindungi saya dan mereka mendukung saya utk terus bersuara.
Kalau ada pihak-pihak yang berani mencederai pada mahasiswa, pada saya dan teman-teman saya yakin mereka akan digeruduk masyarakat.👍
Selain Fatimah Azzahra, sosok Mora, dari BEM UI, juga menarik perhatian dalam aksi #demo hari ini
Mora mampu menyampaikan informasi dengan runtut, artikulatif, dan terstruktur, layaknya seorang reporter lapangan.
BEDA SAMA MAHASEWA BAYARAN GIBRAN! 🔥
Titik terendah jadi Polwan di Indonesia dalam aksi BEM UI hari ini:
1. Disuruh jaga #demo, paling depan pula???
2. Diroasting abis2an cuma karna spanduk
3. CUMA BISA DIEM
WKWKWKWKKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKWKKWK
Mahasiswa dan koalisi masyarakat sipil menggelar aksi bertajuk Indonesia Gelap guna mendesak pertanggungjawaban pemerintah terkait situasi negara yang mereka klaim memburuk.
Apa saja tuntutan aksi #IndonesiaGelap?
Simak video berikut.
Ketika Prabowo Menciptakan Bencana Nasional
Ah, saya tidak habis dengan kejutan besar yang dilakukan oleh Presiden Prabowo dengan pemotongan anggaran di banyak Kementerian, yang tujuannya untuk efisiensi anggaran. Menurut saya, tujuannya bagus, namun terjadi efek domino akibat kebijakan efisiensi ini di mana, Kementerian melakukan penghematan besar-besar dengan memadamkan listrik pada pukul 4 sore, menyalakan hanya sebagian AC, serta penghematan-penghematan lain seperti yang sudah kalian baca sendiri di media massa maupun media sosial.
Nah, pada esai kali ini saya ingin menjelaskan efek yang akan timbul karena pemangkasan anggaran belanja hanya dari satu Kementerian saja, yaitu Kementerian PUPR. Bagi orang-orang yang mempelajari ilmu ekonomi pasti sudah bisa melihat efek mengerikan imbas pemotongan anggaran ini, yang mana justru tidak berbanding lurus dengan janji kampanye Prabowo tentang pertumbuhan ekonomi yang katanya, tembus hingga 8%.
Sebagai bahan informasi, Kementerian PUPR mendapatkan pemotongan atau pemangkasan anggaran sebesar Rp 81,38 triliun. Nah imbas dari efisiensi ini, ada beberapa proyek penting yang akhirnya terhenti seperti anggaran untuk pemeliharaan jalan, waduk, bendungan, hingga jembatan. Sedangkan, untuk waduk, bendungan, serta jembatan sendiri jika tidak dilakukan pemeliharaan secara rutin maupun berkala, akan menyebabkan masalah-masalah yang baru.
-Sebuah Esai-
GILA INI!
Dah gak ngerti lagi
Gara-gara efisiensi anggaran, sejumlah pos perlintasan kereta api dibiarkan tak terjaga, petugasnya dirumahkan karena masih honorer
Main-main dengan nyawa rakyat ini pemerintah🙈
WAJIB VIRAL
Anak² di sekolah dpt makan gratis dg menu alakadarY seharga 10rb.
Ketika pulang ke rumah didapati org tuaY sdg menangis krn terkena PHK akibat dampak EFISIENSI anggaran guna menunjang PROGRAM Presiden berjalan.
Sungguh miris Negeri ini dari hari ke hari kian tragis.
Bendera #PeringatanDarurat naik lagi, #IndonesiaGelap:
Ada banyak kebijakan di 100 hari pertama Prabowo-Gibran yang dianggap bermasalah:
- Wacana pemotongan anggaran, sektor pendidikan dan kesehatan jadi program prioritas pendukung, bukan yang utama.
- Program makan bergizi gratis dianggap ‘memaksa’ padahal anggaran tipis, makanannya bermasalah dan pelaksanaannya terlalu melibatkan militer.
- Rakyat macet-macetan dan berdesakkan pakai transum, di sisi lain ada tokoh publik yang pakai kendaraan dari fasilitas negara dengan arogan di jalan.
- Tunjangan kinerja dosen, guru dan ASN terancam tidak dibayarkan karena ‘efisiensi anggaran’.
- Menteri ESDM berwacana untuk ikuti AS keluar dari Perjanjian Paris, padahal keadaan bumi & lingkungan sudah sangat parah.
- Kampus, koperasi & organisasi masyarakat malah disuruh untuk mengelola tambang, sementara BBM & bensin swasta dan LPG makin langka dan mahal!
Jangan diam, lawan! 💪🏽💪🏽💪🏽
Sebarkan pesan ini ke seluruh penjuru medsos kalian & sampaikan ke sanak saudara serta kawan, bahwa Indonesia semakin gak baik-baik aja & perlu kesadaran untuk perubahan! 🫡
Follow Kak @BudiBukanIntel & @barengwarga untuk update info yaw 😉
#PeringatanDarurat#IndonesiaGelap 🏴