5 orang yg meninggal dunia itu bukan hanya angka. Mereka punya keluarga, riwayat, hingga harapan untuk hidup layak. Namun mereka dibunuh oleh kebijakan buruk negerinya sendiri, melalui tangan-tangan birokrasi dan aparat.
Loh, masih kaget pejabat kalian responsnya kayak gini?
Ratusan warga tewas dibunuh polisi di Kanjuruhan, anak-anak keracunan MBG, buruh ojol tewas dilindas Brimob, rakyat Papua dibunuhin tentara
Ada pejabat kalian peduli? Kan nggak!
Buat mereka nyawa rakyat emang semurah itu
Alhamdulillahiladzi Biniโmatihi Tatimmush Shalihaat.. Ya Allah terima kasih..
Film kami #FilmJUMBO tayang di Spanyol di lebih dari 50 bioskop! ๐ญ๐ช๐ธโค๏ธ
Bangga. Haru. Haru.
Selamat menonton, Amigos!! ๐ช๐ธ๐ฎ๐ฉ
laki-laki gapernah bener2 dapet konsekuensi setimpal atas tingkah lakunya and i will stand by it forever. not when theyโre a cheater, nor a liar, nor an abuser, nor a harasser, not for their incompetence, nor their inconsistency, not when their lack of emotional maturity
Bahlil soal Pertamax yang naik 32%:
"Pakai mobil Mercy, nongkrong di mal, minta BBM-nya disubsidi. Malu dikitlah."
Surya, ojol Semarang, juga pakai Pertamax.
Bukan karena gaya-gayaan. Motor injeksinya berkerak kalau diisi Pertalite, dia sudah coba 2 bulan. Sekarang kerja 7 jam sehari buat nutup selisih harga.
Agung, ojol Medan, mau pindah ke Pertalite tapi was-was sama mesin.
Nasi di warung langganannya naik dari Rp10.000 ke Rp12.000. Dia juga nambah jam.
Dua-duanya bukan pemilik Mercy, Pak Menteri.
Kalimat "malu dikitlah" itu terdengar gagah dari podium INDEF. Terasa berbeda dari balik stir motor ojol jam 7 pagi.
Mercedesnya di mana?