Be good to others, pay respect. Yet if you have done so, people don't fit you. Then you don't have to re-adjust. Be you, be the version you have ever wanted you to be. Stay calm and mind your sanity.
Kita gak perlu cari - cari dan nunjukin kekurangan orang untuk bisa menjustifikasi kekurangan kita sendiri. Kalau gak bisa memperbaiki ya cukup diam, dan fokus pada diri sendiri.
قال بعض السلف :
أعمال البر یفعلها البر والفاجر
ولا یقدر علی ترك المعاصی الا صدیق
Ulama Salaf berkata:
"Berbuat Baik" bisa dilakukan oleh orang baik dan orang jahat, namun "Meninggalkan Kemaksiatan" hanya bisa dilakukan oleh orang yang benar-benar baik dan jujur.
Meski ragamu kan memucat sebab puasa, namun jiwamu kan melembut bagai sutra, doa-doa di bulan ini mustajab, pintu-pintu langit kan terbuka.
(Maulana Jalaluddin Rumi)
An-Najm 24-25 adalah pepeling batin bahwa kita takkan kuasa mendapatkan segala apa yang dicita-citakan.
Sebab sudah tahu begitu, sewajarnya kita bisa berdamai dengan keadaan yang tak sesuai harapan, kendati kita acap butuh sejumlah waktu terlebih dahulu....
Saat mulut ini tertutup,
Mulut lain akan terbuka,
Agar jiwa menelan rahasia-rahasia Ilahi.
Jika mulut tertutup untuk makan dan minum,
Akan datang cahaya dari langit,
makanan ruhaniah kita.
Ya dimana etikanya? Waktu libur jam2 istirahat telpan telpon minta dibuatin ini. FYI, saya tidak dibawah divisinya. Selese dibuatin, malah yang dipakek yang divisinya. Kan ngengek !!!
It's valid that men are more based thinking which makes them seemingly more indifferent and easy going. Yet that can't be justification to nullify their feeling. They do have feeling which you can't also play around. Men are human, they ain't robot.