Di media sosial beredar unggahan berupa tangkapan layar judul artikel yang mengeklaim mantan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan siap menggantikan Prabowo Subianto sebagai presiden jika Indonesia dalam keadaan darurat. Berdasarkan yang terlihat dalam unggahan, artikel itu diklaim diterbitkan oleh media https://t.co/lPcV8CCzxJ pada 4 September 2025. Namun, setelah ditelusuri konten itu merupakan hasil manipulasi.
Klik untuk baca: https://t.co/uDZzbPX2Ia
| #AniesBaswedan #Hoaks
@bachrum_achmadi@aniesbaswedan Anies Baswedan punya jaringan kuat..mantan ketua OSIS seluruh Indonesia.. ketua senat UGM. Indonesia mengajar .rektor Paramadina..gub DKI..capres pavorit dengan populerating tertinggi
@Fahrihamzah Menghormati keberadaan partai politik sebagai penyambung lidah rakyat...ternyata isi nya tukang tipu, mafia dan koruptor 😁.. makanya mudah di ancam Sprindik!!
@KompasTV Negara ini di rusak oleh elite partai politik yang hanya memikirkan bisnis saja. DPR refresentasi partai tidak mewakili aspirasi rakyat Indonesia yang hidup miskin. Fungsi kontrol DPR (Partai Politik) tidak ada karena tersandera kasus korupsinya dll.
@msaid_didu partai politik tidak ada gunanya, karena banyak elite tersandera kasus. Makanya DPR lumpuh tidak ada fungsi kontrol. System' Negara hancur lebur..semua elite ikut permainan.
@Hilmi28 Terima kasih Abah. Pemilu itu untuk menyerap aspirasi rakyat yang berdaulat penuh atas negara ini. Partai politik hanya meneruskan sesuai aspirasi masyarakat.
Saat ini justru elite partai politik menjadi biang keladi perusak system' bernegara. DPR tersandera karena banyak kasus
@EepSFatah Yang merusak negeri ini adalah elite partai politik yang isinya mafia, koruptor dan penghianat bangsa. Makanya fungsi kontrol tidak ada.
DPR tidak ada gunanya justru biangnya kerusakan.