Thomas Tuchel went for the same strategy as vs Mexico without, it seems, appreciating Argentina have the attacking ability to unpick a low block over 30mins. That is a pitiful way to exit the World Cup at this stage.
Ada teori namanya Sunflower Theory.
Ketika kamu mau memberikan seseorang bunga matahari, berikanlah dua bunga matahari. It has more meaning.
Ketika siang, bunga matahari bergerak menuju sinar matahari. Namun ketika matahari menghilang, bunga matahari mencari sinar dengan saling berhadapan satu sama lain.
Di tengah kekosongan sinar, mereka belajar mencari cahaya dari satu sama lain.
Jadi memberikan bunga matahari, berarti kamu mengatakan:
"In your brightest moments, I'll celebrate your light. And in your darkest ones, I'll be there. You are not alone. We can be light for each other." 🌻
Tapi sekali lagi ini cuma teori.
Orang-orang Eropa memperlakukan seluruh dunia layaknya tanah kosong yang bisa mereka klaim. Siapa cepat, dia dapat.
Kombinasi keserakahan dan rasisme, merasa manusia lain lebih rendah (sub-human) dan wajar ditaklukkan.
Scramble for Africa, 1913.
📷 Wikimedia
Jejak digital in question.
aku dulu bertahun-tahun jadi pelanggan Erha (sekarang udah engga), bakal mikir ulang kalau mau perawatan di sini lagi sih asli
Kalau saya punya uang (agak) tidak berbatas, saya pengen bikin toko buku & cafe yang bukunya isi buku STEM semua.
Buku-bukunya setidaknya seperti itu saya kasih gambarnya di bawah. Buku asli, bukan fotokopian Dunia Baru.
Lalu tiap minggu ada forum AMA (ask me anything), saya minta teman-teman saya profesor & PhD STEM pada nongkrong di situ, sambil ngopi dan menerima pertanyaan dari students & orang yg hadir.
Tanya yg aneh-aneh lah, matematika, medan elektromagnetik, sistem kontrol, networking TCP/IP, apalah gitu. PR kuliahan juga gapapa.
Saya pengen gini sebab kalau pergi ke cafe-cafe biasanya, pasti bukunya buku desain arsitektur, atau buku soshum, filsafat, ya sudah umumlah pada tahu.
Saya pengen yg kayak gini.
Bikin di Jakarta dan di Bandung. Di Jakarta di mana gitu yg cocok, masa di Cipete? di Bandung ya di Dago atau jalan di belakangnya (Teuku Angkasa, Teuku Umar).
Bisa nggak sih? Bisa lah. Bisa nggak bisa ya harus bisa.