kolom saya di Jawa Pos hari ini. anggap saja sebagai upaya ikut(-ikutan) memperingati Hari Film Nasional yg sedikit terlambat.
jpg ini mungkin bisa dibaca. tapi, jika terjangkau, akan lebih baik jika Anda mendapatkan edisi cetaknya di kios terdekat.
silakan.
ini versi panjang kolom saya di Jawa Pos hari, "NADA & DAKWAH, SETELAH TIGA DEKADE". jika di koran ada di kisaran 1100 kata, ini ada di kisaran 2000 kata. jika tertarik silakan membaca.
-- utas--
Warung Madura ini ngajarin kita meskipun value nya sederhana, tapi kalau sesuai “customer needs” pasti bakal dicari konsumen juga.
Mereka nawarin value buka 24 jam, konsumen butuh mereka siap sedia. Alfa & Indo jelas kalah, ga semua buka 24 jam.
mau nyeritain kenapa tadi aku gak nyaman banget ke perpus daerah, sebenarnya i have such a low expectations, gak terlalu berharap banyak juga tapi ternyata emang bener-bener bikin gak nyaman.
KemenPPPA menyatakan vonis hukuman mati yang dijatuhkan kepada Herry Wirawan menjadi pelajaran bagi para pelaku kekerasan seksual terhadap anak.
https://t.co/UceNEDxNjx
GERAKAN JURNALISME PUBLIK
Juni 2021, @hurufkecil mengajukan pertanyaan penting pd @projectm_org: knp jurnalisme publik, bukankah lewah? Jurnalisme sehrsnya u publik. Tulisan ini menjelaskan bgmn kapitalisme membuat jurnalisme tak lagi bekerja u publik.
https://t.co/ij8muqhV8u
esai retrospektif gue thdp EP godzkilla necronometry oleh homicide. membedah mulai dari konteks demoralisasi pasca orba yg melahirkannya, huru-hara scene hiphop hari itu, hingga terobosan2 musikal yg dibawa.
thx @lord_kobra for inviting me to write♥️
https://t.co/v9pjJxciiT