Kalo niat mah gampang, yang susah itu MENTALITAS KALIAN JAK! Surat dibuat bertele-tele, oknum udah jelas korwil xx, dan korwil yy malah kalian umpetin.
@persija@InfokomJakmania
Cc: @adityaptr19@DikySoemarno
🚨Di rest area Bus Elite Pro Academy EPA U18 Persib Bandung dicegat segerombolan orang-orang tidak bertanggung jawab dan membawa tongkat baseball dll.
Masih ada ampun yg beginian di Indo, ga pada belajar sama kejadian dimasa lampau. 😔
BREAKING NEWS📌
Bus tim epa u 18 persib diserang oknum suporter di rest area batang jawa tengah.
Berikut penjelasan video biar lebih jelas. Up euy keterlaluan ieu mah😤
🎥sc:ig/glengeje
WE ARE RIVAL, BUT NOT ENEMY!
Rivalitas dalam sepak bola tidak boleh mejadi alasan pembenaran untuk bisa memupuk kebencian hingga melakukan kekerasan verbal maupun fisik, baik melibatkan pemain atau suporter.
Apalagi, jika sudah menjurus ke tindakan kriminal. Wajib diusut dan ditindak tegas. Harus ada efek jera. Kita bangsa yang beradab. Rivalitas pun harus disalurkan sesuai koridor, jangan sampai kebablasan.
LAPORAN INSIDEN KEKERASAN TERHADAP PERSONEL PERSIB, PERUSAKAN BUS, DAN DUGAAN PENJARAHAN BARANG MILIK ROMBONGAN EPA
Hari/Tanggal: Minggu, 11 Oktober 2026
Waktu Kejadian: Sekitar pukul 21.30 WIB
Lokasi: Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah
Personel yang Terlibat:
1. Pandu Persada, Media Officer PT PERSIB Bandung Bermartabat untuk tim Elite Pro Academy (EPA) U-10.
2. Ridwan, anggota tim Akademi PERSIB.
1. Kronologi Kejadian
Pada Minggu, 11 Oktober 2026, sekitar pukul 21.30 WIB, terjadi insiden penyerangan terhadap rombongan PERSIB di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah.
Pandu Persada, Media Officer PT PERSIB Bandung Bermartabat yang sedang dalam perjalanan kembali ke Bandung setelah menjalankan tugas peliputan kegiatan Elite Pro Academy (EPA), berada di lokasi bersama Ridwan dari tim Akademi PERSIB.
Berdasarkan informasi awal yang diterima, keduanya berpapasan dengan rombongan suporter Persija Jakarta yang sedang dalam perjalanan pulang setelah mendukung timnya bertanding di Yogyakarta.
Dalam rangkaian kejadian tersebut, bus rombongan EPA dilaporkan mengalami penyerangan oleh sekelompok orang yang diduga merupakan bagian dari rombongan suporter tersebut. Akibat kejadian itu, bus dilaporkan mengalami kerusakan. Selain itu, beberapa koper milik ofisial dan tim EPA PERSIB U-18 dilaporkan dijarah.
Ketika berada di area toilet rest area, Pandu dan Ridwan berupaya kembali menuju bus. Namun, situasi yang tidak kondusif dan banyaknya orang di lokasi menyebabkan keduanya terpisah dari rombongan.
Bus EPA kemudian melanjutkan perjalanan lebih dahulu, sementara Pandu dan Ridwan tertinggal di lokasi.
Dalam situasi tersebut, Pandu dilaporkan mengalami kekerasan fisik oleh sejumlah orang yang diduga terlibat dalam penyerangan. Untuk menghindari ancaman lebih lanjut, Pandu kemudian berlindung di sebuah tempat tambal ban di area Rest Area Batang KM 360.
2. Perkembangan Situasi dan Status Personel
Berdasarkan informasi terakhir yang diterima, kondisi kedua personel adalah sebagai berikut:
A. Ridwan
Ridwan telah berhasil meninggalkan lokasi kejadian dengan selamat setelah mendapatkan tumpangan menggunakan mobil milik orang tua salah satu pemain. Kenek bus rombongan EPA juga turut berada di dalam kendaraan tersebut.
B. Pandu Persada
Pandu masih tertinggal di Rest Area Batang KM 360, Jawa Tengah, setelah terpisah dari rombongan. Pandu dilaporkan mengalami kekerasan fisik dan berupaya menyelamatkan diri dengan berlindung di sebuah tempat tambal ban di area rest area.
Hingga laporan ini disusun, PERSIB masih melakukan koordinasi secara intensif dengan pihak kepolisian di wilayah Batang, Jawa Tengah, untuk memastikan keselamatan dan mengupayakan pengamanan serta evakuasi Pandu dari lokasi kejadian.
Prioritas utama saat ini adalah memastikan Pandu berada dalam kondisi aman, memperoleh konfirmasi mengenai kondisi fisiknya, dan dapat segera meninggalkan lokasi dengan pendampingan yang diperlukan.
3. Dampak Insiden
Berdasarkan informasi awal, insiden ini menimbulkan beberapa dampak sebagai berikut:
1. Keselamatan personel: Pandu Persada dilaporkan mengalami kekerasan fisik dan masih tertinggal di lokasi kejadian. Ridwan telah berhasil meninggalkan lokasi dengan selamat.
2. Kerusakan kendaraan: Bus yang membawa rombongan EPA dilaporkan mengalami kerusakan akibat penyerangan.
3. Kehilangan barang: Beberapa koper milik ofisial dan tim EPA PERSIB U-18 dilaporkan dijarah.
4. Gangguan perjalanan: Sejumlah personel terpisah dari rombongan sehingga memerlukan penanganan dan koordinasi untuk memastikan keselamatan mereka.
Pendataan lebih lanjut diperlukan untuk memastikan kondisi fisik korban, tingkat kerusakan bus, jumlah serta jenis barang yang hilang, dan total kerugian yang ditimbulkan.
Pengakuan BAWASLU: "Tidak diberi izin KPU untuk ikut serta verifikasi Persyaratan"
Amburadul... urusan hajat rakyat 300juta diurus dengan serampangan macam begini. 🤦♂️
UPDATE FOOTY RANKINGS: POIN KONTRIBUSI PERSIB MAMPU TEMBUS 40% UNTUK LIGA INDONESIA!🇮🇩
Persib Bandung membuktikan peran krusialnya bagi koefisien sepak bola Tanah Air di kancah Asia.
Berdasarkan rilis data terbaru dari Footy Rankings, porsi poin kontribusi Maung Bandung kini menembus angka 40,1% untuk Liga Indonesia.🔥
Dengan raihan total 10,73 poin, Pangeran Biru menjadi klub penyumbang poin terbanyak bagi Indonesia dalam pemeringkatan klub AFC.👏🏻
Poin ini menjadi modal berharga bagi Indonesia untuk terus memperbaiki posisi dan menambah jatah slot klub lokal di kompetisi antarklub Asia mendatang.🤩🔼
Kembali luput dari media, jangan kaget sekarang berita-berita keracunan MBG berkesan di rahasiakan, jadi jangan di bilang hoax ya hanya karena media berita meneng ae, kejadian kemarin 16/9/2026 di SLB Negeri 1 Blitar, Jl. Cibareno No.39, Kel. Bendo, Kec. Kepanjenkidul, Blitar
kayaknya emang pantes predikat klub terbaik di indonesia saat ini dipegang sama persib
mereka baru aja ngalahin tuan rumah klub korea fc seoul 0-1
bahkan bisa 0-2 kalo tendangan klok ga melebar tadi
salut🔥🔥🔥🔥
semoga persib bisa melangkah jauh di turnamen ACL TWO