Buat siapa militer bangun banyak batalyon di daerah?
Buat siapa ketika batalyon itu justru ditentang warga—konstituennya sendiri?
Kenapa justru negara ambisius ngejar target sampe 750 batalyon sampe 2029 nanti?
Opini saya di Kompas hari ini.
Perbatasan Depok dan Tangerang Selatan tidak perlu dipasang gapura (mahal).
Dari kondisi jalannya warga sudah bisa tahu kok mana yang Depok mana yang Tangsel.
@firzieidris@bagasmagic Hal-hal jang mengenai website, platform, aplikasi d.l.l., diselenggarakan dengan tjata saksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnja.
This is the first time Google has updated its Workspace icons since 2020, and it’s a clear effort to visually denote its shift into the AI era. https://t.co/ezndVGyfo7
Banyak yang bilang Sugiono underqualified sebagai menteri luar negeri. Saya nggak setuju.
Kalau jobdesc-nya seperti ini (mendoakan), beliau sangat qualified.
Justru yang seperti Hassan Wirajuda dan Marty Natalegawa itu overqualified.
Militer Indonesia bisa sangat berbaik sangka kepada orang luar negeri yang mau membuka bengkel di Kertajati.
Tapi bisa sangat berburuk sangka kepada rakyat dalam negeri yang mau menonton Pesta Babi 🤷♂️