Menjadi orang dekat Presiden itu memang ada etikanya , menjadi pejabat publik juga ada etikanya, semua melalui pendidikan etika dan moral yang harus dilalui Sebelum menjadi pejabat publik.
Jadi jangan heran kalau pejabat karbitan sekarang nyaris tak punya etika.
A guy calls his broker and asks about egg futures.
Broker says they’re at 25 cents.
Guy says, “Alright, buy me 100 contracts.”
A week later he calls again.
Broker says, “Good call. They’re at 35 cents now.”
Guy gets excited and buys 1,000 more.
Few days later, he calls again. Eggs are at 50 cents.
Now he thinks he’s a genius, so he buys 100,000 contracts.
Next day they’re at 65 cents. He buys a million.
Then they’re at 95 cents. He buys another million.
Then $1.25. He buys another million.
Next day, eggs are trading at $1.75.
He finally thinks, alright, this is probably enough. Time to take profit.
So he tells his broker, “Sell 2 million contracts.”
After a long silence, broker finally says:
“Sell to who? You’re the egg guy.”
Mau info orang dalem yang A1 gak?
Karena aku 2019 orang "dalem", Abul Muzaffar belum wkwkw, bercanda...
Sugiono itu gak pernah terpilih jadi anggota DPR RI
begitu pula Prasetyo Hadi.
Kemudian dari mana dua orang kesayangan Prabowo ini jadi anggota DPR RI?
Melalui mekanisme PAW, menggantikan anggota terpilihnya di Dapil Jateng I dan Jateng VI.
Dapil Jateng I: Sugiono menggantikan Sigit Ibnugroho Sarasprono
Dapil Jateng VI: Prasetyo Hadi menggantikan Harry Purnomo
Di Partai Gerindra, gak penting siapa yang terpilih di Pemilihan Legislatif; bisa di PAW kapan aja, tergantung keinginan ketua umum, keren kan?