gue gatau ini karena apa, tp fakta kalau gue ngelupain semua memori bahagia dan ingat secara detail kenangan buruk pas kecil tuh ngeselin bgt
lupa temen SD, lupa temen main pas kecil, lupa pernah kemana aja pas kecil.. tp giliran momen ortu ribut, ibu nangis, semua terekam jelas
akulah yang sering mengedukasi ortu tentang perubahan dunia yg cepat ini 🤓☝️
hal lain yg menarik, generation gap membuat mereka jadi sulit memahami mindset & komunikasi gen z.
last week mamaku hampir nangis karna baca sambatan adekku karena adek pakai diksi, "kaki mau copot"
kata dokter tirta bener juga, pejabat baby boomer sekarang berhadapan sama generasi yang udah melek informasi. milenial, gen z, gen alpha bukan generasi yang bisa dikasih bullshit terus disuruh manggut-manggut. kita tuh kritis, pak, bukan se-tulul itu 😭
prinsip gue biar ga kejebak strict parents adalah dengan cara kuliah dan merantau ke luar kota, gue rela sengaja ga belajar sbmptn 2020 karena pas kebetulan lagi covid trus ortu maunya gue kuliah di univ deket rumah aja, sampe beneran ga lolos dan akhirnya gue minta daftar-
ngobrol banyak sama temen yang tingginya 190cm dan emaknya diaspora, dia bilang bisa tinggi krn harga susu di negaranya tinggal itu murah. minum susu 1L perhari, makan daging, telur, chia seed sbg ganti omega 3 juga harganya murah. kita semua stunting karena pemerintah
Dia nih apa ya, perlu seek for professional help kayaknya. Dari kesukaannya dark mulu semacam pistol, pisau, darah2, lolita, skrg simboling sekte ritual or whatsoever.
Disclaimer ini BUKAN NIAT JULID ya, tapi mengedukasi.
ODGJ yang kalian temui jalan kaki jauh itu punya gangguan skizofrenia, dan itu dilakukan BUKAN buat "mind-cleansing", tapi karena mereka mendapat diskriminasi, diusir, dan kemensos sebagai tangan negara GAK BECUS kerja. 😊🙏🏻
ini perasaan gue doang apa emg tiap posting soal pembakaran hutan dan lahan, apalagi di papua, kayak susah bgt naiknya??? kerasa bgt algoritma acak adul.