@imanuel_fl Sudah pasti dibunuh itu. Yg mengejutkan, pelaku hanya polisi level rendahan saja mereka rela "lindungi" atau "tutupin". Sudah terbayang kalo level menengah atau tinggi. Nyawa "orang2 biasa" tak lebih dari nyawa binatang, yg bisa mereka cabut kapanpun tanpa kuatir tertangkap.
@unmagnetism Badan doang yg tinggi, skill dasar aja ancur (kiper tarkam jg tau posisi tembak lawan begitu harus menutup ruang tiang dekat, masalah bola jadinya diumpan bukan urusan dia lg)
@kompascom Negara jambret, dari atas sampai ke bawah jambret kabeh. Yg atas jambret APBN, yg kroco jambret sesama warga. Wajar jika ada yg jambret mati, negara hadir membela jambret.
@pandji Setiap jam kalau tidak mau dibilang setiap menit, pasti hal2 seperti ini terjadi dari sabang sampai merauke. Masalahnya hanya segelintir yg berani melaporkan.
@L031SUB@dhemit_is_back@DivHumas_Polri@ListyoSigitP bertobatlah wahai manusia, niscaya engkau tdk akan masuk neraka..kalau masuk neraka engkau tidak bisa minta tolong kepada siapapun di dalamnya karena isinya isilop semua wkwk
@chocochipsfloat@e100ss kalopun dipidana maksimum hanya 6 thn (taulah di negara ini, bisa berkurang kalo bayar penegak hukum dan dipenjarapun bs bayar fasilitas)..jadi sebaiknya bgmn selesaikan aja secara 'adat' oleh korban2
@unilubis pintu masuk mah udah banyak dari jaman batu..yg blm ada itu "pintu masuk" ke dalam nurani setiap pemimpin di negara ini untuk tidak terlalu silau dgn nikmatnya harta, tahta dan semua kemewahan dibaliknya..selama mereka masih silau jgn berharap lebih jauh..