Menikah itu kayak kita dipaksa mengelola sebuah proyek seumur hidup dengan rekan tim yang dipilih saat kalian berdua masih sama-sama hijau.
Kita sering terjebak dengan label cocok, padahal itu sekadar perasaan sementara yang akan menguap begitu tagihan air dan drama cicilan datang menyerang.
Dalam praktiknya,
kemampuan kita untuk tetap sinkron saat salah satu pihak berubah jadi menyebalkan adalah kunci utama, karena mengandalkan kesamaan hobi saja tidak akan membantu saat kalian harus berdebat soal prioritas masa depan yang makin rumit.
dan ini sangat rumit,
u harus siap menerima kenyataan bahwa orang yang tidur di sampingmu bisa bertransformasi menjadi versi yang tidak pernah kamu bayangkan sebelumnya, dan di situlah ujian adaptasi yang sesungguhnya dimulai.
Namun, letak inspirasinya justru ada pada proses tersebut, yaitu bagaimana dua manusia yang penuh cacat logika mau belajar meredam ego demi menjaga agar sistem tetap berjalan.
Pernikahan bukan tempat untuk menemukan kebahagiaan yang sudah jadi, melainkan bengkel tempat kalian berdua babak belur bekerja sama memperbaiki hubungan yang akan terus-menerus rusak dimakan waktu.
Tadabbur "Surga di telapak kaki Ibu".
Selengkapnya di https://t.co/Brjp33okfY
—
Arsip Kenduri Cinta edisi Juli 2016
MANUSIAHWAT
Plaza Taman Ismail Marzuki, Cikini, Jakarta Pusat
#KenduriCinta#Maiyah#EAN#CakNun
Tim Jurnalisme Data @hariankompas mengungkap data selama 34 tahun terakhir, laju deforestasi di Pulau Sumatera yg mengakibatkan bencana besar beberapa hari lalu. Hutan Sumatera lenyap dg cepat selama 34 tahun terakhir (1990-2024). Sila yg mau baca
https://t.co/vgAMXrsWoa
Yep, senada dengan @globalforests, polanya cukup jelas.
Wilayah yang paling terdampak banjir dan longsor di Sumatra Barat berada di area yang didominasi perkebunan sawit dan konsesi ekstraktif lain.
Ini jadi pengingat bahwa bencana ekologis bukan sekadar kejadian alamiah, tapi konsekuensi dari tata kelola ruang yang mengabaikan fungsi ekosistem.
Saya yg bodoh tidak berpendidikan jadi dong dan mengerti setelah dapat share dr kawan : hitungan Alumni ITB jur matematik menganalisa kenapa terjadi banjir di Sumatra..👇
Definitely agree! Since now 04B named Senyar, this TC recorded as the second as tropical cyclone in lesser latitude after Vamei in 2001. Notably, it is also proved that, this once of the 100-400 years event now become 20-40 years. Senyar may intensify on 28 November over Aceh.
Update: meskipun siklon tropis Senyar telah melemah dan terurai menuju Kualalumpur, namun badai ini berpotensi terbentuk kembali jelang dinihari malam ini dengan pusat pembentukan di Selat Malaka dekat Aceh. Kembali timbulkan hujan ekstrem di wilayah Sumut Sumbar esok (28/11).
The previously unnamed Tropical Storm in the shallow Malacca Strait has since been given the name Senyar. The system made landfall over the city of Langsa in Aceh, Indonesia at a 50 mph (80 kph), 996 mbar peak intensity.
But Senyar isn’t done. The storm has now RE-EMERGED into the Malacca Strait and is forecast to soon make a second landfall, this one in Malaysia.
While Senyar won’t be very strong (potentially only ~40 mph), a Malaysian landfall by a bonafide tropical cyclone is historically rare, as few storms on record have formed this close to the equator (due to the weakness of the Coriolis Effect here).
Menurut folklore Timur Tengah, jin itu dibagi berdasarkan “tugas energinya”.
- Dasim: memicu pertengkaran dan merusak rumah tangga
- A’war: menggoda nafsu dan perselingkuhan
- Zalituun: bikin kacau urusan uang dan belanja impulsif
- Khanzab: ganggu fokus dan bikin overthinking
- Walhan: nyebarin rasa waswas dan anxiety berlebihan
- Masuud: mendorong kebohongan dan manipulasi
- Abyadh: membisikkan kesombongan halus
Sebenarnya, nama-nama ini lebih mirip simbol energi negatif manusia: konflik, nafsu, kecemasan, impulsif, tipu daya, dan ego, tapi dikemas dalam bentuk “jin” biar lebih mudah dipahami sama orang-orang jaman dulu
Aku dulu sempat ambil mata kuliah tambahan Sastra Arab, dan ada pembahasan tentang ini. Ini jatuhnya folklore: bukan nama resmi dari satu ayat atau kitab tertentu, tapi hasil kompilasi cerita, tafsir, dan hikayat yang berkembang ratusan tahun lalu.
Aku jelasin buat temen-temen yang bingung. Nyamuk itu habitatnya di tempat yang hangat karena gak bisa bertahan di tempat dingin. Kalau nyamuk mulai ditemukan di Iceland, artinya suhu di sana naik. Ini bahaya bgt buat ekosistem & bisa nyebarin penyakit.
Climate change is real!
Halo @prabowo Kemarahan warga tidak jatuh dari langit. Ia akumulasi dari suara yang diremehkan, janji yang diingkari, dan luka yang dibiarkan menumpuk. #ResetIndonesia