Halo warga twitter.
Saya lagi buka kursus TOEFL Online buat nambah pemasukan sekaligus bantu temen-temen yg masih di rumah aja biar lebih produktif.
Insyaallah harganya ekonomis tapi sangat bermanfaat. Ada yang 100k (recommended) dan ada yg 30k aja. Murah kan? 😁
Quote ini diucapkan oleh seorang kiai, yang usianya lebih tua dari usia Indonesia.
Beliau punya banyak profesi, ikut militer juga, dan akhirnya berkhidmah di pondok sampai wafat di tanah suci, ketika berhaji, tidak begitu berjarak dengan makam Sayidah Khadijah, istri Nabi.
Beliau pernah mengalami masa penjajahan Belanda, Jepang, Revolusi, kenal semua presiden Indonesia dari Sukarno, Soeharto, Habibie, SBY, Jokowi, hingga Prabowo.
Mbah Moen, sebagai kiai di kampung Karangmangu, Sarang, Rembang, adalah "pusat dari segala pertanyaan" orang-orang yang datang kepada beliau membawa keluh kesah.
Jika memang saran beliau tidak relevan untuk Anda sekalian, tidak apa-apa. Tapi tolong untuk tidak merendahkan pengucapnya.
Bingung kenapa hal baik yg didorong Kirana ini masih banyak yg kontra.
Kalau memang belum bisa berempati dengan kondisi teman2 disabilitas, coba googling “curb-cut effect” deh. Feature yg awalnya didesain untuk membantu disabilitas itu bermanfaat juga lho untuk kita.
Contoh: ramp kan sekarang yg memanfaatkan bukan hanya pengguna kursi roda, tapi juga untuk dorong stroller bayi, atau sekedar memudahkan bawa koper.
“akhir-akhir ini saya kok jadi agak apatis ya, dok..”
“trigger awalnya apa?”
“lingkungan kerja, dok. bos saya terlalu feodal..”
“kamu terpapar alienasi. udah coba baca das kapital? biar kamu berhenti sibuk journaling dan mulai mengorganisir serikat pekerja.”
Pada akhirnya, pengguna AI akan bingung mengapa mereka tidak lagi bisa berpikir, menulis, dan berkreasi.
Pada akhirnya, krisis air bersih dan iklim yang mereka tertawakan akan menghampiri mereka.
Slow down, read deeply, think for yourselves, look outwards, have some humility.
I resigned from Anthropic today. I spent the last three years doing pretraining research at both OpenAI and Anthropic. Neither company is acting responsibly. They are racing straight to self-improving superintelligence and gambling with our lives. More thoughts below.
ada yg udah liat belom? bayi usia 1,6th ditinggal ayahnya buat ngojol. ibunya udh meninggal, jadinya si ayah yg ngurus anaknya sendiri.
tiap ditinggal bayinya main sendiri dan dipantau by cctv sm ayahnya🥲
Dari Eselon III jadi Pelaksana
Dari Grade 13 ke Grade 7,
Dari Tunjangan 13.670.000 menjadi 5.079.000
berkurang 8.591.000 per Bulan
Itulah Harga yang dibayar untuk membuka selembar penyelewengan Menteri PU yang mau ngajak anaknya liburan ke US pake fasilitas negara.
Kita seyogja-nya, bersikap sans aja, terhadap politisi atau pejabat seperti N.M. yang tersandung kasus hukum.
boleh menghargai hasil kerja baik yang sudah dilakukan (kalau ada), tapi tetap waspada dan kritis terhadap masalah hukumnya.
Tak perlu langsung membela mati-matian atau langsung cancel total.
penting utk tetap tenang, tidak terbawa suasana heboh, dan tidak terlalu pusing mengikuti opini ahli yang sering bertolak belakang...
dia menteri pendidikan, silakan tanya ke guru dan dosen kalian. gmn kinerja dia pas jadi menteri.
dia mantan bos gojek, silakan tanya dirver—mitra gojek gmn nasib mereka selama ini.
sekalian, tanyain juga, dmn Juris Tan berada...
Kenapa Islam Melarang sex diluar nikah?
Pernahkah antum dan anty sekalian,...
membayangkan sebuah sistem sosial yang dirancang sedemikian rupa hanya untuk memastikan tidak ada satu pun anak yang kehilangan hak dasarnya?
Dalam studi Islam, larangan seks di luar nikah bukan sekadar soal moralitas individu, melainkan instrumen hukum untuk menjaga kesucian nasab atau garis keturunan.
Pernikahan menjadi satu-satunya gerbang legal yang menjamin setiap anak memiliki identitas keluarga yang jelas, hak perwalian, hingga hak waris yang dilindungi negara.
Tanpa ikatan resmi "hitam di atas putih", seorang anak sering kali berada dalam posisi rentan secara hukum karena tidak adanya kontrak yang mengikat sang ayah untuk bertanggung jawab penuh secara permanen.... auto play lagu-lagu last child...
QS. Al-Isra' Ayat 32.
وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنٰىٓ اِنَّهٗ كَانَ فَاحِشَةً ۗ وَسَا��ءَ سَبِيْلًا
"....Dan janganlah kamu mendekati zina, (zina) itu sungguh suatu perbuatan keji, dan suatu jalan yang buruk..."
Pun dalam studi sosiolohi, aturan ini berfungsi sebagai sistem kendali untuk mencegah fenomena pengabaian tanggung jawab pengasuhan yang sering kali hanya menitikberatkan beban ekonomi pada pihak ibu.
Jika kita melihat teori Family Systems, keluarga adalah unit emosional yang membutuhkan batasan (boundaries) yang jelas agar anak-anak memiliki rasa aman atau secure attachment.
Tanpa komitmen pernikahan yang stabil, struktur keluarga menjadi cair dan tidak konsisten, yang secara psikologis dapat meningkatkan kecemasan pada anak. Selain itu, pembatasan hubungan pada pasangan sah secara medis sangat efektif menekan risiko penularan penyakit menular seksual (PMS) di tengah masyarakat.
Realitas di negara maju seperti Amerika Serikat/ perancis memberikan gambaran nyata betapa berisikonya pengabaian pernikahan ini.
Saat ini,
sekitar 40% anak di AS lahir di luar nikah, yang memicu krisis fatherlessness di mana jutaan ibu tunggal harus berjuang sendiri secara finansial karena ketiadaan nafkah dari ayah biologis yang sulit dilacak komitmennya.
Banyakhh riset menunjukkan bahwa anak-anak yang tumbuh tanpa perlindungan legal dan ekonomi dari sosok ayah memiliki risiko 5 kali lipat lebih tinggi untuk hidup di bawah garis kemiskinan.
Ini jadi bukti ontentikh bahwa aturan agama mengenai pernikahan sebenarnya adalah bentuk perlindungan ekonomi dan mental yang sangat konkret bagi generasi penerus.